Sunday, August 9, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Tampil Luar Biasa, GCN Hadirkan Tari & Musik Tradisi Indonesia di TIM, Jakarta

by Ibonk
18/12/2022
Reading Time: 3 mins read
Tampil Luar Biasa, GCN Hadirkan Tari & Musik Tradisi Indonesia di TIM, Jakarta

Marzuki Hasan dan Irawati Durban berkolaborasi menghadirkan mix budaya kreatif di pentas Indonesia, Beautiful (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Sanggar tari Gema Citra Nusantara (GCN) menggelar Pagelaran Tari dan Musik Nusantara dalam panggung berjudul “Indonesia, Beautiful” di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki pada 16 Desember 2022.

Pentas “Indonesia, Beautiful” ini sendiri merupakan gagasan GCN dan di tampilkan dalam dua kali pertunjukan pada pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB.

Baca juga :

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo

Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional

Pesisir Jakarta Tenggelam 5,71 Cm Setahun, Prudential Tambah 5.500 Mangrove di Pulau Harapan

Pertunjukan tahunan yang diisi sekitar 65 murid sanggar GCN yang memperlihatkan tarian tradisi Indonesia yang sudah dimodifikasi, yakni Tari Dewangga (Betawi), Tari Belibis (Bali), Tari Giring-Giring (Kalimantan Tengah), Tari Merak (Jawa Barat), Tari Pakarena (Sulawesi Selatan), Tari Zapin Payung (Kepulauan Riau), Tari Nagekeo Bangkit (NTT), Tari Muda Mudi (Papua), Tari Seudati Inong (Aceh) dan Tari Ratoh Jaroe (Aceh)

Sementara pada bagian overture dimunculkan lagu-lagu instrumental dari tanah air yang dimainkan dengan alat tradisional, seperti beragam jenis gendang, juga gamelan. Para musisi mengenakan kostum nasional dari berbagai daerah dengan megah dan indah.

Produser Eksekutif Mira Arismundar, mengakui pertunjukan “Indonesia, Beautiful” memang sengaja digarap lebih ringan dan menghibur, terutama jika dibanding dengan drama musikal Keumalahayati Inong Bale, garapan GCN bersama Papatong Artspace yang dipentaskan Maret 2022 silam.

“Indonesia, Beautiful” adalah pentas pertanggungjawaban GCN kepada para murid penari yang telah giat dan gigih berlatih. Kami menyiapkan panggung untuk memperlihatkan hasil latihan mereka,” kata Mira.

Mira Arismunandar saat menyampaikan sambutan atas pentas seni “Indonesia, Beutiful” di TIM (Ist)

Namun, Mira tentu tak sekedar memanfaatkan panggung untuk murid sanggar tarinya, karena di tengah itu, dengan sangat smooth, ia bersama Djoko Histi Maryono (sutradara) memperlihatkan misi lain, yakni terus menghormati para maestro tari, dengan menampilkan Marzuki Hasan (Maestro Seudati Aceh) dan Irawati Durban (Maestro Tari Merak Jawa Barat).

Tari Merak yang diciptakan Raden Tjetje Soemantri tahun 1955, kemudian digubah Irawati Durban pada tahun 1965. Tari tersebut sudah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek, sebagai Warisan Tak Benda. “Kami ingin memberi kesempatan Tari Merak bisa mendapat anugerah yang sama ke tingkat UNESCO,” ungkap Mira.

Membekasnya penampilan “Indonesia, Beautiful” ini tampak dari wajah puas para penonton dan beberapa komentar positif diantaranya yang di alami oleh Astuti. “Ini pertunjukan yang sangat menghibur. Sesuai judul pertunjukan “Indonesia, Beautiful!” ucap wanita yang berasal dari Jakarta Barat.

“Kostum indah, koregrafi tari bagus, lagunya bagus, tata lampu tidak berlebihan, dan satu lagi, video mappingnya sangat oke dalam menunjang keseluruhan tarian yang dibawakan,” puji Astuti bertubi tubi.

Tari Merak yang diciptakan Raden Tjetje Soemantri tahun 1955 (Ist)

Ide Cerdas & Langka
Marzuki Hasan menyebut kan bahwa ide Mira Arismunandar mempertemukannya bersepanggung dengan Irawati sebagai sebuah ide langka dan cerdas. “Dalam kolaborasi itu, saya akan melantukan lagu dalam bahasa Aceh, sementara Ibu Irawati meresponsnya lewat gerak tari Jawa Barat!” kata Marzuki.

Irawati sendiri mengaku, kolaborasi semacam ini baru pertama kali dilakukan dengan Marzuki Hasan yang dikenalnya sejak tahun 1991. “Saya sambut ide itu, apalagi kegiatan ini dalam kerangka lebih mendekatkan tari Merak di kalangan milinial, sekaligus sebagai peringatan HUT GCN yang sudah 18 tahun!”ujar Irawati di balik panggung.

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Puspla Dirdjaya dalam kata sambutannya mengapresiasi acara “Indonesia, Beautiful”.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan pelestarian kebudayaan nusantara, apalagi budaya lokal Betawi seperti yang disiapkan GCN sore ini sangat kdidukung oleh pihaknya.

“Sesungguhnya, kegiatan berkesenian tidak hanya digerakan pemerintah, perlu keikutsertaan elemen masyarakat, khususnya pelaku seni budaya atau sanggar-sangar seperti GCN ini. Kami tunggu kegiatan GCN yang lain!” ungkap Puspla Dirdjaya memberi semangat./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: BudayaCGNEventGema Citra NusantaraPentas SeniTaman Ismail Marzuki
Share248Tweet155

Related Posts

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop
Entertainment

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop

03/08/2026
Mirage, Saat ARTOTEL Gelora Senayan Jadi Panggung Seniman Muda
Hotels

Mirage, Saat ARTOTEL Gelora Senayan Jadi Panggung Seniman Muda

26/07/2026
Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun
Music

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun

21/07/2026
Pair’d Margaret River 2026, Saatnya Liburan Mindful di Tengah Kemewahan Alam Australia Barat
Tourism

Pair’d Margaret River 2026, Saatnya Liburan Mindful di Tengah Kemewahan Alam Australia Barat

18/07/2026
35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”
News

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”

10/07/2026
Next Post
Nina Nugroho dan WSDK, Berkolaborasi Lewat Perempuan Berdaya

Nina Nugroho dan WSDK, Berkolaborasi Lewat Perempuan Berdaya

ADVERTISEMENT

Recomended

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo
Events

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo

08/08/2026
Daihatsu Gratiskan Servis Gran Max 2 Tahun di GIIAS 2026, Ini Syaratnya
Automotive

Daihatsu Gratiskan Servis Gran Max 2 Tahun di GIIAS 2026, Ini Syaratnya

08/08/2026
Airlangga Sambangi Booth Hyundai di GIIAS 2026, Intip Langsung IONIQ 9
Automotive

Airlangga Sambangi Booth Hyundai di GIIAS 2026, Intip Langsung IONIQ 9

08/08/2026
GIIAS 2026 Bukakan Pintu Industri Otomotif Bagi Generasi Muda
Automotive

GIIAS 2026 Bukakan Pintu Industri Otomotif Bagi Generasi Muda

07/08/2026
Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional
Events

Wajah Baru Seni Rupa Lokal, Pemenang MR.D.I.Y. Art Competition 2026 Siap Unjuk Gigi di Kancah Regional

07/08/2026
Pesisir Jakarta Tenggelam 5,71 Cm Setahun, Prudential Tambah 5.500 Mangrove di Pulau Harapan
News

Pesisir Jakarta Tenggelam 5,71 Cm Setahun, Prudential Tambah 5.500 Mangrove di Pulau Harapan

07/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.