JAKARTA – Motor baru datang, tanggung jawab pun ikut menyertai. Selain rutin dipakai untuk bekerja, kuliah, atau sekadar menembus kemacetan Jakarta, kendaraan itu juga menuntut perhatian soal perawatan. Banyak pemilik motor baru justru lupa satu hal penting: hak servis gratis yang melekat pada setiap pembelian Honda punya masa berlaku, dan sering terlewat begitu saja karena kartu fisiknya terselip di tumpukan dokumen rumah.
PT Wahana Makmur Sejati, selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang, mencoba menutup celah itu lewat fitur KPB Digital di aplikasi Wanda. Kartu Perawatan Berkala yang selama ini berbentuk buku fisik kini bisa diakses langsung dari layar ponsel, lengkap dengan informasi masa berlaku dan riwayat servis yang tersimpan otomatis.
Perubahan ini sebenarnya menjawab persoalan yang cukup umum di kalangan pemilik kendaraan baru. Dokumen pembelian sering disimpan terpisah dari kartu servis, sementara jadwal perawatan berkala menuntut ketepatan waktu agar fasilitas gratis tidak hangus. Dengan versi digital, seluruh data itu menyatu dalam satu aplikasi yang bisa dibuka kapan saja, tanpa perlu membongkar laci atau mencari-cari nota pembelian.
Cara mengaksesnya pun tidak rumit. Pengguna tinggal membuka menu Motor Saya di aplikasi Wanda, memilih unit yang sudah terdaftar, lalu informasi soal KPB Digital dan sisa masa berlaku servis gratis akan langsung tampil. Dari titik itu, proses berlanjut ke fitur Booking Service, yang disarankan diisi setidaknya sehari sebelum kunjungan ke bengkel AHASS agar jadwal lebih terencana.
Saat hari servis tiba, petugas AHASS akan memverifikasi kupon yang tercatat di KPB Digital sebelum layanan diberikan. Proses verifikasi digital ini yang membedakan skema baru dengan cara lama, di mana konsumen harus menunjukkan buku fisik dan berisiko ditolak jika kartu itu rusak atau hilang.
Head of Digital Initiatives PT Wahana Makmur Sejati, Rina Rusli, menyebut kemudahan ini sekaligus mempercepat proses klaim di lapangan. “Selain membuat informasi servis lebih praktis, KPB Digital juga membantu proses klaim servis gratis di AHASS menjadi lebih mudah dan cepat. Kehadiran KPB Digital di aplikasi Wanda merupakan salah satu bentuk komitmen PT Wahana Makmur Sejati dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen modern,” katanya.
Langkah digitalisasi KPB ini tidak berdiri sendiri. Wahana Makmur Sejati sebelumnya juga menambahkan fitur pengingat jadwal servis otomatis di aplikasi Wanda, yang mengirim notifikasi tujuh hari sebelum masa KPB berakhir atau sebelum jadwal servis berkala tiba. Kombinasi kedua fitur itu membuat aplikasi tidak lagi sekadar etalase produk, melainkan alat bantu harian bagi pemilik motor untuk mengelola kewajiban perawatan kendaraannya.
Bagi konsumen yang baru pertama kali membeli motor Honda, keberadaan KPB Digital sebetulnya berfungsi seperti pengingat hak yang mudah dilupakan. Fasilitas servis gratis bukan sesuatu yang otomatis dipakai tanpa usaha; ada jendela waktu yang harus diperhatikan, dan aplikasi ini memindahkan beban mengingat itu dari kertas ke sistem digital yang selalu ada di saku.
Dari sisi bisnis, langkah ini juga mencerminkan arah layanan purnajual yang semakin bergantung pada data dan aplikasi, bukan lagi dokumen cetak. Wahana Makmur Sejati memposisikan Wanda sebagai satu pintu untuk seluruh kebutuhan konsumen Honda pascapembelian, mulai dari pemantauan riwayat perawatan, booking servis, hingga verifikasi kupon gratis di bengkel resmi.
Dengan sistem yang kini tersambung dari pembelian hingga hari servis, pemilik motor Honda praktis tidak perlu lagi mengandalkan ingatan atau kartu fisik untuk menjaga haknya. Cukup membuka Wanda, memeriksa masa berlaku KPB, dan menjadwalkan kunjungan ke AHASS sesuai waktu yang tersedia./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee


















