Monday, May 25, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    “Legacy on the Move”, Menier Cognac Resmi Debut Siap Bawa Warisan Eaux-de-Vie Prancis ke Palate Modern Indonesia

    danau kelimutu

    7 Tempat Wisata Terunik di Indonesia yang Bikin Kamu Tak Percaya Sebelum Melihat Sendiri!

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

    Semangat Generasi Muda Lestarikan Aksara Batak Lewat Parsiajaran Marsurat Batak

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Menyoal Insentif Ramadan Rp 12,8 Triliun, Anis Byarwati Ingatkan Soal Tepat Sasaran dan Dampak Jangka Panjang

by Redaksi
22/02/2026
Reading Time: 3 mins read
Menyoal Insentif Ramadan Rp 12,8 Triliun, Anis Byarwati Ingatkan Soal Tepat Sasaran dan Dampak Jangka Panjang

Anis Byarwati (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Momentum Ramadan dan Idul Fitri 2026 kembali menjadi panggung bagi pemerintah untuk mengintervensi pasar. Kali ini, dana sebesar Rp 12,8 triliun digelontorkan dalam bentuk insentif bantuan pangan hingga subsidi transportasi mudik. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang kerap melonjak menjelang hari raya.

Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menilai kebijakan ini sebagai langkah yang wajar mengingat besarnya potensi perputaran uang di daerah selama masa Lebaran. Namun, ia memberikan catatan tebal bahwa kebijakan ini tidak boleh hanya menjadi ritual musiman yang kering akan evaluasi. “Ramadan dan Lebaran itu bukan hanya momentum ibadah, tapi juga momentum ekonomi. Setiap tahun perputaran uang meningkat, konsumsi naik, dan daerah-aerah ikut bergerak. Jadi wajar kalau pemerintah hadir dengan mengeluarkan insentif Rp12,8 triliun untuk bantuan pangan dan transportasi,” ujar Anis saat ditemui di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Baca juga :

Ismed Sofyan dan Atep Lepas Rivalitas demi Anak Pejuang Kanker Dibawah Naungan Pita Kuning

Sentuhan Perempuan Lintas Generasi di Film ‘Desember Jani’

Mengintip Kesiapan Audi Indonesia Rilis SUV Q-Series Anyar

Meski dukungan anggaran tersebut tergolong masif, Anis menyoroti persoalan klasik yang sering membayangi penyaluran bantuan sosial di Indonesia, yakni akurasi data. Menurutnya, niat baik pemerintah bisa menjadi sia-sia jika eksekusi di lapangan tidak berjalan presisi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas distribusi agar tidak terjadi salah sasaran. “Yang paling penting adalah data dan distribusinya. Jangan sampai yang seharusnya menerima malah terlewat, dan yang tidak berhak justru mendapat bantuan. Kuncinya bukan di niat baik, tapi di kualitas eksekusi,” tegas Anis.

Ia juga menambahkan agar penyaluran bantuan pangan tidak mengganggu ekosistem pasar di tingkat bawah. Pemerintah harus memastikan bahwa masuknya bantuan pangan dalam skala besar tidak justru memukul kesejahteraan petani dan pedagang kecil akibat distorsi harga. Menurutnya, harga di tingkat produsen harus tetap dijaga agar tetap sehat dan menguntungkan.

Terkait ambisi pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tahun ini, Anis bersikap realistis. Ia memandang insentif Ramadan dan Lebaran lebih sebagai penopang konsumsi rumah tangga dalam jangka pendek ketimbang mesin utama penggerak pertumbuhan tahunan. “Kalau ditanya apakah kebijakan ini bisa membantu target 6 persen? Saya melihatnya sebagai penopang, bukan penentu utama. Stimulus Ramadan ini ibarat vitamin, bukan fondasi. Pertumbuhan ekonomi yang kuat tetap membutuhkan investasi, ekspor, dan kepastian usaha,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa daya beli yang berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial. Kekuatan ekonomi masyarakat yang sesungguhnya harus ditopang oleh ketersediaan lapangan kerja yang luas dan pendapatan masyarakat yang stabil pasca-musim hari raya berakhir.

Selain insentif fiskal, kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pekerja menjelang mudik juga mendapat sorotan positif. Anis menilai fleksibilitas kerja ini sebagai strategi cerdas untuk mendistribusikan perputaran uang ke daerah lebih awal dan lebih lama. “Work From Anywhere menjelang mudik bisa jadi kebijakan yang cukup cerdas kalau dikelola baik. Ini bisa mengurai kepadatan arus dan memperpanjang waktu tinggal masyarakat di kampung halaman, sehingga ekonomi daerah ikut bergerak lebih lama,” ungkap Anis.

Kendati demikian, ia memberikan peringatan keras terkait kualitas pelayanan publik. Ia berharap fleksibilitas lokasi kerja tidak menjadi alasan bagi menurunnya produktivitas birokrasi. “Yang penting produktivitas ASN dan pelayanan publik tetap terjaga. Jangan sampai fleksibel, tapi pelayanan jadi lambat,” tutupnya.

Pada akhirnya, efektivitas dana Rp 12,8 triliun ini akan sangat bergantung pada pengawasan di lapangan. Tanpa penguatan ekonomi yang struktural, insentif ini hanya akan menjadi stimulus sementara yang menguap seiring berakhirnya gema takbir./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Anis ByarwatiBantuan PanganEkonomiInsentif RamadanJourney of IndonesiaKomisi XI DPRLebaranMudikNewsPertumbuhan Ekonomi
Share114Tweet71

Related Posts

Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film
News

Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film

22/05/2026
Menjawab Tantangan Energi, PEVS 2026 Fokus pada Ekosistem Mobilitas Masa Depan
Automotive

Menjawab Tantangan Energi, PEVS 2026 Fokus pada Ekosistem Mobilitas Masa Depan

21/05/2026
Membaca Arah Baru Grab: Program Akses Hemat Driver Berakhir, Bagaimana Nasib Tarif Konsumen?
News

Membaca Arah Baru Grab: Program Akses Hemat Driver Berakhir, Bagaimana Nasib Tarif Konsumen?

20/05/2026
Lampaui Tren Mode, Warna Abu-Abu New Balance Bergerak Bersama Keseharian Urban
News

Lampaui Tren Mode, Warna Abu-Abu New Balance Bergerak Bersama Keseharian Urban

19/05/2026
Gandeng Yayasan Nawasena Luna Maya dan Andien, The Palace Unjuk Peduli ke Tanah Rencong
News

Gandeng Yayasan Nawasena Luna Maya dan Andien, The Palace Unjuk Peduli ke Tanah Rencong

18/05/2026
Next Post
Magnet Otomotif Nasional, IIMS 2026 Raup Transaksi Rp 8,7 Triliun

Magnet Otomotif Nasional, IIMS 2026 Raup Transaksi Rp 8,7 Triliun

ADVERTISEMENT

Recomended

Ismed Sofyan dan Atep Lepas Rivalitas demi Anak Pejuang Kanker Dibawah Naungan Pita Kuning
Events

Ismed Sofyan dan Atep Lepas Rivalitas demi Anak Pejuang Kanker Dibawah Naungan Pita Kuning

24/05/2026
Geliat “Kamis Betawi”, Ikhtiar Membumikan Busana Adat untuk Generasi Muda
Hotels

Geliat “Kamis Betawi”, Ikhtiar Membumikan Busana Adat untuk Generasi Muda

24/05/2026
Sentuhan Perempuan Lintas Generasi di Film ‘Desember Jani’
FIlm

Sentuhan Perempuan Lintas Generasi di Film ‘Desember Jani’

23/05/2026
Mengintip Kesiapan Audi Indonesia Rilis SUV Q-Series Anyar
Automotive

Mengintip Kesiapan Audi Indonesia Rilis SUV Q-Series Anyar

23/05/2026
Nabila Fenelia Juarai Miss Tourism Universe 2026, Menang Lewat Kualitas Kognitif dan Perilaku
Events

Nabila Fenelia Juarai Miss Tourism Universe 2026, Menang Lewat Kualitas Kognitif dan Perilaku

22/05/2026
Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film
News

Menjaga Remaja di Jagat Maya, Instagram Kini Pasang Pembatasan Konten Layaknya Sensor Film

22/05/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.