Saturday, April 18, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    Festival Budaya Lembah Baliem 2025, Jayawijaya Kembali Tampilkan Warisan Leluhur ke Pentas Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    AirAsia MOVE Dorong Wisata Budaya Dayung Indonesia ke Kancah Dunia

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

    Pohon Mandala di Borobudur: Simbol Kesadaran Semesta yang Mengakar dalam Spiritualitas Nusantara

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Doku Talk Hadirkan Tema Menakar Efek Awan Gelap Ekonomi Global di Indonesia

by Ibonk
04/10/2022
Reading Time: 4 mins read
Doku Talk Hadirkan Tema Menakar Efek Awan Gelap Ekonomi Global di Indonesia

Doku Talk bersama narasumber Director Batavia Prosperindo Aset Manajemen Eri Kusnadi, Deputy Director INDEF Eko Listiyanto, dan Praktisi Perencanaan Keuangan dan Investasi Benny Sufami (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Walau dinamika ekonomi global masih terus bergejolak, namun daya topang ekonomi Indonesia disebut-sebut masih aman, dan pada akhir tahun diprediksi mengalami pertumbuhan. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan bahkan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2022 akan sesuai dan bisa melebihi target pemerintah pada level 5,2%. Lalu bagaimana pendapat analis ekonomi merespons situasi ekonomi ini?

Terkait akan hal ini, Doku Talk yang merupakan platform diskusi literasi keuangan dan pasar modal di Indonesia mencoba aktif membicarakan tema-tema diskusi keuangan terkini di Indonesia. Fokus Doku Talk ialah memberikan publik informasi akurat dan valid mengenai literasi keuangan. Untuk kali ini Doku Talk mengangkat tema “Menakar Efek Awan Gelap Ekonomi Global di Indonesia”, yang ditayangkan melalui channel YouTube Doku Talk, Senin 3 Oktober 2022 lalu.

Baca juga :

“Festival of JOY”, Jejak 25 Tahun BMW di Indonesia dan Nostalgia Catatan Si Boy

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Hadirkan Wadah Inovasi Bagi Anak Muda

Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam

Seperti yang disebutkan oleh Deputy Director INDEF Eko Listiyanto, bahwa tantangan ekonomi sudah mulai terasa dari beberapa bulan sebelumnya. Terutama dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan perubahan nilai tukar rupiah. “Kalau nilai tukar sudah melemah, artinya ada problem dalam optimisme. Namun, harapan untuk mencapai pertumbuhan di akhir tahun 5% masih ada. Artinya kemungkinan akan tumbuh 5%,” ungkapnya dalam serial diskusi bulanan literasi investasi dan perencanaan keuangan, serta pasar modal di Indonesia, Doku Talk.

Sementara tentang pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini, menurut analisis Eko, disebut dalam batas wajar dibandingkan dengan pelemahan nilai tukar mata uang di berbagai negara lainnya. “Tidak ada yang bisa menghindari dampak dari kenaikan suku bunga Amerika Serikat yang agresif, ya respon di Indonesia terutama menaikkan suku bunga acuan, terus juga menjaga agar tidak kehabisan energi (BBM).”

Eko juga menyampaikan, berdasarkan kekuatan penopang ekonomi dalam negeri itu, economy outlook 2023 di Indonesia hanya terjadi perlambatan, tidak sampai kepada resesi ekonomi. “Implikasinya tentu permintaan komoditas menurun, dan harganya juga akan menurun, dampaknya ke penerimaan negara yang mengalami penurunan. Pemerintah harus menjaga dan mencari support untuk harga komoditas yang mungkin tidak setinggi saat ini di tahun depan. Ini yang harus dipikirkan oleh pemerintah untuk menjaga APBN dalam pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Meski begitu, menurut Eko, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan kuat menahan gejolak ekonomi yang akan terjadi di masa depan. Negara-negara lain mungkin mengalami resesi, namun di Indonesia, hal itu tidak akan sampai terjadi karena adanya daya tahan dan penopang ekonomi dari berbagai aspek yang sudah dan akan dilakukan. “Dugaan saya tidak akan sampai terjadi resesi di tahun depan, tapi memang ada penurunan ekonomi. Ekonomi masih bergerak, tapi tidak seperti tahun ini,” imbuhnya.

Talkshow Menakar Efek Awan Gelap Ekonomi Global di Indonesia Doku Talk 2 (Ist)

Menanggapi dinamika isu ekonomi global dan penguatan pertumbuhan nasional, Director Batavia Prosperindo Aset Manajemen Eri Kusnadi mengatakan bahwa ekonomi Indonesia masih dalam keadaan yang tangguh. “Saya rasa sampai dengan 2022 masih cukup oke. Walaupun kita tidak bisa melihat semua indikatornya bagus dalam bentuk ideal. Tapi secara prakteknya, bagus beneran. Contohnya yield obligasi, lalu nilai tukar rupiah, bahkan untuk pasar saham, kita masih menjadi salah satu di dunia yang masih positif dalam year to date-nya,” tuturnya.

Eri menyebut kondisi yang terjadi saat ini justru harus disikapi dengan bijak bagi para investor dalam melakukan tindakan. “Kita harus disiplin sesuai dengan profil risiko kita. Memang mungkin kalau suku bunga naik, obligasi bisa saja kurang menarik. Tapi bagi investor yang konservatif, ya tidak harus pindah ke pasar saham juga. It’s creating another problem. Kita harus disiplin dari profil risiko, perencanaan keuangan, jangka waktu, dan kebutuhan kelas aset yang mana.” ujar Eri.

Untuk investor pasar saham, kata Eri, para investor itu harus disiplin dalam melakukan averaging. “Bukan lihat tanggal atau bulan, namun dapat melihat posisi. Kalau misalkan dari posisi terakhir dibandingkan dengan sekarang selisihnya sudah lumayan, kita melakukan averaging. Karena terlepas dari fundamental ekonominya yang kuat, kalau kita bicara pasar saham tidak dapat dihindari berita dan sentimen jangka pendek. Jadi harus jeli melakukan averaging,” analisisnya.

Sementara itu, Praktisi Perencanaan Keuangan dan Investasi Benny Sufami mengemukakan pendapatnya bahwa kondisi ekonomi yang saat ini terjadi justru dapat memberikan peluang bagi para investor dalam mengembangkan perencanaan keuangannya. Menurutnya, banyak aspek-aspek investasi yang masih bisa dijajaki di dalam situasi seperti ini. “Kita mesti optimistis dengan berbagai situasi. Kondisi ini harus dapat kita manfaatkan dengan mengatur pola perencanaan keuangan yang sehat. Kita harus efektif dan efisien dalam mengatur keuangan kita,” ujarnya.

Benny menjelaskan secara sederhana praktek keuangan yang teratur. Misalnya, bagi mereka yang dalam sebulan mendapatkan penghasilan, mulai melakukan perencanaan anggaran yang baik, teratur, dan disiplin. “Buat anggaran bulanan, kalau bisa tambah pemasukan dan kontrol pengeluaran. Kemudian, sisihkan penghasilan untuk ditabung. Buat laporan keuangan mingguan, jika perlu harian. Dan jangan lupa, melakukan investasi untuk masa depan dengan portofolio yang sesuai,” ungkapnya./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Diskusi EkonomiDoku TalkEkonomiEvent
Share312Tweet195

Related Posts

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Hadirkan Wadah Inovasi Bagi Anak Muda
News

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Hadirkan Wadah Inovasi Bagi Anak Muda

17/04/2026
Komunitas Ducati Wujudkan Mimpi Santri Pondok Pesantren Daarut Toha, Sukabumi
Automotive

Komunitas Ducati Wujudkan Mimpi Santri Pondok Pesantren Daarut Toha, Sukabumi

13/04/2026
PT Mei Tech Indo Resources Hadirkan Sinopec & The Alpha Momentum untuk Dominasi Pasar Global 2026
News

PT Mei Tech Indo Resources Hadirkan Sinopec & The Alpha Momentum untuk Dominasi Pasar Global 2026

10/04/2026
Anis Byarwati Menilik Efektivitas Coretax dalam Memperluas Basis Pajak Nasional
News

Anis Byarwati Menilik Efektivitas Coretax dalam Memperluas Basis Pajak Nasional

10/04/2026
Menjaga Napas Industri Kelapa, Sasa Inti dan IPB Bersinergi Perkuat Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani
News

Menjaga Napas Industri Kelapa, Sasa Inti dan IPB Bersinergi Perkuat Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

07/04/2026
Next Post
JENDELA.ID Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual

JENDELA.ID Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual

ADVERTISEMENT

Recomended

“Festival of JOY”, Nostalgia Catatan Si Boy dan Jejak 25 Tahun BMW di Indonesia
Automotive

“Festival of JOY”, Nostalgia Catatan Si Boy dan Jejak 25 Tahun BMW di Indonesia

17/04/2026
Samsung Solve for Tomorrow 2026 Hadirkan Wadah Inovasi Bagi Anak Muda
News

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Hadirkan Wadah Inovasi Bagi Anak Muda

17/04/2026
Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial
Automotive

Strategi Foton Kawal Arus Elektrifikasi di Jalur Komersial

16/04/2026
Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam
Events

Membawa Harum Tanah Air, Saat Kopi dan Cokelat Indonesia Menembus Amsterdam

16/04/2026
Strategi The Palace Jeweler Apresiasi Pelanggan lewat Semarak Pengundian Nasional 2026
Fashion

Strategi The Palace Jeweler Apresiasi Pelanggan lewat Semarak Pengundian Nasional 2026

15/04/2026
Lab Indonesia 2026, Menakar Denyut Inovasi dari Presisi Global menuju Kemandirian Nasional
Events

Lab Indonesia 2026, Menakar Denyut Inovasi dari Presisi Global menuju Kemandirian Nasional

15/04/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.