Saturday, July 11, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Belantara Foundation Dorong Pembangunan Berkelanjutan Melalui Ekowisata Satwa Liar di Indonesia

by Redaksi
14/09/2024
Reading Time: 3 mins read
Belantara Foundation Dorong Pembangunan Berkelanjutan Melalui Ekowisata Satwa Liar di Indonesia

Para narasumber dalam BLS Eps.11 bertema Ekowisata Satwa Liar Berkelanjutan- Pembelajaran Dari Asia (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Belantara Foundation bersama sejumlah institusi pendidikan seperti Program Studi Manajemen Lingkungan Sekolah Pascasarjana, Prodi Biologi FMIPA, Prodi Pendidikan Biologi FKIP, dan LPPM Universitas Pakuan, menyelenggarakan webinar internasional dalam Belantara Learning Series Episode 11 (BLS Eps.11) bertajuk “Ekowisata Satwa Liar Berkelanjutan: Pembelajaran Dari Asia” pada Rabu, 11 September 2024.

Seperti yang diketahui, Belantara Foundation adalah organisasi nirlaba global yang berkomitmen untuk melindungi lanskap Indonesia melalui proyek-proyek berkelanjutan yang mendukung konservasi dan pengembangan masyarakat.

Baca juga :

Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli

GAC Tembus 30 Juta Unit Produksi Global, Indonesia Jadi Bagian dari Sejarah Itu

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”

Acara ini digelar secara luring di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Pakuan, Bogor, serta daring melalui Zoom dan live streaming di YouTube Belantara Foundation. Kegiatan ini bekerja sama dengan Indonesia Ecotourism Network (Indecon), Darrang College (India), Turtle Conservation and Research Programme (India), Borneo Eco Tours (Malaysia), serta Department of Zoology Jahangirnagar University (Bangladesh).

Lima universitas Indonesia turut berpartisipasi dalam acara “nonton dan belajar bareng” BLS Eps.11, yaitu Universitas Pakuan, Universitas Riau, Universitas Andalas, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Nusa Bangsa.

Webinar ini diadakan dalam rangka memperingati berbagai hari konservasi, seperti Hari Konservasi Alam Nasional, Global Tiger Day, World Elephant Day, International Orangutan Day, serta Hari Pariwisata Sedunia.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna menekankan pentingnya ekowisata satwa liar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan melindungi keanekaragaman hayati. “Ekowisata satwa liar berkelanjutan dapat menjadi wahana edukasi lingkungan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujar Dolly. Ia menambahkan bahwa ekowisata memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tengah ancaman kerusakan sumber daya alam.

Lima universitas turut berpartisipasi dalam acara %22nonton dan belajar bareng%22 BLS Eps.11 (Ist)

Dalam keynote speech-nya, Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. Didik Notosudjono, menyoroti perkembangan positif ekowisata berkelanjutan di Indonesia meski masih menghadapi tantangan seperti infrastruktur dan kesadaran publik. Ia menggarisbawahi pentingnya regulasi yang kuat serta pendidikan lingkungan untuk memastikan pariwisata memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat lokal dan lingkungan.

Prof. Didik juga menekankan bahwa perguruan tinggi berperan penting dalam mengembangkan ekowisata berkelanjutan melalui penelitian, pelatihan, dan kolaborasi dengan masyarakat. Selain itu, perguruan tinggi juga dapat membantu melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan kampanye penyadaran.

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Dr. Hadi Sukadi Alikodra, menyatakan bahwa konsep triple helix yang melibatkan akademisi, sektor bisnis, dan pemerintah dapat mendorong pengembangan ekowisata dan bioprospeksi hidupan liar berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara ketiga pihak tersebut sangat diperlukan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Webinar ini turut dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, serta narasumber internasional berpengalaman seperti Albert Chin Kion Teo (Borneo Eco Tours), Prof. M. Monirul H. Khan (Jahangirnagar University), dan Dr. Chittaranjan Baruah (Darrang College). Acara ini dimoderatori oleh Sunarto, Ph.D., dari IUCN IdSSG.

Sebagai penutup, webinar BLS Eps.11 ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Pakuan dan Darrang College, India, yang mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat./ JOURNEY OF INDONESIA | Nuhaa

Tags: Belantara FoundationBelantara Learning Series Episode 11Dr. Dolly PriatnaJourney of IndonesiaNewsProf. Dr. Didik NotosudjonoProf. Dr. Hadi Sukadi AlikodraUniversitas PakuanUniversitas Pakuan Bogor
Share115Tweet72

Related Posts

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”
News

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”

10/07/2026
Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia
News

Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia

10/07/2026
Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia
News

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia

08/07/2026
Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan
News

Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan

07/07/2026
Grab Gandeng Hansaplast, Hadirkan Perawatan Luka Halal Lewat GrabMart Kilat
News

Grab Gandeng Hansaplast, Hadirkan Perawatan Luka Halal Lewat GrabMart Kilat

06/07/2026
Next Post
Pikachu’s Indonesia Journey Hadir di Jakarta, Jadi Petualangan Seru Bersama Pokemon

Pikachu's Indonesia Journey Hadir di Jakarta, Jadi Petualangan Seru Bersama Pokemon

ADVERTISEMENT

Recomended

Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli
FIlm

Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli

11/07/2026
GAC Tembus 30 Juta Unit Produksi Global, Indonesia Jadi Bagian dari Sejarah Itu
Automotive

GAC Tembus 30 Juta Unit Produksi Global, Indonesia Jadi Bagian dari Sejarah Itu

11/07/2026
35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”
News

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”

10/07/2026
Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia
News

Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia

10/07/2026
JIPS 2026 Catat 24.387 Pengunjung, Ekosistem Hewan Peliharaan Indonesia Terus Bertumbuh 
Events

JIPS 2026 Catat 24.387 Pengunjung, Ekosistem Hewan Peliharaan Indonesia Terus Bertumbuh 

10/07/2026
Hino Semakin Dipercaya Operator Bus Sumatera, Serahkan Unit GB 150 ke Laskad Trans Palembang
Automotive

Hino Semakin Dipercaya Operator Bus Sumatera, Serahkan Unit GB 150 ke Laskad Trans Palembang

10/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.