BSD – Ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, menjadi panggung bagi Laris Chandra memperkuat posisinya di industri aftermarket otomotif nasional. Dari Booth Hall 11 C4, perusahaan ini memamerkan sekaligus meluncurkan sejumlah produk perawatan kendaraan terbaru dari merek yang sudah dikenal konsumen Indonesia, mulai dari STP, Prestone, Armor All, AutoGard, Turtle Wax, hingga California Scents.
Fokus utama peluncuran kali ini mengarah pada kebutuhan perawatan mesin dan sistem pendingin, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Salah satu yang paling menonjol adalah Prestone Motorcycle Coolant 50/50, cairan pendingin berukuran 600 mililiter yang untuk pertama kalinya diperkenalkan khusus bagi pasar sepeda motor Indonesia. Produk ini dirancang kompatibel dengan berbagai merek motor konvensional seperti Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, hingga kendaraan listrik.
Keunggulan coolant ini terletak pada teknologi COR-GUARD Corrosion Inhibitors yang dipatenkan, berfungsi membentuk lapisan pelindung pada seluruh komponen logam di sistem pendingin sehingga radiator dan water pump tetap bersih dari kerak sekaligus terhindar dari korosi pemicu kebocoran.
Berdasarkan pengujian standar industri ASTM selama 300 jam, produk ini diklaim memberi perlindungan korosi hingga lima kali lebih efektif dibanding coolant konvensional, dan telah memenuhi standar ASTM D3306 serta ASTM D4985. Formula prediluted 50/50 antara coolant concentrate dan air demineralisasi membuatnya siap pakai tanpa tambahan air, menekan risiko kontaminasi mineral yang dapat merusak sistem pendingin. Selama masa pameran, produk ini bahkan dipasarkan dengan harga perkenalan khusus Rp30.000.

Selain sektor pendinginan, Laris Chandra menghadirkan inovasi pembersih ruang mesin lewat AutoGard Turbo Gun Carb Clean & Injector Spray. Produk ini mengusung teknologi Turbo Gun 360° yang memungkinkan penyemprotan dari berbagai posisi tanpa kehilangan tekanan, sehingga menjangkau karburator, throttle body, saluran intake, hingga injector yang selama ini sulit dibersihkan maksimal.
Formula cairannya memiliki tingkat pengeringan seimbang, tidak menguap terlalu cepat sehingga mampu meluruhkan minyak, residu bahan bakar, dan kerak secara optimal sebelum mengering tanpa meninggalkan residu lengket. Desain pistol semprot yang ergonomis turut memberi kenyamanan, baik bagi teknisi bengkel maupun pemilik kendaraan yang melakukan perawatan sendiri.
Lini pembersih mesin turut diperkuat lewat produk berbasis busa dari STP, yang membersihkan endapan karbon di ruang bakar melalui Active Foaming Formula dan teknologi 360° Valve. Busa aktifnya memenuhi ruang silinder hingga menjangkau bagian atas piston, dinding silinder, langit-langit ruang bakar, dan katup, membuat proses pelunakan serta pengangkatan kerak karbon lebih efektif.
Formula 3 in 1 yang diusungnya mengikis deposit karbon di piston dan katup, membersihkan saluran intake dari minyak dan kotoran, sekaligus mengembalikan tenaga mesin agar akselerasi lebih ringan dan gejala ngelitik berkurang. Teknologi 360° Valve pada kalengnya memungkinkan penggunaan dari berbagai arah, termasuk posisi terbalik, memudahkan penyemprotan di area mesin yang sempit.
Tak ketinggalan, perawatan kaca kendaraan turut mendapat sentuhan inovasi lewat solusi penghilang jamur dan noda air yang diklaim berdaya bersih hingga empat kali lebih efektif dibanding produk sejenis, lengkap dengan glass pad dalam kemasan sehingga konsumen tak perlu membeli aplikator tambahan.

Regional Sales Manager PT Laris Chandra, Johnson Wijaya, menuturkan bahwa rangkaian peluncuran ini merupakan bagian dari strategi perusahaan menjawab kebutuhan pasar otomotif yang terus berkembang. “Tahun ini kami membawa tiga produk baru yang memiliki teknologi terbaru dan dirancang untuk memberikan perlindungan serta perawatan kendaraan yang lebih maksimal,” ujar Johnson saat bincang eksklusif dengan JOI di sela penyelenggaraan GIIAS 2026, Jumat (31/7/2026).
Johnson juga menyebutkan bahwa populasi kendaraan roda dua yang sangat besar di Indonesia membuka peluang luas bagi produk perawatan dengan spesifikasi yang lebih sesuai kebutuhan konsumen harian. Perusahaan mencatat pertumbuhan pelanggan baru sekitar 20 persen sepanjang tahun ini, capaian yang dinilai menjadi modal untuk terus memperkuat posisi merek-merek di bawah naungan Laris Chandra di pasar aftermarket nasional.
Bagi Laris Chandra, keikutsertaan di GIIAS bukan sekadar mengejar transaksi selama pameran berlangsung, melainkan momentum memperkenalkan produk ke konsumen baru, termasuk yang berasal dari luar Jakarta dan Pulau Jawa. “Kami melihat GIIAS sebagai ajang yang sangat efektif untuk memperkuat brand awareness. Banyak pengunjung datang dari luar pulau Jawa sehingga ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk sekaligus memperluas jaringan pasar kami secara nasional,” ungkap Johnson.
Strategi ekspansi ini ditopang penguatan jaringan distributor dan dealer di berbagai wilayah, selain pulau Jawa, juga Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur. Produk-produk Laris Chandra kini tersebar melalui ribuan toko otomotif, bengkel, dan mitra penjualan di seluruh Indonesia, termasuk di official store berbagai marketplace.
Di luar peluncuran produk baru, perusahaan juga menegaskan kesiapannya mengikuti tren elektrifikasi kendaraan dengan menyediakan sejumlah produk pendukung kendaraan listrik, seperti minyak rem DOT4 dan coolant yang memenuhi kebutuhan sistem pendingin mobil listrik.

Selama GIIAS 2026, pengunjung juga bisa menikmati potongan harga hingga 40 persen untuk sejumlah produk pilihan dari STP, Prestone, Armor All, Turtle Wax, California Scents, serta AutoGard, lengkap dengan hadiah langsung untuk pembelian nilai tertentu dan aktivitas interaktif di media sosial resmi perusahaan.
Di tengah dinamika industri otomotif dan tantangan ekonomi, Laris Chandra menyatakan tetap optimistis terhadap prospek pasar nasional, dengan komitmen menghadirkan produk berkualitas internasional berharga kompetitif agar dapat dijangkau berbagai lapisan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif Indonesia yang berkelanjutan./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk
















