Monday, May 4, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

“Jangan Panggil Mama Kafir”, Film Keluarga Yang Sarat Emosi dan Pesan Mendalam

by Redaksi
17/09/2025
Reading Time: 3 mins read
“Jangan Panggil Mama Kafir”, Film Keluarga Yang Sarat Emosi dan Pesan Mendalam

Jangan Panggil Mama Kafir (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Sebuah kisah penuh haru tentang cinta, janji, dan perbedaan iman akan segera hadir di layar lebar. Rumah produksi Maxima Pictures bersama Rocket Studio Entertainment menghadirkan film terbaru berjudul Jangan Panggil Mama Kafir, yang dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2025.

Film garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo ini menyuguhkan drama keluarga yang sarat emosi, menyingkap perjalanan seorang ibu dalam memperjuangkan anaknya di tengah perbedaan keyakinan.

Baca juga :

Membedah Alasan di Balik Loyalitas Konsumen yang Menempatkan Honda di Puncak WOW Brand 2026

Menghidupkan Kembali Wangi Rempah dan Ritual Cantik di Sudut Kota Tua

Menempatkan Angkutan Umum sebagai Hak Dasar, Bukan Sekadar Pilihan

Cerita berpusat pada Maria (Michelle Ziudith), seorang perempuan Nasrani yang menikah dengan pria Muslim, Fafat (Giorgino Abraham). Dari pernikahan ini lahir seorang putri kecil bernama Laila (Humaira). Sesuai janji pada sang ayah, sejak lahir Laila dipersiapkan untuk memeluk agama Islam.

Namun, kehidupan Maria berubah drastis ketika Fafat meninggal dunia. Ia harus menjalani peran sebagai ibu tunggal, berjuang membesarkan Laila seorang diri. Konflik semakin menguat ketika Umi Habibah (Elma Theana), ibu dari Fafat menggugat hak asuh cucunya di pengadilan. Puncak emosi film terjadi ketika Laila, dalam kepolosannya, mengucapkan kalimat yang mengguncang semua pihak, “Jangan Panggil Mama Kafir.”

Fafat, Maria dan Laila (Ist)

Menurut Dyan Sunu Prastowo, film ini lahir dari kenyataan yang dekat dengan masyarakat. “Film ini lahir dari kisah nyata perjuangan seorang ibu lintas iman memperjuangkan hak asuh anaknya. Sebuah perjalanan emosional yang hangat namun penuh tantangan, mengingatkan kita bahwa cinta tak mengenal batas perbedaan, ruang, dan waktu,” ujarnya.

Bagi Michelle Ziudith, peran sebagai Maria bukan sekadar akting. Ia mengaku banyak belajar dari sosok ibu tunggal yang diperankannya. “Tantangan terbesarku adalah menjadi ibu yang harus tegar demi anak. Pesanku sederhana, seorang ibu harus bisa mencintai dirinya sendiri lebih dulu agar kasih sayangnya kepada anak semakin penuh,” kata Michelle.

Sementara itu, Giorgino Abraham menilai peran Fafat yang singkat justru menjadi fondasi cerita. “Peran Fafat memang tidak banyak muncul, tapi menjadi pengantar penting. Yang menarik, karakter ini menunjukkan cinta tanpa paksaan serta menghargai perbedaan dengan toleransi tinggi,” tuturnya.

Elma Theana menambahkan, sosok Umi Habibah yang diperankannya adalah potret nyata banyak orang tua. “Umi Habibah keras karena ingin melindungi. Saya yakin penonton bisa melihat sisi manusiawinya, meski caranya berbeda,” ucapnya.

Salah satu scene film Jangan Panggl Mama Kafir (Ist)

Selain Michelle, Giorgino, Humaira, dan Elma, film ini juga menghadirkan Kaneishia Yusuf, Indra Birowo, TJ Ruth, Dira Sugandi, Ence Bagus, Emmie Lemu, Gilbert Patiruhu, Pratiwi Dwiarti, hingga Runny Rudiyanti. Kehadiran aktor lintas generasi ini membuat kisah Jangan Panggil Mama Kafir semakin kaya akan nuansa emosional.

Film ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-21 Maxima Pictures, produser Yoen K dan Zoya Salsabila berharap karya ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga ruang refleksi bagi masyarakat dalam memandang perbedaan iman dan kehidupan keluarga.

Trailer resmi film dapat disaksikan di kanal YouTube MaximaChannel8, sementara informasi tiket akan tersedia melalui aplikasi pemesanan bioskop. Dengan tema yang menyentuh dan jajaran pemain kuat, Jangan Panggil Mama Kafir digadang-gadang menjadi salah satu film drama keluarga paling ditunggu di penghujung tahun 2025. Jangan Lewatkan kisah tentang cinta, janji, dan perjuangan seorang ibu lintas iman ini dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Oktober 2025./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: DramaDyan Sunu PrastowoFilmGiorgino AbrahamHumairaJangan Panggil Mama KafirJourney of IndonesiaMaxima PicturesMichelle ZiudithNews
Share124Tweet78

Related Posts

Bintang “Mortal Kombat II” Pilih Jakarta sebagai Titik Global Tour
FIlm

Bintang “Mortal Kombat II” Pilih Jakarta sebagai Titik Global Tour

03/05/2026
Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”
Entertainment

Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”

01/05/2026
Jejak Duka Diandra: Tentang Reuni, Totalitas Peran, dan Sosok Misterius
FIlm

Jejak Duka Diandra: Tentang Reuni, Totalitas Peran, dan Sosok Misterius

25/04/2026
Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”
FIlm

Menguak Luka di Balik Megahnya Beton: Mitos dan Air Mata dalam Film “Tumbal Proyek”

23/04/2026
Film Para Perasuk, Menyelami Pesta Kerasukan di Desa Latas
FIlm

Film Para Perasuk, Menyelami Pesta Kerasukan di Desa Latas

15/04/2026
Next Post
Beri Solusi Keselamatan dan Produktivitas Teknisi Listrik Indonesia, BOSCH Rilis Alat Kelistrikan Pendukung

Beri Solusi Keselamatan dan Produktivitas Teknisi Listrik Indonesia, BOSCH Rilis Alat Kelistrikan Pendukung

ADVERTISEMENT

Recomended

Membedah Alasan di Balik Loyalitas Konsumen yang Menempatkan Honda di Puncak WOW Brand 2026
Automotive

Membedah Alasan di Balik Loyalitas Konsumen yang Menempatkan Honda di Puncak WOW Brand 2026

04/05/2026
Menghidupkan Kembali Wangi Rempah dan Ritual Cantik di Sudut Kota Tua
Lifestyle

Menghidupkan Kembali Wangi Rempah dan Ritual Cantik di Sudut Kota Tua

04/05/2026
Menempatkan Angkutan Umum sebagai Hak Dasar, Bukan Sekadar Pilihan
News

Menempatkan Angkutan Umum sebagai Hak Dasar, Bukan Sekadar Pilihan

04/05/2026
Bintang “Mortal Kombat II” Pilih Jakarta sebagai Titik Global Tour
FIlm

Bintang “Mortal Kombat II” Pilih Jakarta sebagai Titik Global Tour

03/05/2026
Langkah Berani Agung Podomoro di Awal 2026, Jemput Untung Lewat Monetisasi Aset
News

Langkah Berani Agung Podomoro di Awal 2026, Jemput Untung Lewat Monetisasi Aset

02/05/2026
Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”
Entertainment

Dinamika Karakter dan Tantangan Para Bintang Sinetron “Beri Cinta Waktu”

01/05/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.