JAKARTA – Peta asal wisatawan mancanegara ke Indonesia mulai bergeser pada paruh pertama 2026. Selain Malaysia dan Singapura yang masih kukuh sebagai dua penyumbang terbesar, kini muncul satu nama baru yang mencuri perhatian industri pariwisata Tanah Air yakni Cina.
Platform perjalanan digital Agoda mencatat lonjakan minat wisatawan asal negeri Tirai Bambu ini sebagai yang tertinggi di antara seluruh pasar utama Asia Pasifik sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Berdasarkan data pencarian akomodasi yang dihimpun Agoda dan dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, minat wisatawan Cina untuk berkunjung ke Indonesia melonjak hingga 44 persen. Capaian ini membuat Cina untuk pertama kalinya menembus lima besar negara asal wisatawan ke Indonesia, sekaligus menggeser posisi Jepang yang sebelumnya bertahan di papan atas.
Bagi Agoda, tren ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat bahwa preferensi perjalanan di kawasan Asia Pasifik sedang berubah arah, dari sekadar mengunjungi destinasi populer menjadi mencari pengalaman yang lebih beragam dengan nilai perjalanan yang tetap kompetitif.
Di luar Cina, dua negara tetangga terdekat Indonesia juga menunjukkan tren positif meski dengan kecepatan yang berbeda. Malaysia tercatat tumbuh 18 persen dan Singapura 17 persen, mengukuhkan posisi Asia Tenggara sebagai basis permintaan yang konsisten bagi pariwisata Indonesia.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan sejumlah pasar Asia Timur lain seperti Jepang dan Korea Selatan, yang justru mencatat perlambatan minat kunjungan. Agoda menilai pergeseran ini turut dipengaruhi oleh nilai tukar yang kini lebih kompetitif, sehingga Indonesia menjadi pilihan yang semakin masuk akal bagi wisatawan yang mengutamakan value for money dalam merencanakan liburan.
Soal destinasi, Bali tetap tak tergoyahkan sebagai tujuan paling banyak dicari wisatawan asing, diikuti Jakarta, Batam, Lombok, dan Bandung untuk melengkapi posisi lima besar. Jakarta dan Batam disebut tetap memegang peran penting sebagai pintu masuk utama bagi pelancong internasional, sementara Lombok dan Bandung terus memikat lewat perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, dan pengalaman lokal yang khas.
Senior Country Director Indonesia Agoda, Gede Gunawan, mengatakan bahwa minat wisatawan terhadap Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, terutama dari Cina dan negara-negara Asia Tenggara. Pertumbuhan pesat di destinasi seperti Sukabumi, Manado, dan Gorontalo juga menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin terbuka untuk mengeksplorasi lebih banyak destinasi di luar wisata utama seperti Bali.
“Perpaduan antara keterjangkauan, aksesibilitas, dan keragaman pengalaman membuat Indonesia berada pada posisi yang kuat untuk terus menarik minat perjalanan hingga akhir 2026. Agoda tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia melalui platform yang seamless dan memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan,” sebut Gunawan.
Pernyataan tersebut sejalan dengan data lain yang dihimpun Agoda, yakni munculnya sejumlah destinasi alternatif yang tumbuh jauh lebih cepat dibanding lima besar konvensional. Sukabumi, misalnya, mencatat lonjakan pencarian akomodasi hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadikannya destinasi dengan pertumbuhan tercepat secara nasional. Daya tarik kawasan geopark, deretan air terjun, dan lanskap pegunungan yang masih asri disebut sebagai pendorong utama di balik kenaikan ini.
Tak jauh di belakang Sukabumi, Manado dan Gorontalo menempati posisi kedua dan ketiga dengan pertumbuhan pencarian lebih dari tiga kali lipat. Dua wilayah di kawasan timur Indonesia ini mengandalkan kekayaan biodiversitas bawah laut, kuatnya identitas budaya lokal, hingga ragam kuliner khas yang kian dikenal wisatawan mancanegara sebagai nilai jual utamanya.
Momentum pertumbuhan wisatawan Cina ke Indonesia ini diproyeksikan masih akan berlanjut, terutama seiring meningkatnya konektivitas penerbangan langsung antara kedua negara. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah rute baru telah dibuka, sebuah langkah yang dinilai akan semakin memudahkan mobilitas wisatawan dan memperkuat posisi Indonesia di mata pelancong Cina.
Sebagai salah satu platform perjalanan digital terbesar di kawasan, Agoda saat ini menyediakan lebih dari 130.000 rute penerbangan, lebih dari 6 juta pilihan akomodasi, dan lebih dari 300.000 aktivitas wisata yang dapat diakses dalam satu platform terintegrasi, memudahkan wisatawan merencanakan sekaligus memesan seluruh kebutuhan perjalanan mereka./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk


















