BSD – OMODA O4 EV resmi mengaspal di GIIAS 2026 dan langsung membuka keran pemesanan. Menariknya, Indonesia bukan sekadar pasar tujuan pemasaran biasa, melainkan negara pertama di dunia yang berkesempatan mencicipi mobil bertajuk “The First AI Car for Everyone” ini secara langsung.
Kehadiran OMODA O4 EV sekaligus menandai wajah baru merek asal China tersebut di Tanah Air. Kini OMODA tidak lagi berdiri sendiri, melainkan bernaung dalam satu payung besar bersama JAECOO, menyatukan portofolio kendaraan listrik, teknologi hybrid, dan kecerdasan buatan dalam satu ekosistem.
Soal harga, konsumen memang masih harus bersabar. Pihak OMODA & JAECOO Indonesia belum mengumumkan banderol resminya, namun pemesanan sudah bisa dilakukan cukup dengan booking fee sebesar Rp 5 juta. Menurut Willy Winawan, Head of Sales JAECOO Indonesia, posisi OMODA O4 secara fitur berada di atas JAECOO J5, sehingga masyarakat dapat memperkirakan sendiri kisaran harganya nanti.
Yang membuat peluncuran kali ini terasa berbeda dari sekadar seremoni penjualan adalah paket benefit yang ditawarkan kepada 1.000 pemesan pertama. Nilainya diklaim mencapai Rp 50 juta, mencakup diecast eksklusif OMODA O4, upgrade Electrochromatic Panoramic Roof, peningkatan fitur AI, langganan gratis AI Internet selama satu tahun, hingga Upgraded Wall Charger 3 in 1.

Dari sisi jantung pacu, OMODA O4 EV mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 67 kWh yang diklaim sanggup menempuh jarak hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW dengan torsi puncak 275 Nm, cukup untuk melesat dari diam ke 100 km/jam dalam 7,1 detik. Urusan pengisian daya pun tak kalah gesit, sebab fitur DC Fast Charging mampu mengisi baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam 22 menit.
Namun jantung sesungguhnya dari OMODA O4 EV bukan cuma soal tenaga, melainkan otaknya. Mobil ini mengusung Super AI Cockpit, sistem yang dirancang agar pengemudi bisa berinteraksi dengan kendaraan secara natural, layaknya berbicara dengan asisten pribadi. Kecerdasan buatan generasi 2.0 pada mobil ini bahkan diklaim mampu mempelajari kebiasaan berkendara pemiliknya sekaligus membantu perencanaan perjalanan, menjadikan OMODA O4 EV lebih dari sekadar alat transportasi.
Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia, Jim Ma, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar comeback biasa bagi mereknya di pasar domestik. “Hari ini bukan sekadar tentang kembalinya OMODA ke Indonesia, tetapi juga tentang dimulainya perjalanan baru bagi brand kami. Kami kini hadir sebagai OMODA & JAECOO, menghadirkan portofolio kendaraan AI. Melalui OMODA O4 sebagai The First AI Car for Everyone, kami ingin menghadirkan teknologi AI yang lebih dekat, lebih intuitif, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat Indonesia,” ujar Jim Ma.
Desain OMODA O4 EV turut menjadi sorotan lewat konsep Cyber Mecha Design yang futuristis, lengkap dengan siluet aerodinamis dan garis bodi tegas bernuansa sporty. Kesan mobil pintar itu makin kental berkat deretan fitur keselamatan berbasis ADAS serta kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan baterainya menyuplai daya ke perangkat lain, fitur yang kian relevan bagi gaya hidup masyarakat urban Indonesia.

Bagi yang berminat, pemesanan OMODA O4 EV bisa dilakukan langsung di booth OMODA & JAECOO selama GIIAS 2026 berlangsung, melalui jaringan dealer resmi, maupun lewat situs resmi OMODA. Perusahaan mengklaim seluruh proses pemesanan berjalan transparan, sehingga calon konsumen dapat memantau posisi antreannya sendiri lewat sistem yang telah disediakan.
Untuk menopang ekspansi ini, OMODA & JAECOO kini telah memiliki 41 dealer yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali. Jaringan tersebut disiapkan agar layanan purna jual tetap terjaga di tengah ambisi besar perusahaan menggarap segmen kendaraan listrik pintar Tanah Air.
Jim Ma menutup pernyataannya dengan menegaskan arah jangka panjang OMODA & JAECOO di Indonesia. “Dengan menghadirkan The First AI Car for Everyone, OMODA & JAECOO menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang menggabungkan desain, elektrifikasi, dan kecerdasan buatan. Melalui sinergi OMODA dan JAECOO yang kini hadir bersama, kami percaya masa depan mobilitas bukan hanya tentang kendaraan yang semakin canggih, tetapi juga tentang bagaimana teknologi AI dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas bagi konsumen Indonesia,” tutup Jim Ma.
Dengan target 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026 dan proyeksi hingga 2.000 SPK secara nasional, OMODA O4 EV tampaknya bukan sekadar unjuk gigi teknologi, melainkan taruhan serius OMODA & JAECOO untuk merebut hati konsumen kendaraan listrik di Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk














