Sunday, July 12, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Usung Konsep Wisata Edukasi, Ayo Seru Seruan ke Desa Cibuntu

by Ibonk
29/08/2020
Reading Time: 3 mins read
Usung Konsep Wisata Edukasi, Ayo Seru Seruan ke Desa Cibuntu

Camping Site Desa Cibuntu, Kuningan (Ibonk)

Share on FacebookShare on Twitter

Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) dalam kegiatan Press Tour & Seminar Series: Bandung, Kuningan dan Cirebon berkesempatan mengunjungi desa Wisata Cibuntu. Dalam kunjungannya di Desa Cibuntu, para anggota Forwaparekraf disambut oleh Kepala Desa Cibuntu H. Awam.

Berada dibawah kaki Gunung Ciremai, desa wisata Cibuntu merupakan desa yang berada di Kabupaten Kuningan dan berbasis mengangkat pemberdayaan masyarakatnya.

Baca juga :

Kolaborasi Kemenpar dan Kemenkop, Dorong Pokdarwis Jadi Penggerak Ekonomi Desa Wisata

Menpar Puji Keberhasilan Desa Wukirsari Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia

Hanoman The Satria Wanara: Pertunjukan Spesial Solo Safari yang Menghipnotis Pengunjung

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cibuntu, H. Awam mengatakan bahwa keadaan yang diraih desa ini adalah berkah dan anugerah bagi desa mereka. Itu merupakan kebanggaan bagi masyarakat di desa Cibuntu. Cibuntu juga mendapatkan predikat dari Kementerian Pariwisata menjadi desa terbaik kedua di Indonesia sebagai desa wisata.

“Tanpa menguntungkan masyarakat, tanpa kami berusaha untuk kesejahteraan masyarakat, apa gunanya menjadi desa wisata. Yang paling penting adalah bagi saya, apapun Insya Allah masyarakat harus tetap di nomorsatukan,” ujarnya pada saat menerima kunjungan Forwaparekraf, Jumat (28/8).

Kampung Domba, Desa Cibuntu, Kuningan (Ibonk)

Awam menambahkan, Desa Cibuntu hanya menampilkan kesederhanaan. Disini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah megalitikum, neolitikum, tempat petilasan, arca dan sebagainya. Selain itu, desa Cibuntu juga siap untuk menerima wisatawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

“Kami cukup bangga menjadi bagian dari Desa Wisata Cibuntu yang memiliki daya tarik bukan karena hiasan saja yang mempercantiknya, akan tetapi pembinaan berkesinambungan dan komitmen komunitas masyarakatnya dalam menjaga keberadaan Desa Wisata Cibuntu yang jadi kekuatan utama. Masyarakat Desa Wisata Cibuntu pun selalu menjaga Sapta Pesona sebagai acuan mengelola keberlangsungan Desa Wisata ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forwaparekraf, Johan Sompotan memberikan pujian terhadap Desa Wisata Cibuntu yang pernah menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia maupun Asia Tenggara.

“Kami terpesona dengan sambutan hangat Desa Wisata Cibuntu. Kenapa kami pilih Desa Wisata Cibuntu, karena Desa Wisata ini telah menerapkan protokol kesehatan yang baik, kondisinya yang merupakan kawasan wisata luar ruang sehingga punya resiko penyebaran Covid-19 yang rendah dan tentunya telah siap menerima kehadiran wisatawan dari berbagai tempat karena sudah terjamin kualitasnya yang telah diakui di Indonesia maupun Asia Tenggara,” ungkap Johan.

Salah seorang pengrajin Suling di Desa Cibuntu tengah mencoba suling hasil buatannya (Ibonk)

Untuk menuju lokasi ini, jika anda pergi dari Cirebon, maka rute yang dilalui adalah melalui Cirebon – Sumber (Plangon) – Mandirancan – Paniis – Cibuntu yang berjarak sekitar 30 km. Suasana desa yang asri, bersih, sejuk udaranya, indah, ramah tamah penduduknya, membuat pengunjung betah berwisata ke Desa Cibuntu.

Wisatawan juga dapat menyaksikan kesenian dari bambu seperti angklung, calung, seruling di saung di Pojok Awi. Bisa juga melihat peternakan domba, Desa Cibuntu yang memiliki Kampung Domba. Dari jauh, sepintas mirip rumah-rumah penduduk. Padahal itu kandang domba yang beratapkan genting dari tanah liat.

Atau jika ingin melihat situs-situs megalitikum dan situs peninggalan kerajaan dapat langsung menetapkan hari untuk berkunjung kesini.

Selain itu, ada mata air “Ci Kahuripan”. Ci artinya air, Kahuripan artinya hidup. Air tersebut aman diminum langsung. Tak jauh dari mata air tersebut, ada kawasan konservasi bambu petung. Di kawasan konservasi, wisatawan dapat menjumpai air terjun. Namun, saat kemarau, debit airnya sedikit.

Tertarik untuk bermalam di sini, tak perlu khawatir. Di Cibuntu ada 60 homestay yang merupakan rumah warga. Bahkan ada homestay di Cibuntu yang mendapat penghargaan homestay terbaik tingkat ASEAN dengan biayanya Rp100 ribu per orang per malam. Harga tersebut belum termasuk biaya makan.

Selain homestay, ada pula camping ground. Uniknya, di areal camping ground tersebut ada kolam renang yang airnya berasal dari Gunung Ciremai. Untuk sewa tenda, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 100 ribu per tenda./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: Desa CibuntuDesa WisataKampung DombaWisata Edukasi
Share910Tweet569

Related Posts

LUME Hadir di Kalibata, Suguhkan Kuliner Asia Fusion Terbaru
Hotels

LUME Hadir di Kalibata, Suguhkan Kuliner Asia Fusion Terbaru

09/07/2026
Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan Ajak Anak Liburan Tanpa Gawai di Summer Fun with Bobo
Hotels

Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan Ajak Anak Liburan Tanpa Gawai di Summer Fun with Bobo

09/07/2026
Dopamine Snacks Jadi Gaya Baru Anak Muda Kelola Mood Lewat Cemilan
Culinary

Dopamine Snacks Jadi Gaya Baru Anak Muda Kelola Mood Lewat Cemilan

08/07/2026
Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia
News

Jakarta Aquarium Safari Jadi Primadona, Susul Deretan Wahana Top se Asia

08/07/2026
Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan
News

Kanomas Hadirkan Platform Umroh Digital untuk Perkuat Ekosistem Distribusi Perjalanan

07/07/2026
Next Post
Momentum 100 Tahun Gedung Sate, Untuk Kembangan Pariwisata Jabar

Momentum 100 Tahun Gedung Sate, Untuk Kembangan Pariwisata Jabar

ADVERTISEMENT

Recomended

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81
Music

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81

12/07/2026
Meski Cedera Bahu dan Sempat Terjatuh, Diva Ismayana Tetap Rebut Posisi Kedua di Kualifikasi Kejurnas Motocross Round 5
Automotive

Meski Cedera Bahu dan Sempat Terjatuh, Diva Ismayana Tetap Rebut Posisi Kedua di Kualifikasi Kejurnas Motocross Round 5

12/07/2026
Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli
FIlm

Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli

11/07/2026
GAC Tembus 30 Juta Unit Produksi Global, Indonesia Jadi Bagian dari Sejarah Itu
Automotive

GAC Tembus 30 Juta Unit Produksi Global, Indonesia Jadi Bagian dari Sejarah Itu

11/07/2026
35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”
News

35 Tahun Berselang, Teater Koma Siap Hidupkan Kembali Lakon “Rumah Sakit Jiwa”

10/07/2026
Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia
News

Peluncuran Buku TATAH, Kukuhkan Jepara sebagai Kota Ukir Dunia

10/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.