SIDOARJO – Minat masyarakat Jawa Timur terhadap budaya populer Jepang belakangan ini semakin terasa. Komunitas cosplay rutin menggelar pertemuan, kafe bertema Tokyo bermunculan di Surabaya, dan konten seputar J-pop maupun anime ramai dibicarakan anak muda di media sosial.
Tren gaya hidup itulah yang coba dijawab Archipelago Hotels lewat Archipelago Japanese Street Food Festival bertajuk “60 Seconds to Tokyo”, yang digelar di fave hotel Sidoarjo sejak Rabu, 12 Agustus 2026.
Festival ini merupakan kelanjutan dari rangkaian acara serupa yang sebelumnya digelar di Bandung dan mendapat sambutan ramai. Di Sidoarjo, Archipelago Hotels menggandeng 11 unit hotel di Jawa Timur sekaligus, mulai dari Aston Inn Jemursari Surabaya, Aston Malang Hotel & Conference Center, Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, fave hotel Malang, fave hotel Rungkut Surabaya, fave hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, Quest Hotel Darmo Surabaya, The Alana Hotel Malang, hingga The Alana Surabaya.

Konsep live cooking menjadi daya tarik utama. Pengunjung bisa menyaksikan langsung chef Archipelago Hotels menyiapkan hidangan khas Tokyo dengan mengutamakan kecepatan, presisi, dan kesegaran bahan, sesuai filosofi yang diusung nama “60 Seconds to Tokyo”.
Sejumlah menu andalan disajikan, di antaranya Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, dan Menchi Katsu. Untuk pelengkap, tersedia minuman seperti Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, dan Hojicha Latte, serta hidangan penutup Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese.
Festival tidak berhenti pada urusan perut. Acara dibuka dengan tari Yosakoi, dilanjutkan dengan sesi penulisan nama dalam aksara Jepang oleh seniman shodo secara gratis. Kompetisi cosplay turut digelar bekerja sama dengan komunitas Japan Matsuri, memberi ruang bagi peserta untuk menampilkan karakter favorit dari anime, manga, maupun video game. Beragam permainan bertema Jepang dan kuis interaktif juga disiapkan bagi pengunjung yang ingin berburu hadiah, sementara alunan musik dari DJ memadukan nuansa festival Jepang dengan lagu pop Indonesia hingga acara usai.
Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Wilayah ini, bersama Surabaya, dinilai memiliki komunitas urban yang dinamis dan akrab dengan budaya populer Jepang. CEO Archipelago Hotels John Flood mengatakan kampanye ini merupakan bentuk komitmen perusahaan menghadirkan pengalaman kuliner yang relevan dengan gaya hidup masa kini.

“Kampanye 60 Seconds to Tokyo merupakan wujud komitmen Archipelago Hotels dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan tren gaya hidup saat ini. Sidoarjo dan Surabaya memiliki komunitas urban yang dinamis dengan ketertarikan tinggi terhadap budaya populer Jepang. Melalui festival ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa atmosfer Tokyo lebih dekat kepada masyarakat Jawa Timur. Kami berharap festival ini menjadi destinasi kuliner sekaligus hiburan yang berkesan bagi seluruh pengunjung,” ujar John Flood.
Bagi yang belum sempat hadir di fave hotel Sidoarjo, cita rasa “60 Seconds to Tokyo” masih bisa dinikmati hingga 31 Desember 2026 di 139 hotel jaringan Archipelago Hotels di seluruh Indonesia, meliputi Aston, The Alana, Harper, Quest Hotels, Hotel Neo, dan fave hotel. Menu tersedia lewat dine-in di restoran hotel, room service, area kolam renang, hingga layanan pesan-antar daring, sehingga sensasi kuliner Tokyo tetap terjangkau tanpa perlu terbang ke Jepang.
Festival ini menjadi bagian dari Archipelago Global Flavours Series, program kuliner tematik yang secara berkala menghadirkan cita rasa dari berbagai negara ke jaringan hotel Archipelago. Lewat program semacam ini, batas antara menginap dan berwisata kuliner kian tipis, sekaligus menegaskan bahwa geliat budaya pop Jepang di Jawa Timur bukan sekadar tren sesaat, melainkan pasar yang terus dilirik pelaku industri hospitality./ JOURNEY OF INDONESIA | Nuhaa


















