Friday, June 26, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Galaxy Big Band Mengajak Penonton…Let’s Swing!

by Redaksi
10/02/2026
Reading Time: 5 mins read
Galaxy Big Band Mengajak Penonton…Let’s Swing!

Galaxy Bigband & Alonzo Brata (Gideon Momongan)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah catatan pinggir dari Gideon Momongan….

JAKARTA – Guys, what about ya, let’s back to the era of 30’s to around 40’s. The era that so-called, The Golden Age of Swing Jazz, also Swing Dance. The Era of Horn Section as frontline. Completely special horn… Bagaimana, hayoooo?

Kan emang adanya begitu, dimana saat seputaran 1930-1940an ditengarai merupakan zaman keemasannya musik swing (jazz). Jazz dikenal luas dan populer, dilengkapi dansa atau joged khas, suasana ballroom. Ya seperti “discotheque” di masa itu, nan energetic, spiritful, fun!  Pada era itu muncul nama-nama tokoh-tokoh jazz ternama seperti Duke Ellington, Cab Calloway also Russ Morgan, Isham Jones dan tentu saja, The King of Swing, Benny Goodman.

Baca juga :

Longevity 5.0, Hadirnya Era Baru Kesehatan Tanpa Batas bagi Pria dan Wanita di Indonesia

Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

PRISM Beri Diskon Hotel 25%, Dorong Tren Wisata Hemat Keluarga Saat Libur Sekolah

Era tersebut juga memunculkan soloist-soloist yang populer dan dikenal luas macam Gene Kruppa, Sid Catlett, Jo Jones (drummer). Lalu ada Benny Carter,Johnny Hodges (alto-saxophonist). Coleman Hawkins, Lester Young (tenor-saxophonist), Fats Waller, Teddy Wilson (pianist) juga Roy Eldrige and the legendary, Louis Armstrong.

Yang menarik adalah Swing Jazz sebagai musik, diikuti perkembangan dari swing-dance. Dansa khas dan “khusus” untuk mengiringi permainan kelompok bigband Swing. Swing-dance sendiri kalau melihat dari catatan sejarah yang ada, “dilahirkan” sekitar tahun 1920-an.

Indoswing & Galaxy Biband (Gideon Momongan}

Dan pada perkembangannya, swing jazz berkembang dengan ratusan styles jejogedan tersendiri, sebagai turunannya. Antara lain bisa disebut, Charleston, Lindy Hop, Balboa, Collegiate Shag. Terus berkembang hingga era boogie-woogie, twist bahkan sampai hustle. Jadi pada era tersebut, setiap pergelaran swing bigband pasti juga ada swing dancenya. Ramai tentu saja. Ya iya dong ah!

Maka Galaxy Big Band, sebuah bigband jazz yang didirikan pada tahun 1992 oleh sekumpulan expatriat asal Jepang. Mereka sepakat membentuk sebuah bigband, yang sebenarnya juga membuka diri untuk musisi berkebangsaan di luar Jepang. Mereka inilah yang lantas mengisi program spesial bertajuk The Golden Age of Swing Jazz and Swing Dance, di @america hall, pada Sabtu 7 Februari 2026. 

Penampilan meriah dari Galaxy Big Band Jazz Orchestra lantas ditingkahi penampilan para dancers, yang merupakan anggota dari komunitas penggemar swing dance bernama, Indoswing. Tentu suasana tambah meriah dan area hall penuh. Pihak @america sendiri mengaku, program malam tersebut bisa dibilang acara paling sukses selama ini di tempat yang berlokasi di Pasific Place Mall tersebut.

Shoichiro Shinoda (Gideon Momongan)

Galaxy Big Band di malam itu didukung para musisi selengkapnya, Haerul Umam (tenor-saxophone) beserta, Masanobu Segawa (alto-sax), Aya Sodeyama (alto-sax), Yuji Tagami (alto-sax), Kotoe Murakawa (baritone-sax), Mariko Suzuki (trumpet), Brian Hikari Janna (trumet), Hideto Takashi (trombone) dan dengan Shoichiro Shinoda, trombone yang juga adalah leader Galaxy Big Band saat ini.

Hadir juga Junpei Hashimoto (trumpet), yang mengatakan penampilannya malam itu adalah terakhir baginya, karena masa tugasnya di Indonesia telah selesai. Junpei san harus kembali ke Jepang, tentunya. Mereka juga didukung rhythm section terdiri dari Kae Saito (keys), Koji Hachiya dan Kensuke Umemura(keduanya bassist yang bermain bergantian). Ditambah dengan musisi Indonesia, Filipus Cahyadi (drums), Nadhif Rizki Priambodo (keys). 

Serta vokalis “tetap” dari Galaxy Big Band yang didatangkan dari Depok, Rachmawati “Neea Rachma” Kurnianingsih! Penyanyi “depok-pride” ini tampil bersemangat dan lincah. Seru jadinya, so pasti! 

Neea Rahma (Gideon Momongan)

Mereka juga mengundang Alonzo Brata, sebagai very special guest. Alonzo, penyanyi muda bersuara tebal rada bariton mirip Frank Sinatra, seperti menebalkan suasana swing-jazz era malam itu. Seperti biasa, Alonzo tampil terbilang prima dan…”mengejutkan” penonton. Timbre suaranya itu lho, khas dan unik! Ah, pas sudah!

Kelompok Galaxy itu menyuguhkan sekitar 15 lagu, antara lain, “Dinner with Friends”, “April in Paris”. Alonzo Brata tampil menyuguhkan “Fly Me to the Moon”, dan “In the Wee Small Hours of the Morning”. Lalu, “Time Stream”. Kemudian Neea Rahma menghidangkan,  “Cheek to Cheek” dan “It Don’t Mean a Thing If ain’t got that Swing”.

Alonzo Brata (Gideon Momongan)

Ditutup oleh  “Tain’t What You Do”, dibawakan oleh Junpei san. Lagu lainnya mereka mainkan di sesi kedua, setelah interval 10 menit. Selanjutnya ada, “The the A Train”. Alonzo Brata tampil lagi dengan  “New York, New York”, dan “Feeling Good”. 

Penampilan diteruskan Neea Rahma lewat “Geogia on My Mind”, “For Once in My Life”. Junpei Hashimoto tampil lagi membawakan, “September in the Rain”. Berikutnya medley, “C Jam Blues dan Route 66” oleh Neea Rahma. 

Sebagai encore, as requested by almost all audience, merekapun membawakan “Coffee Rhumba”, yang di sini lebih dikenal sebagai “Kopi Dangdut”, yang dibawakan sambil mengajak penonton berjoged oleh Neea Rahma.

Dan selesailah sudah. Sungguh malam yang menyenangkan. Sekali-sekali boleh dong menghabiskan malam mingguan dengan “old-time pieces” yang menyegarkan dan menyenangkan…?/ JOURNEY OF INDONESIA | *dM

Tags: Alonzo BrataEventJakartaJazzJourney of IndonesiaMusikNeea RahmaNewsPasific Place MallSwing
Share116Tweet72

Related Posts

Jakarta Fusion Jazz Festival 2026, Saat Ritme 80-an Memikat Gen Z di Kemang
Music

Jakarta Fusion Jazz Festival 2026, Saat Ritme 80-an Memikat Gen Z di Kemang

24/06/2026
Menjaga Denyut Musik Independen di Buitenstage Vol. 9 Bogor
Events

Menjaga Denyut Musik Independen di Buitenstage Vol. 9 Bogor

23/06/2026
Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Satukan Genre Lewat Single ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’
Music

Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Satukan Genre Lewat Single ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’

22/06/2026
Jelang 25 Tahun Berkarya, The Rain Luncurkan Single ‘Semoga Dia Bahagia’
Music

Jelang 25 Tahun Berkarya, The Rain Luncurkan Single ‘Semoga Dia Bahagia’

22/06/2026
Veteran Rock Indonesia, Heri Batara Resmi Rilis Video Musik ‘We Are Not Fall In’
Music

Veteran Rock Indonesia, Heri Batara Resmi Rilis Video Musik ‘We Are Not Fall In’

20/06/2026
Next Post
Romansa di Pantai Berawa dan Harmoni Tahun Kuda, Pesona Februari di VUE Canggu

Romansa di Pantai Berawa dan Harmoni Tahun Kuda, Pesona Februari di VUE Canggu

ADVERTISEMENT

Recomended

Longevity 5.0, Hadirnya Era Baru Kesehatan Tanpa Batas bagi Pria dan Wanita di Indonesia
Health

Longevity 5.0, Hadirnya Era Baru Kesehatan Tanpa Batas bagi Pria dan Wanita di Indonesia

26/06/2026
Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini
Culture

Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

25/06/2026
PRISM Beri Diskon Hotel 25%, Dorong Tren Wisata Hemat Keluarga Saat Libur Sekolah
Hotels

PRISM Beri Diskon Hotel 25%, Dorong Tren Wisata Hemat Keluarga Saat Libur Sekolah

24/06/2026
Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali
Culture

Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

24/06/2026
Wisatawan Cina Catat Pertumbuhan Tercepat ke Indonesia, Geser Jepang di Semester I 2026
Travel

Wisatawan Cina Catat Pertumbuhan Tercepat ke Indonesia, Geser Jepang di Semester I 2026

24/06/2026
Jakarta Fusion Jazz Festival 2026, Saat Ritme 80-an Memikat Gen Z di Kemang
Music

Jakarta Fusion Jazz Festival 2026, Saat Ritme 80-an Memikat Gen Z di Kemang

24/06/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.