JAKARTA — Minggu pagi di area pameran biasanya menjadi waktu bagi para pengunjung untuk berburu sisa-sisa promo. Namun, di hari terakhir penyelenggaraan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026, atmosfer yang tercipta lebih dari sekadar transaksi jual-beli. Sejak gerbang dibuka pada Minggu (26/4/2026), kerumunan pengunjung sudah memadati Main Stage, menciptakan riuh rendah diskusi yang hangat tentang masa depan alam Indonesia.
Bagi para pencinta aktivitas luar ruang, hari penutupan ini menjadi puncak dari kolaborasi lintas komunitas. Tidak hanya bicara soal hobi, panggung utama diisi dengan narasi penting mengenai kelestarian lingkungan. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah sesi Wanadri Women Divers Expedition – Ibu Karang: Coral Transplantation and Beyond.

Di atas panggung, Dr. Rita Rachmawati, Dr. Ratih C. Sari, dan Endah Sulistianti membagikan kegelisahan sekaligus optimisme mereka. Dipandu oleh moderator Ramon Y. Tungka, diskusi ini mengungkap bagaimana aksi transplantasi karang kini bermetamorfosis dari sekadar kegiatan teknis di bawah air menjadi sebuah gerakan sosial dan ekologis yang masif. Pesannya jelas: menjaga ekosistem laut bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi siapa pun yang menyebut dirinya petualang.
Energi pameran mendadak berubah menjadi penuh ketegangan saat area luar ruang diambil alih oleh kompetisi yang tidak biasa: Lomba Tarik Mobil Overland. Sebuah kendaraan tangguh berbobot lebih dari 1 ton menjadi ujian bagi otot dan ketangkasan para peserta. Riuh sorak penonton pecah saat kategori single maupun mix double berjuang menggerakkan mobil tersebut demi memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

Irfant Rifani, Project Manager DXI 2026, menjelaskan bahwa agenda unik di hari terakhir ini memang dirancang untuk meninggalkan kesan mendalam. Menurutnya, DXI bukan hanya tentang pameran, tetapi juga tentang pengalaman dan koneksi.
“Di hari terakhir ini, kami ingin meninggalkan kesan kuat melalui program-program yang melibatkan partisipasi langsung, sekaligus menginspirasi lebih banyak orang untuk mencintai aktivitas outdoor dan menjaga alam. Lomba Tarik Mobil Overland di hari terakhir ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi bagi komunitas dan pengunjung yang telah menjadi bagian dari DXI 2026. Antusiasme yang luar biasa menunjukkan bahwa semangat eksplorasi, kekuatan, dan kebersamaan masih menjadi daya tarik utama dalam industri adventure di Indonesia,” urai Irfant.
Selain suguhan edukasi dan aksi fisik, magnet utama yang sulit ditolak tentu saja adalah perang diskon dari para pemain besar industri outdoor. Para “pemburu” perlengkapan teknis dimanjakan dengan potongan harga yang cukup signifikan. Sebut saja Insta360 yang memangkas harga hingga 50 persen untuk seluruh produknya, atau Garmin yang memberikan potongan 20 persen. Brand lokal kebanggaan Indonesia, Eiger, turut memberikan diskon 10 persen, sementara Arya’s Surfcamp menawarkan opsi liburan dengan potongan harga hingga 20 persen.

Keberagaman hobi yang bertemu dalam satu ruang ini dirasakan betul oleh Ari, salah satu pengunjung setia DXI. Baginya, edisi tahun ini terasa lebih matang secara organisasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Bagi saya pameran DXI ini keren banget karena menggabungkan banyak hobi gue dan komplit bisa didapatkan dalam satu tempat. Setiap tahun selalu datang ke DXI dan tahun ini gokil sih karena lebih rapi, lebih asik, lebih variatif, lebih profesional dan pastinya lebih ramai. Buat penyuka diving, penyuka motoran, penyuka adventure, atau yang mau mencoba hal-hal yang baru nah itu cocok banget dateng ke sini dan langsung lihat opsi–opsi apa saja yang pengen kita lihat, kalau mau kembangkan hobi baru ataupun mau stick di hobi itu aja juga oke banget,” ujar Ari dengan antusias.
Seiring dengan berakhirnya jam operasional pada hari Minggu malam, DXI 2026 resmi menutup tirainya. Didukung oleh mitra strategis seperti Pertamina, BNI, Mandiri, BRI, dan Telkomsel, pameran ini berhasil mengukuhkan posisinya bukan sekadar sebagai pasar, melainkan platform kolaboratif bagi mereka yang memiliki gairah untuk menjelajah sekaligus menjaga kekayaan alam Indonesia secara berkelanjutan./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee

















