JAKARTA – Wajah pariwisata modern telah berubah total. Bagi generasi Milenial dan Gen Z, kemewahan bukan lagi soal destinasi yang jauh, melainkan seberapa praktis sebuah perjalanan bisa direncanakan dalam genggaman ponsel. Menangkap keresahan wisatawan yang seringkali terjebak dalam kerumitan berpindah-pindah aplikasi, Klook mengambil langkah berani dengan merangkul dua raksasa aviasi dan pariwisata nasional, Garuda Indonesia dan InJourney.
Kolaborasi yang diresmikan di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) ini bukan sekadar seremoni kerja sama biasa. Ini adalah upaya serius membangun jembatan digital yang menghubungkan tiket pesawat dengan pengalaman lokal di destinasi tujuan secara seamless. Melalui integrasi teknologi, wisatawan kini tidak perlu lagi bingung mencari aktivitas setibanya di bandara, karena semuanya sudah terangkum dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Sarah Wan, General Manager Klook untuk wilayah Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, mengungkapkan bahwa langkah ini adalah respon atas pergeseran perilaku traveler yang kini sangat memuja kemudahan end-to-end. “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Garuda Indonesia dan InJourney sebagai bagian dari ekosistem strategis pariwisata nasional. Seiring dengan perubahan perilaku traveler yang kini menginginkan kemudahan dalam merencanakan perjalanan secara end-to-end, Klook berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas kolaborasi guna menciptakan pengalaman wisata yang lebih praktis dan personal,” ujar Sarah.

Implementasi nyata dari kerja sama ini dapat langsung dirasakan pengguna melalui fitur anyar bertajuk “Garuda Indonesia Things to Do”. Fitur ini kini bertengger manis di aplikasi FlyGaruda serta situs resmi maskapai pelat merah tersebut. Artinya, saat seseorang memesan tiket ke Bali atau Tokyo, mereka bisa langsung mengamankan tiket masuk atraksi hingga tur lokal dalam satu transaksi yang sama.
Langkah ini mempertegas posisi Garuda Indonesia yang tengah bersalin rupa menjadi one-stop travel platform. Menariknya, sinergi ini juga menyentuh aspek loyalitas pelanggan. Setiap reservasi aktivitas wisata yang dilakukan melalui platform tersebut akan dikonversi menjadi poin GarudaMiles.
Purwa Adi Gurnita, Miles & Ancillary Group Head Garuda Indonesia, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan memberikan nilai tambah yang konkret bagi penumpang.
“Melalui fitur Garuda Things To Do ini, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi para pengguna jasa untuk menikmati beragam atraksi dan aktivitas wisata, baik di destinasi domestik maupun internasional, secara praktis dalam satu aplikasi. Setiap transaksi melalui Garuda Things To Do juga akan memberikan keuntungan tambahan berupa perolehan GarudaMiles yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan untuk menikmati berbagai benefit serta pengalaman perjalanan eksklusif bersama Garuda Indonesia. Kolaborasi dengan Klook ini juga menjadi langkah strategis Garuda Indonesia dalam memperluas nilai tambah layanan perjalanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menguntungkan,” kata Purwa.

Di sisi lain, keterlibatan InJourney sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata membawa misi yang lebih makro, visibilitas global. Sebagai dirigen yang mengorkestrasi bandara, perhotelan, hingga pengembangan kawasan wisata di Indonesia, InJourney melihat platform digital seperti Klook sebagai jendela dunia untuk mengintip potensi wisata nusantara yang belum terjamah.
Sinergi ini nantinya akan mewujud dalam kampanye promosi terpadu yang melibatkan para pembuat konten (influencer) dan aktivasi digital yang menyasar segmen pasar secara spesifik. Tujuannya jelas, yakni mengubah ketertarikan di layar ponsel menjadi kunjungan fisik ke berbagai destinasi unggulan.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menekankan pentingnya daya saing digital di pasar pariwisata saat ini. “Sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata, InJourney memiliki peran untuk memastikan potensi pariwisata Indonesia terhubung dengan pasar yang lebih luas melalui ekosistem yang terintegrasi. Kolaborasi bersama Klook menjadi langkah penting untuk memperkuat promosi destinasi Indonesia secara lebih targeted, digital, dan berbasis pengalaman. Dengan jangkauan platform Klook, kami berharap destinasi dan produk wisata Indonesia semakin mudah ditemukan, dipilih, dan dinikmati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara,” tutur Veronica.
Dengan integrasi yang semakin erat antara transportasi udara, pengelolaan destinasi, dan platform aktivitas digital, masa depan pariwisata Indonesia tampak kian cerah. Harapannya, efisiensi yang ditawarkan melalui teknologi ini mampu mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata nasional, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih manusiawi dan personal bagi setiap orang yang ingin menjelajahi indahnya dunia./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk


















