BSD – Booth Hyundai di Hall 2C ICE BSD City kedatangan tamu istimewa pada Jumat (7/8/2026). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri singgah di area pamer Hyundai saat berkeliling Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, sebuah agenda yang juga membawanya menyambangi sejumlah booth merek lain pada hari yang sama.
Namun perhatian Menko Airlangga di booth Hyundai langsung tertuju pada satu unit yang baru pertama kali diperkenalkan ke publik Indonesia dalam pameran ini yakni IONIQ 9, SUV listrik premium andalan Hyundai.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), didampingi Fransiscus Soerjopranoto yang menjabat Chief Operating Officer HMID. Keduanya mengajak Menko Airlangga melihat dari dekat detail eksterior hingga interior IONIQ 9, mobil yang sejak resmi tampil di GIIAS 2026 menjadi salah satu magnet utama booth Hyundai.
IONIQ 9 bukan sekadar SUV listrik biasa. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 110,3 kWh yang dipadukan sistem penggerak All-Wheel Drive, mampu melontarkan tenaga hingga 427,7 PS dengan torsi 700 Nm. Soal jarak tempuh, berdasarkan pengujian NEDC, IONIQ 9 sanggup menempuh hingga 734 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh, angka yang menempatkannya sebagai salah satu
SUV listrik dengan jangkauan terjauh yang pernah dipasarkan di Tanah Air.
Arsitektur kelistrikan 800 volt yang diusung IONIQ 9 turut menjadi nilai jual utama. Teknologi ini memungkinkan proses pengisian daya ultra-cepat dari 10 persen ke 80 persen rampung hanya dalam waktu sekitar 24 menit, jauh lebih singkat dibanding rata-rata SUV listrik lain di kelasnya. Di sisi kenyamanan, kabin tiga baris yang lapang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan keluarga besar maupun perjalanan jarak jauh, lengkap dengan sederet fitur premium.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Digital Side Mirrors, kaca spion konvensional yang digantikan kamera digital dan layar di kabin. Fitur ini tercatat sebagai yang pertama hadir di segmen kendaraan penumpang Indonesia, menandai langkah Hyundai memperkenalkan teknologi masa depan lebih awal dibanding kompetitor.

Selama pameran berlangsung, Hyundai turut membuka program pre-booking IONIQ 9 dengan harga spesial mulai dari Rp1,49 miliar, jauh di bawah banderol pasar internasional untuk SUV listrik dengan spesifikasi setara. Langkah ini sejalan dengan strategi Hyundai memperluas basis konsumen kendaraan listrik premium di Indonesia, sekaligus menegaskan keseriusan merek asal Korea Selatan itu dalam mendukung percepatan elektrifikasi nasional.
IONIQ 9 memang menjadi bintang utama, tetapi bukan satu-satunya kejutan di booth Hyundai. Jajaran elektrifikasi yang dipamerkan turut mencakup STARIA Electric dan STARIA Hybrid untuk segmen kendaraan niaga dan keluarga, IONIQ 5 yang sudah lebih dulu populer di pasar Indonesia, IONIQ 5 N sebagai representasi sisi performa tinggi Hyundai, hingga IONIQ 3 yang dipajang secara khusus. Rangkaian ini menggambarkan bagaimana Hyundai berupaya menjangkau hampir seluruh segmen pembeli, dari kendaraan komersial hingga mobil sport listrik.
Presiden Direktur HMID Kenny Lee sebelumnya menjelaskan bahwa keberagaman lini produk yang dibawa Hyundai ke GIIAS 2026 didasarkan pada pembacaan kebutuhan pasar yang tidak seragam. “Kami percaya setiap pelanggan memiliki preferensi mobilitas yang berbeda,” ujarnya, merujuk pada alasan Hyundai tetap mempertahankan kombinasi lini ICE, hybrid, dan listrik penuh dalam satu booth yang sama.
Kunjungan Menko Airlangga ke booth Hyundai menambah panjang daftar interaksi pejabat pemerintah dengan pelaku industri otomotif selama gelaran GIIAS 2026. Dalam kunjungannya hari itu, Airlangga juga sempat mampir ke sejumlah booth merek lain, mulai dari melontarkan candaan ringan di depan salah satu model MPV hingga menanyakan langsung harga mobil listrik kompak ke perwakilan merek asal China. Namun momen di booth Hyundai relatif berbeda, sebab yang dipamerkan bukan sekadar model reguler, melainkan produk flagship yang baru saja resmi diperkenalkan ke publik.
Kehadiran Menko Airlangga sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah turut memantau langsung perkembangan industri kendaraan listrik nasional, termasuk investasi dan inovasi yang dibawa produsen otomotif global seperti Hyundai. Momentum ini dinilai penting di tengah upaya pemerintah mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik melalui berbagai insentif dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan industri.
Bagi masyarakat yang penasaran dengan IONIQ 9 maupun deretan kendaraan elektrifikasi Hyundai lainnya, kesempatan masih terbuka untuk menyaksikan langsung di booth Hyundai, Hall 2C ICE BSD City. Pameran GIIAS 2026 sendiri masih berlangsung hingga 9 Agustus 2026, memberi waktu tersisa bagi pengunjung untuk menjajal test drive, mengenal ekosistem layanan myHyundaiCare, sekaligus memanfaatkan sejumlah program penjualan eksklusif yang hanya tersedia selama pameran./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee


















