Thursday, April 16, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Mahakarya Satu Abad Borgo Panigale, Menembus Batas Mustahil dengan Ducati Superleggera V4 Centenario

by Redaksi
04/04/2026
Reading Time: 5 mins read
Mahakarya Satu Abad Borgo Panigale, Menembus Batas Mustahil dengan Ducati Superleggera V4 Centenario

Superleggera V4 Centenario (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Sejarah otomotif dunia sering kali mencatat momen di mana sebuah mesin tidak lagi sekadar menjadi alat transportasi, melainkan manifestasi dari ambisi manusia yang tak terbatas. Di Borgo Panigale, Italia, keyakinan bahwa batas hanyalah titik awal telah mendarah daging selama seratus tahun. Menandai satu abad perjalanannya, Ducati menghadirkan Superleggera V4 Centenario, sebuah kuda besi yang tidak hanya melampaui ekspektasi, tetapi benar-benar menulis ulang aturan main dalam industri sepeda motor global.

Lahir dari kebebasan total para insinyurnya, motor ini bukan sekadar prototipe yang dipajang di museum. Superleggera V4 Centenario adalah motor supersport legal jalan raya paling ekstrem yang pernah dikembangkan oleh Ducati. Melalui model ini, pabrikan asal Italia tersebut membuktikan bahwa teknik presisi dan semangat balap dapat disatukan dalam sebuah paket produksi massal yang terbatas, menciptakan apa yang sering disebut para kolektor sebagai “Unicorn” sejati di dunia otomotif.

Baca juga :

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial

Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam

Strategi The Palace Jeweler Apresiasi Pelanggan lewat Semarak Pengundian Nasional 2026

Salah satu pencapaian paling radikal pada Superleggera V4 Centenario adalah penggunaan material serat karbon yang masif dan menyeluruh. Jika pada model-model sebelumnya karbon hanya menjadi pemanis atau komponen tambahan, kali ini Ducati membawa teknologi MotoGP dan Formula 1 langsung ke aspal jalan raya. Seluruh struktur utama motor ini, mulai dari rangka depan (front frame), lengan ayun (swingarm), subrangka, hingga velg roda, seluruhnya terbuat dari serat karbon berkualitas tinggi.

SuperLeggrea (Ist)

Penerapan teknologi ini menghasilkan reduksi bobot yang sangat signifikan. Rangka depan karbon motor ini tercatat 17 persen lebih ringan dibandingkan rangka aluminium standar pada Panigale V4. Namun, ini bukan sekadar soal ringan. Kekakuan rangka telah dikalibrasi sedemikian rupa untuk meningkatkan cengkeraman saat motor merebah di tikungan, memberikan sensasi presisi yang belum pernah ada sebelumnya. Lengan ayunnya pun dibuat dengan proses sacred mandrel, menghasilkan struktur monolitik yang 21 persen lebih ringan namun tetap mempertahankan kekakuan lateral yang dibutuhkan untuk menyalurkan tenaga monster ke permukaan jalan.

Untuk memastikan kualitas struktural yang tanpa celah, Ducati menerapkan standar industri dirgantara dalam proses produksinya. Setiap komponen serat karbon diperiksa menggunakan tiga metode uji non-destruktif yang ketat; Transient Active Thermography, Phased Array Ultrasonics, dan Computed Axial Tomography. Ketelitian ini menjamin bahwa setiap serat dan lapisan karbon mampu menahan beban ekstrem, memberikan rasa aman bagi pengendara yang memacu motor ini hingga batas maksimal.

Di balik jubah karbonnya, bersemayam mesin terbaru Desmosedici Stradale R 1100 yang dikembangkan khusus untuk proyek Centenario ini. Insinyur Ducati meningkatkan kapasitas silinder menjadi 1.103 cc dengan memperpanjang langkah piston (stroke) menjadi 53,5 mm. Perubahan teknis ini bukan tanpa alasan; tujuannya adalah menghasilkan torsi yang lebih melimpah pada putaran menengah tanpa mengorbankan ledakan tenaga di putaran atas.

Dalam konfigurasi standar jalan raya yang memenuhi regulasi Euro 5+, mesin ini mampu memuntahkan tenaga sebesar 228 hp. Angka ini akan melonjak drastis menjadi 247 hp saat pemiliknya memasang sistem knalpot balap Akrapovič dan menggunakan oli Ducati Corse Performance. Pencapaian ini menempatkan Superleggera V4 Centenario sebagai motor produksi dengan rasio tenaga terhadap bobot yang sangat fantastis, mengingat bobot basahnya hanya menyentuh angka 173 kg, dan bisa turun hingga 167 kg dengan paket balap.

Superleggera V4 Centenario detail (Ist)

Setiap detail internal mesin mencerminkan keahlian tangan manusia yang dipadukan dengan teknologi tingkat tinggi. Poros engkol kini lebih ringan berkat penggunaan sisipan tungsten yang sangat padat untuk menggantikan penyeimbang baja konvensional. Hasilnya adalah respons gas yang lebih spontan dan putaran mesin yang naik lebih cepat. Menariknya, penyetelan waktu sistem Desmodromic pada setiap mesin dilakukan secara manual dan disertifikasi melalui pelat khusus yang ditandatangani oleh teknisi yang mengerjakannya, memberikan sentuhan personal pada setiap unit yang diproduksi.

Kecepatan luar biasa tentu membutuhkan kontrol yang setara. Superleggera V4 Centenario mencatatkan sejarah sebagai motor jalan raya pertama di dunia yang dilengkapi dengan cakram rem karbon-keramik yang legal digunakan di jalan umum. Brembo merancang cakram ini dengan inti berbahan C/SiC, sebuah senyawa keramik yang diperkuat serat karbon. Teknologi ini menawarkan stabilitas termal yang luar biasa; efisiensi pengereman tetap konsisten meski cakram berada pada suhu ekstrem setelah penggunaan intens di lintasan balap.

Dibandingkan dengan cakram baja konvensional, inovasi ini memberikan pengurangan bobot hingga 450 gram per cakram dan menurunkan momen inersia sebesar 40 persen. Secara teknis, penurunan inersia ini membuat motor menjadi jauh lebih gesit dan presisi saat pengendara berusaha masuk ke titik puncak tikungan (apex). Sistem ini dipadukan dengan kaliper Brembo GP4-HY monoblock yang memiliki fitur anti-drag, memastikan cakram terlepas sepenuhnya saat tuas rem dilepas untuk kelancaran manuver yang maksimal.

Di sektor redaman, Superleggera V4 Centenario kembali memecahkan rekor dengan penggunaan garpu Öhlins NPX 25/30 Carbon. Ini adalah pertama kalinya sebuah motor jalan raya menggunakan selongsong garpu berbahan serat karbon yang disusun secara searah. Penggunaan material ini memberikan penghematan bobot hingga 10 persen dibandingkan suspensi Panigale V4 standar. Di bagian belakang, peredam kejut Öhlins TTX36 GP LW dengan pegas baja ringan dan katup teknologi MotoGP memastikan setiap guncangan kecil teredam dengan sempurna, memberikan stabilitas kelas dunia bagi pengendaranya.

Peresmian Ducati Superleggera V4 Centenario (Ist)

Secara visual, Superleggera V4 Centenario adalah sebuah perayaan. Skema warna GP26 Rosso Centenario yang diusungnya memadukan garis putih ikonik dengan warna merah matte terbaru yang memiliki akar sejarah mendalam. Warna merah tua ini merujuk pada Ducati 60 tahun 1949 dan Gran Sport ‘Marianna’ tahun 1955, menghubungkan masa kejayaan masa lalu dengan teknologi masa depan.

Selain varian standar yang hanya diproduksi 500 unit, Ducati juga menghadirkan 100 unit edisi Superleggera V4 Centenario Tricolore. Corak ini merupakan penghormatan khusus bagi 750 F1 Endurance Racing, salah satu model paling ikonik dari era 1980-an. Penggunaan sayap aerodinamis dan Corner Sidepods yang diturunkan langsung dari MotoGP 2021 memberikan efek ground effect yang memastikan cengkeraman ban tetap maksimal bahkan pada sudut kemiringan tinggi.

Memiliki Superleggera bukan sekadar tentang memiliki kendaraan, melainkan tiket masuk ke dalam ekosistem eksklusif Ducati. Setiap motor dikirimkan dalam kotak kayu khusus dengan sertifikat keaslian dan paket balap lengkap, termasuk knalpot Akrapovič dan perangkat lunak DAVC Race Pro.

Namun, daya tarik paling puncak bagi para kolektor adalah peluang untuk mendapatkan MotoGP Experience. Sebanyak dua puluh enam pemilik yang beruntung akan mendapatkan kesempatan langka untuk merasakan performa Superleggera di sirkuit di bawah bimbingan instruktur profesional, yang kemudian ditutup dengan kesempatan luar biasa menunggangi motor balap prototipe DesmosediciGP26. Pengalaman ini dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, berdekatan dengan ajang World Ducati Week.

“Motor Superleggera lahir ketika para insinyur Ducati diberi kebebasan total. Tanpa batas. Tanpa kompromi. Hanya satu tujuan yakni menciptakan motor supersport legal jalan raya yang menjadi impian setiap penggemar,” tulis Ducati dalam pernyataan resminya mengenai filosofi di balik mahakarya ini.

Melalui Superleggera V4 Centenario, Ducati tidak hanya merayakan usia seratus tahun, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai pionir teknologi roda dua. Inilah bukti nyata bahwa ketika seni desain Italia bertemu dengan ketelitian teknik tanpa batas./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Borgo PanigaleBrembo Carbon CeramicDesmosedici Stradale RDucati IndonesiaDucati Superleggera V4 CentenarioJourney of IndonesiaMotor Termahal DucatiNewsOtomotifSuperbike KarbonTeknologi MotoGP
Share123Tweet77

Related Posts

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial
Automotive

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial

16/04/2026
Mengenal Lebih Dekat ‘Rangka Naga’ AION UT, Standar Baru Keamanan Mobil Listrik
Automotive

Mengenal Lebih Dekat ‘Rangka Naga’ AION UT, Standar Baru Keamanan Mobil Listrik

14/04/2026
Ducati Indonesia Resmi Meluncurkan Panigale V4 R
Automotive

Ducati Indonesia Resmi Meluncurkan Panigale V4 R

13/04/2026
Komunitas Ducati Wujudkan Mimpi Santri Pondok Pesantren Daarut Toha, Sukabumi
Automotive

Komunitas Ducati Wujudkan Mimpi Santri Pondok Pesantren Daarut Toha, Sukabumi

13/04/2026
Ketangguhan Isuzu D-MAX Rodeo Menjawab Tantangan Medan Ekstrem di GIICOMVEC 2026
Automotive

Ketangguhan Isuzu D-MAX Rodeo Menjawab Tantangan Medan Ekstrem di GIICOMVEC 2026

12/04/2026
Next Post
Sinergi Tiga Dunia Muhammad Arbani; Menautkan Teknologi, Hukum, dan Riset Global

Sinergi Tiga Dunia Muhammad Arbani; Menautkan Teknologi, Hukum, dan Riset Global

ADVERTISEMENT

Recomended

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial
Uncategorized

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial

16/04/2026
Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam
Events

Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam

16/04/2026
Strategi The Palace Jeweler Apresiasi Pelanggan lewat Semarak Pengundian Nasional 2026
Fashion

Strategi The Palace Jeweler Apresiasi Pelanggan lewat Semarak Pengundian Nasional 2026

15/04/2026
Lab Indonesia 2026, Menakar Denyut Inovasi dari Presisi Global menuju Kemandirian Nasional
Events

Lab Indonesia 2026, Menakar Denyut Inovasi dari Presisi Global menuju Kemandirian Nasional

15/04/2026
Menguak Sisi Gelap di Balik Layar, Saat Sensor dan Promosi Menentukan Nasib Film Horor
Events

Menguak Sisi Gelap di Balik Layar, Saat Sensor dan Promosi Menentukan Nasib Film Horor

15/04/2026
Apakah Ini Konser Terakhir Dewa Budjana…?
Music

Apakah Ini Konser Terakhir Dewa Budjana…?

14/04/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.