JAKARTA – Jumlah pemilih yang turun justru menghasilkan suara yang membengkak. Itulah anomali menarik dari The People’s Choice 2026 yang digelar Rumah123 bersama Indonesia Property Watch (IPW) di Raffles Hotel, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026. Tahun ini hanya 111.000 konsumen yang berpartisipasi, jauh lebih sedikit dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang sempat menembus lebih dari 220.000 pemilih. Namun jumlah suara yang terkumpul justru mencapai 427.000, tak kalah besar dari periode-periode sebelumnya.
Artinya, rata-rata satu konsumen kini memberikan penilaian pada tiga hingga empat kategori sekaligus, bukan sekadar mencoblos satu nama favorit lalu selesai. Pola ini mengindikasikan bahwa publik yang terlibat bukan sembarang pengunjung situs properti, melainkan calon pembeli yang benar-benar membandingkan proyek, material bangunan, hingga layanan KPR sebelum menjatuhkan pilihan. Penilaian atas kualitas dan kepercayaan di industri properti, dengan kata lain, sudah bergeser dari sesama pelaku bisnis ke tangan orang-orang yang benar-benar berburu rumah.
Sebanyak 55 penghargaan dibagikan pada malam puncak tersebut, mencakup delapan kategori utama: Best Choice Housing Project, Best Choice Home Design, Best Choice Subsidized Housing Project, Best Choice Home Appliances, Best Choice Building Materials, Best Choice Luxury Building Materials, Best Choice Brand SPKLU, dan Company of The Year.

Di luar kategori utama, panitia juga menghadirkan Special Recognition Awards, termasuk Indonesia Property Record dan Special Award, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian yang tidak masuk hitungan voting biasa.
Dari deretan pemenang, Ciputra Group tampil sebagai peraih gelar tertinggi, Developer of The Year, sementara proyek Grand Wisata dinobatkan sebagai Project of The Year. Di sektor perbankan digital, balé by BTN mengamankan predikat Best Digital Mortgage Super Apps, berdampingan dengan puluhan pengembang regional dan penyedia industri pendukung dari berbagai daerah di Indonesia.
CEO 99 Group, Darius Cheung, yang membuka malam penganugerahan, menyoroti pergeseran otoritas penilaian ini sebagai penanda babak baru bagi pasar properti nasional. “The People’s Choice 2026 bukan sekadar penganugerahan, melainkan penegasan atas standar baru pasar properti Indonesia. Kami di 99 Group dan Rumah123 mengapresiasi para pemenang yang konsisten membuktikan kualitasnya. Pencapaian ini kami harapkan memicu iklim industri yang semakin kompetitif, adaptif, dan berfokus pada nilai nyata bagi masyarakat,” ujar Darius.
Pandangan senada disampaikan Chief Executive Officer Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda yang menyebutkan bahwa sikap kritis konsumen yang tecermin dari pola voting tahun ini sejalan dengan perilaku pasar yang kian matang. “Konsumen hari ini tidak lagi terbujuk popularitas atau promosi masif. Mereka memperhitungkan rekam jejak, kualitas eksekusi, sampai nilai investasi jangka panjang. Hasil The People’s Choice 2026 memetakan dengan jelas brand mana yang benar-benar mampu memenuhi ekspektasi pasar yang kian matang ini,” jelas Ali.
Sebelum malam puncak, rangkaian acara diawali dengan sesi Press Conference dan Exclusive Business Networking yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri. Dalam diskusi panel yang dipandu Ali Tranghanda bersama perwakilan KENCANA Ahlinya Baja Ringan, Dekkson, dan PT Pertamina Patra Niaga, mengemuka satu benang merah: keputusan membeli rumah kini tidak lagi berhenti pada lokasi dan harga, tapi ikut ditentukan oleh kualitas material bangunan, teknologi hardware, hingga kelengkapan fasilitas di sekitar kawasan. PT Pertamina Patra Niaga bahkan menempatkan keberadaan SPBU sebagai bagian dari kebutuhan harian penghuni sekaligus nilai tambah yang bisa dimanfaatkan pengembang untuk memperkuat daya jual sebuah kawasan hunian.

Skala partisipasi publik dalam voting tahun ini, menurut Senior Commercial Advisor Rumah123, Maria Herawati Manik, tak lepas dari basis pencari properti yang setiap bulan memulai perjalanan kepemilikan rumah lewat platform Rumah123. Ia menyebut lonjakan suara sebagai sinyal bahwa konsumen kini mengambil peran sentral dalam memvalidasi brand yang mereka percaya.
“Setiap bulan ada jutaan orang yang membuka Rumah123 untuk mencari rumah, menghitung kemampuan KPR hingga mengajukan KPR. Tembusnya angka 427 ribu suara merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin proaktif mengawal brand yang menemani perjalanan kepemilikan dan penghunian rumah mereka. Seluruh data voting yang masuk telah melalui tahapan audit dan verifikasi berlapis, memastikan bahwa setiap penghargaan yang diberikan murni merepresentasikan preferensi objektif dari konsumen nyata di lapangan,” tegas Maria.
Malam puncak The People’s Choice 2026 turut dihadiri jajaran pengurus Realestat Indonesia (REI), Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), serta sejumlah pimpinan perusahaan properti nasional. Penyelenggaraan tahun ini didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai mitra utama dan Synergy Indonesia sebagai mitra pendukung.
Bagi Rumah123 dan IPW, partisipasi yang menyusut dari sisi jumlah pemilih namun menguat dari sisi kedalaman penilaian justru membawa pesan lebih penting ketimbang sekadar rekor. Ajang ini memperlihatkan loyalitas konsumen properti Indonesia kini dibangun di atas riset dan perbandingan, bukan gimmick pemasaran semata, sekaligus mendorong pelaku industri memacu standar kualitas demi masyarakat./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk
















