MILWAUKEE – Alex Palou hanya finis di posisi ke-10 pada balapan pertama akhir pekan di Milwaukee Mile, Wisconsin, 31 Agustus 2026. Namun hasil yang terlihat biasa itu justru menjadi titik penentu, dimana posisi tersebut sudah cukup untuk mengunci gelar juara pembalap IndyCar Series 2026 sekaligus melahirkan salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah balap roda terbuka Amerika.
Bagi pembalap asal Spanyol tersebut, gelar di Milwaukee adalah titel IndyCar kelimanya, sekaligus yang keempat secara beruntun. Pada usia 29 tahun, Palou kini menjadi pembalap termuda yang pernah mencapai lima gelar juara IndyCar, sebuah rekor yang sebelumnya hanya disandang nama-nama legendaris seperti A.J. Foyt dan Scott Dixon.
Konsistensi Palou sepanjang musim menjadi fondasi pencapaian tersebut. Bersama mobil nomor 10 Chip Ganassi Racing Honda, ia membukukan enam kemenangan, tujuh podium, 12 kali finis lima besar, 14 kali finis sepuluh besar, dan delapan pole position hingga gelar dikunci, meski satu seri balapan masih tersisa dalam kalender musim ini.
Kemenangan Palou bukan satu-satunya kabar baik yang lahir dari akhir pekan Milwaukee. Di waktu yang sama, Chip Ganassi Racing memastikan gelar juara tim, sementara Honda mengamankan gelar juara manufaktur. Tiga gelar sekaligus dalam satu rangkaian balapan itu membuat Milwaukee mencatatkan namanya sebagai lokasi treble winner IndyCar 2026.
Gelar manufaktur Honda tidak datang tiba-tiba. Sepanjang musim, mesin asal Jepang ini tampil kompetitif di hampir semua karakter lintasan, mulai dari road course, short oval, superspeedway, hingga street circuit. Total sepuluh kemenangan, 13 pole position, dan lima podium 1-2-3 dibukukan Honda hingga gelar diamankan, dengan 13 dari 15 mobil bertenaga Honda ikut menyumbang poin perebutan gelar manufaktur.
Dominasi itu makin terlihat jelas di lintasan jalan raya perkotaan. Honda menyapu bersih keenam balapan street circuit musim ini, mengunci 15 dari 18 posisi podium yang tersedia, dan memimpin lebih dari 90 persen total lap di seluruh balapan berformat tersebut.
Presiden Honda Racing Corporation (HRC) AS, David Salters, menambahkan, “Kami sangat bangga dengan pencapaian Alex Palou dan Chip Ganassi Racing yang kembali meraih gelar bersama kami. Merupakan sebuah kebahagiaan bagi seluruh tim Honda Racing untuk menyaksikan pencapaian luar biasa ini. Kerja sama dan kemitraan yang kuat telah membawa kami pada salah satu momen penting dalam perjalanan HRC, dan kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari sejarah balap yang terus tercipta.”
Selain trio gelar di Milwaukee, musim 2026 juga diwarnai kemenangan Felix Rosenqvist di Indianapolis 500 ke-110. Pembalap Meyer Shank Racing itu membawa Honda meraih kemenangan ke-17 di ajang paling bergengsi kalender IndyCar tersebut, lewat salah satu catatan finis paling ketat sepanjang sejarah balapan itu.
Gelar manufaktur musim ini menjadi yang kedelapan bagi Honda di IndyCar sekaligus yang ke-12 dalam keseluruhan kompetisi American Open Wheel di Amerika Serikat. Momentum itu terasa istimewa karena datang tepat 30 tahun setelah Honda pertama kali meraih gelar American Open Wheel pada 1996, menandai perjalanan panjang pabrikan tersebut di lintasan balap Amerika.
Satu seri balapan masih tersisa sebelum musim IndyCar 2026 resmi ditutup. Meski gelar juara sudah di tangan, sisa musim ini akan menjadi ajang bagi Palou, Chip Ganassi Racing, dan Honda untuk mempertegas dominasi yang telah dibangun sejak awal tahun./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee

















