Sunday, August 16, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta

    Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta

    Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Lasisi Pictures Siap Syuting “Sofia”, Sebuah Film Bergenre Psychological Horor

by Redaksi
13/07/2026
Reading Time: 5 mins read
Lasisi Pictures Siap Syuting “Sofia”, Sebuah Film Bergenre Psychological Horor

Seluruh pendukung film Sofia yang akan segera di garap di bulan Juli 2026 ini (iBonk)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Rumah produksi Lasisi Pictures resmi memperkenalkan jajaran pemain film Sofia dalam acara cast reveal yang digelar di Cinepolis Senayan Park, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026). Pengumuman ini menjadi penanda bahwa seluruh tahapan pra produksi film bergenre psychological horor tersebut telah rampung, dan tim produksi bersiap memasuki proses pengambilan gambar utama dalam waktu dekat.

Yang membuat Sofia menonjol sejak awal diperkenalkan adalah formatnya yang menyatukan dua generasi pemain sekaligus dalam satu layar. Delapan nama dipastikan menjadi pemeran utama, yakni Anantya Kirana, Carissa Perusset, Wulan Guritno, Nugie, Kiki Narendra, Habil Nugraha, Leony V.H., dan Ayu Diandra.

Baca juga :

Nikmati Sunset dan Seafood, ASTINDO DIY Pererat Silaturahmi di Memory Senja Coffee & Resto by NATTA

Balon “INTENS” Muncul di 10 Kota, Publik Dibuat Penasaran

Adelio Delta, Pelajar 15 Tahun Rancang Pertunjukan Pyromusical HUT ke-81 RI di Monas

Kombinasi ini menghadirkan wajah-wajah muda berbakat yang berdampingan dengan nama-nama yang sudah lama malang melintang di industri hiburan Tanah Air.

Ade Abu selaku Produser film Sofia (iBonk)

Produser film Sofia, Ade Abu, menilai kehadiran para pemain tersebut menjadi salah satu kekuatan utama proyek ini. “Kehadiran mereka menjadi salah satu daya tarik utama film ini karena masing-masing dikenal memiliki karakter akting yang kuat dan khas,” sebutnya.

Ia menambahkan, proses pemilihan pemain dilakukan melalui pertimbangan yang matang agar setiap karakter mampu dihidupkan dengan maksimal, sekaligus menyampaikan sisi emosional cerita secara utuh. Ade juga berujar bahwa pihaknya merasa terhormat dapat menyatukan nama-nama besar dan talenta muda berbakat ini dalam satu proyek. Energi dari para pemeran muda yang dipadukan dengan pengalaman para aktor senior akan memberikan dimensi dan kualitas artistik yang tinggi pada film ini.

Di balik layar, film ini digarap oleh sutradara Adis Kayl Yurahmah, dengan naskah cerita orisinal ditulis oleh Benjamin Bernard Chenier. Ade Abu berharap sinergi keduanya mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga menyentuh sisi emosional penonton. “Kolaborasi keduanya diharapkan mampu menghadirkan film yang bukan hanya kuat dari sisi visual, tetapi juga memiliki cerita yang emosional dan membekas di hati penonton,” ungkap Ade.

Adis Kayl Yurahmah selaku Sutradara film Sofia (iBonk)

Sementara itu, Adis membuka lebih dalam konsep besar di balik Sofia ini. Menurutnya, film ini sesungguhnya berbicara tentang kontrol dan kemanusiaan, bukan sekadar menyoal kekerasan semata. Ia menyoroti bagaimana trauma dan kekerasan yang kerap dianggap wajar dan dinormalisasi, dapat meninggalkan dampak panjang bagi korbannya.

Menariknya, meski mengusung genre psychological horror, Adis menegaskan bahwa Sofia bukan sekadar film yang mengandalkan unsur menyeramkan semata. Menurutnya, cerita film ini justru berpijak pada realitas sosial, khususnya tentang bagaimana kekerasan bisa dianggap wajar ketika terjadi berulang kali dalam sebuah lingkungan.

“Film ini berbicara tentang bagaimana kekerasan akan dianggap normal kalau berlangsung terlalu lama,” ujar Adis.

Adis menjelaskan, apa yang ditampilkan di layar bukan semata soal estetika visual, melainkan kedalaman cerita yang ingin disampaikan. “Apapun nanti visualisasinya di layar film Sofia ini, bukan karena estetikanya tetapi juga karena kedalaman ceritanya. Sofia hanyalah sebuah karakter yang bisa kita ambil pelajarannya,” ujar Adis.

Wulan Guritno saat membubuhkan tanda tangan di poster Sofia (iBonk)

Ketika ditanya soal pendekatan teknis dan visualisasi, ia menyatakan sepenuhnya percaya pada naskah dan visi cerita yang telah disusunnya, dengan arah visual yang difokuskan untuk memperdalam narasi, bukan sekadar mengejar keindahan gambar.

Soal jadwal produksi, Adis juga mengungkapkan bahwa proses syuting akan berlangsung tenang dan tidak tergesa-gesa, mengingat kebutuhan karakter dalam film ini yang bersifat compact. Ia mengakui bahwa akan ada tekanan dari waktu yang sudah dikondisikan untuk mempercepat hasil produksi, namun ia berkomitmen menjaga kualitas dengan pacing yang pelan namun pasti. Proses syuting sendiri rencananya akan digelar di sejumlah lokasi area Jabodetabek.

Ia juga menegaskan pesan moral yang ingin disampaikan lewat film ini, bahwa kekerasan sekecil apa pun tidak boleh dibenarkan, meski korban dianggap memiliki perilaku buruk sekalipun. “Sekecil apapun kekerasan, please stop karena itu akan menjadi candu bagi pelakunya dan itu akan berdampak trauma bagi si korban. Dampak trauma yang bisa terus terwariskan antargenerasi.
Karena itu, menurutnya, setiap orang perlu berperan menciptakan lingkungan yang aman bagi orang-orang di sekitarnya,” sebutnya pada sesi wawancara terpisah.

Penulis cerita, Benjamin Bernard Chenier ide film Sofia ini terinspirasi dari fenomena kehidupan nyata di masyarakat (iBonk)

Bagi penulis cerita Benjamin Bernard Chenier ide film Sofia ini terinspirasi dari fenomena kehidupan nyata di masyarakat, yang ironisnya terjadi tidak jauh dari lingkungan tempat tinggalnya sendiri. “Saya melihat kegelapan itu ada di setiap manusia. Pesanku kita jangan terlalu sombong dengan kemampuan kita untuk baik karena kita tidak tahu ketika kita ada di posisi tersebut apakah bisa kita memiliki standar moral setinggi itu,” ucap Benyamin, yang menekankan sisi humanis dalam penulisan cerita ini.

Dari sisi target pasar, sebagai produser Ade berharap film Sofia ini dapat diterima luas oleh masyarakat dengan membidik angka tiga juta penonton begitu tayang di bioskop. Secara gamblang, Ade menegaskan bahwa visi besar di balik Sofia bukan sekadar menghadirkan hiburan, melainkan juga membuka ruang dialog terhadap isu sosial yang diangkat.

“Kami menghadirkan karya ini bukan sekedar menghibur tetapi juga meninggalkan dampak emosional dan membuka ruang dialog. Kami berharap film ini memberikan kualitas bagi perfilman Indonesia,” tambahnya.

Menanggapi peran yang dilakoninya Nugie mengungkapkan bahwa pendalaman karakter dalam film ini menjadi salah satu pengalaman paling menantang sepanjang kariernya. Cukup berat, dan Nugie membutuhkan cara khusus untuk menjaga kondisi emosional selama menjalani proses reading. “Kayaknya baru film ini deh, setiap reading saya harus sepedaan sendiri buat healing,” ujarnya sambil tergelak.

Ia menambahkan suasana cerita yang gelap membuat dirinya harus mencari ruang untuk menyegarkan pikiran sebelum kembali mendalami karakter. Nugie juga harus mencari berbagai referensi dari peristiwa nyata untuk memahami cerita dan membangun karakter yang lebih kuat.

Dengan rampungnya seluruh persiapan pra-produksi, terungkapnya jajaran pemain dan tim kreatif, serta gambaran jelas soal arah cerita hingga rencana lokasi syuting di Jabodetabek, Sofia kini tinggal selangkah lagi memasuki proses produksi. Publik pencinta film bergenre horor Tanah Air pun dapat mulai menantikan bagaimana kolaborasi lintas generasi ini akan diterjemahkan di layar lebar dalam waktu dekat./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Adis Kayl YurahmahAnantya KiranaCast Reveal 2026FilmJourney of IndonesiaKiki NarendraLasisi PicturesNewsNugiePsychological HorrorSofiaWulan Guritno
Share114Tweet72

Related Posts

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan
FIlm

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan

24/07/2026
Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet
FIlm

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

22/07/2026
Reza Arap Bongkar Drama di Balik Poster Baru “Harusnya Horror”, Singgung Tekanan dari Tepeachu
FIlm

Reza Arap Bongkar Drama di Balik Poster Baru “Harusnya Horror”, Singgung Tekanan dari Tepeachu

21/07/2026
Serial 12 IPA 4 Siap Tayang Pekan Ini, Hadirkan Junior Roberts Hingga Nayla Purnama
FIlm

Serial 12 IPA 4 Siap Tayang Pekan Ini, Hadirkan Junior Roberts Hingga Nayla Purnama

20/07/2026
Film Munafik: Melawan Iblis, Cerita Adam Lawan Iblis dan Trauma Masa Lalu
FIlm

Film Munafik: Melawan Iblis, Cerita Adam Lawan Iblis dan Trauma Masa Lalu

18/07/2026
Next Post
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, Kisah Luka Tak Terobati

Andai Waktu Bisa Diulang Kembali, Kisah Luka Tak Terobati

ADVERTISEMENT

Recomended

Nikmati Sunset dan Seafood, ASTINDO DIY Pererat Silaturahmi di Memory Senja Coffee & Resto by NATTA
Hotels

Nikmati Sunset dan Seafood, ASTINDO DIY Pererat Silaturahmi di Memory Senja Coffee & Resto by NATTA

15/08/2026
Balon “INTENS” Muncul di 10 Kota, Publik Dibuat Penasaran
Events

Balon “INTENS” Muncul di 10 Kota, Publik Dibuat Penasaran

15/08/2026
Adelio Delta, Pelajar 15 Tahun Rancang Pertunjukan Pyromusical HUT ke-81 RI di Monas
Profile

Adelio Delta, Pelajar 15 Tahun Rancang Pertunjukan Pyromusical HUT ke-81 RI di Monas

15/08/2026
Ketika Showroom BMW Astra Disulap Menjadi Galeri Seni dan Rumah Bagi Misi Kemanusiaan
Automotive

Ketika Showroom BMW Astra Disulap Menjadi Galeri Seni dan Rumah Bagi Misi Kemanusiaan

14/08/2026
Sinergi Teknologi dan Keselamatan, EDRR Indonesia 2026 Tampilkan Inovasi Mitigasi Bencana Terkini
Uncategorized

Sinergi Teknologi dan Keselamatan, EDRR Indonesia 2026 Tampilkan Inovasi Mitigasi Bencana Terkini

14/08/2026
Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta
Culture

Merawat Warisan Soekarno Lewat Pameran Seni, Kuliner di Hotel Kempinski Jakarta

14/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.