Wednesday, August 5, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

“Jangan Panggil Mama Kafir”, Film Keluarga Yang Sarat Emosi dan Pesan Mendalam

by Redaksi
17/09/2025
Reading Time: 3 mins read
“Jangan Panggil Mama Kafir”, Film Keluarga Yang Sarat Emosi dan Pesan Mendalam

Jangan Panggil Mama Kafir (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Sebuah kisah penuh haru tentang cinta, janji, dan perbedaan iman akan segera hadir di layar lebar. Rumah produksi Maxima Pictures bersama Rocket Studio Entertainment menghadirkan film terbaru berjudul Jangan Panggil Mama Kafir, yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2025.

Film garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo ini menyuguhkan drama keluarga yang sarat emosi, menyingkap perjalanan seorang ibu dalam memperjuangkan anaknya di tengah perbedaan keyakinan.

Baca juga :

Hino Gandeng Pemerintah dan Dealer Perkuat Ekosistem Vokasi Transportasi

XL Rebut Gelar Jaringan Terbaik Indonesia 2026 Versi Ookla

Tinggal Hitungan Mundur, Audi Segera Buka Tabir Karakter SUV Premium Baru di GIIAS 2026

Cerita berpusat pada Maria (Michelle Ziudith), seorang perempuan Nasrani yang menikah dengan pria Muslim, Fafat (Giorgino Abraham). Dari pernikahan ini lahir seorang putri kecil bernama Laila (Humaira). Sesuai janji pada sang ayah, sejak lahir Laila dipersiapkan untuk memeluk agama Islam.

Namun, kehidupan Maria berubah drastis ketika Fafat meninggal dunia. Ia harus menjalani peran sebagai ibu tunggal, berjuang membesarkan Laila seorang diri. Konflik semakin menguat ketika Umi Habibah (Elma Theana), ibu dari Fafat menggugat hak asuh cucunya di pengadilan. Puncak emosi film terjadi ketika Laila, dalam kepolosannya, mengucapkan kalimat yang mengguncang semua pihak, “Jangan Panggil Mama Kafir.”

Fafat, Maria dan Laila (Ist)

Menurut Dyan Sunu Prastowo, film ini lahir dari kenyataan yang dekat dengan masyarakat. “Film ini lahir dari kisah nyata perjuangan seorang ibu lintas iman memperjuangkan hak asuh anaknya. Sebuah perjalanan emosional yang hangat namun penuh tantangan, mengingatkan kita bahwa cinta tak mengenal batas perbedaan, ruang, dan waktu,” ujarnya.

Bagi Michelle Ziudith, peran sebagai Maria bukan sekadar akting. Ia mengaku banyak belajar dari sosok ibu tunggal yang diperankannya. “Tantangan terbesarku adalah menjadi ibu yang harus tegar demi anak. Pesanku sederhana, seorang ibu harus bisa mencintai dirinya sendiri lebih dulu agar kasih sayangnya kepada anak semakin penuh,” kata Michelle.

Sementara itu, Giorgino Abraham menilai peran Fafat yang singkat justru menjadi fondasi cerita. “Peran Fafat memang tidak banyak muncul, tapi menjadi pengantar penting. Yang menarik, karakter ini menunjukkan cinta tanpa paksaan serta menghargai perbedaan dengan toleransi tinggi,” tuturnya.

Elma Theana menambahkan, sosok Umi Habibah yang diperankannya adalah potret nyata banyak orang tua. “Umi Habibah keras karena ingin melindungi. Saya yakin penonton bisa melihat sisi manusiawinya, meski caranya berbeda,” ucapnya.

Salah satu scene film Jangan Panggl Mama Kafir (Ist)

Selain Michelle, Giorgino, Humaira, dan Elma, film ini juga menghadirkan Kaneishia Yusuf, Indra Birowo, TJ Ruth, Dira Sugandi, Ence Bagus, Emmie Lemu, Gilbert Patiruhu, Pratiwi Dwiarti, hingga Runny Rudiyanti. Kehadiran aktor lintas generasi ini membuat kisah Jangan Panggil Mama Kafir semakin kaya akan nuansa emosional.

Film ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-21 Maxima Pictures, produser Yoen K dan Zoya Salsabila berharap karya ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga ruang refleksi bagi masyarakat dalam memandang perbedaan iman dan kehidupan keluarga.

Trailer resmi film dapat disaksikan di kanal YouTube MaximaChannel8, sementara informasi tiket akan tersedia melalui aplikasi pemesanan bioskop. Dengan tema yang menyentuh dan jajaran pemain kuat, Jangan Panggil Mama Kafir digadang-gadang menjadi salah satu film drama keluarga paling ditunggu di penghujung tahun 2025. Jangan Lewatkan kisah tentang cinta, janji, dan perjuangan seorang ibu lintas iman ini dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Oktober 2025./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: DramaDyan Sunu PrastowoFilmGiorgino AbrahamHumairaJangan Panggil Mama KafirJourney of IndonesiaMaxima PicturesMichelle ZiudithNews
Share125Tweet78

Related Posts

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan
FIlm

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan

24/07/2026
Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet
FIlm

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

22/07/2026
Reza Arap Bongkar Drama di Balik Poster Baru “Harusnya Horror”, Singgung Tekanan dari Tepeachu
FIlm

Reza Arap Bongkar Drama di Balik Poster Baru “Harusnya Horror”, Singgung Tekanan dari Tepeachu

21/07/2026
Serial 12 IPA 4 Siap Tayang Pekan Ini, Hadirkan Junior Roberts Hingga Nayla Purnama
FIlm

Serial 12 IPA 4 Siap Tayang Pekan Ini, Hadirkan Junior Roberts Hingga Nayla Purnama

20/07/2026
Film Munafik: Melawan Iblis, Cerita Adam Lawan Iblis dan Trauma Masa Lalu
FIlm

Film Munafik: Melawan Iblis, Cerita Adam Lawan Iblis dan Trauma Masa Lalu

18/07/2026
Next Post
Beri Solusi Keselamatan dan Produktivitas Teknisi Listrik Indonesia, BOSCH Rilis Alat Kelistrikan Pendukung

Beri Solusi Keselamatan dan Produktivitas Teknisi Listrik Indonesia, BOSCH Rilis Alat Kelistrikan Pendukung

ADVERTISEMENT

Recomended

Hino Gandeng Pemerintah dan Dealer Perkuat Ekosistem Vokasi Transportasi
Automotive

Hino Gandeng Pemerintah dan Dealer Perkuat Ekosistem Vokasi Transportasi

03/08/2026
XL Rebut Gelar Jaringan Terbaik Indonesia 2026 Versi Ookla
Gadget

XL Rebut Gelar Jaringan Terbaik Indonesia 2026 Versi Ookla

03/08/2026
Tinggal Hitungan Mundur, Audi Segera Buka Tabir Karakter SUV Premium Baru di GIIAS 2026
Automotive

Tinggal Hitungan Mundur, Audi Segera Buka Tabir Karakter SUV Premium Baru di GIIAS 2026

03/08/2026
Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop
Entertainment

Dari Jakarta ke Seoul, Born Star Indonesia Buka Jalur Debut Idol K-Pop

03/08/2026
Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026, Siasat DCVI Merawat Ekosistem Bus Nasional
Automotive

Mercedes-Benz Bus Fleet Owner Gathering 2026, Siasat DCVI Merawat Ekosistem Bus Nasional

03/08/2026
50 Tahun Civic di Indonesia, Ketika DNA Balap Diwariskan Tiga Generasi Keluarga Bahar
Automotive

50 Tahun Civic di Indonesia, Ketika DNA Balap Diwariskan Tiga Generasi Keluarga Bahar

02/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.