Thursday, July 30, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa

by Redaksi
30/07/2026
Reading Time: 4 mins read
Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa

Malam Pesona Kawanua, siap digelar di De Concert Room, Deheng House, Jakarta (iBonk)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Sebanyak 24 penyanyi profesional asal Sulawesi Utara akan menari sekaligus bernyanyi dalam satu koreografi utuh pada Malam Pesona Kawanua 2026, sebuah tantangan yang tidak biasa mereka jalani di atas panggung. Perhelatan budaya ini akan digelar Minggu, 2 Agustus 2026 di De Concert Room, Deheng House, Jakarta, menghadirkan musik, tarian tradisional, kolintang, hingga kisah-kisah khas Minahasa dalam satu rangkaian acara yang menyatukan lintas generasi masyarakat Kawanua.

Kelompok seni Maengket Matuari menjadi salah satu sorotan utama tahun ini karena tampil dengan konsep berbeda dari pertunjukan Maengket pada umumnya. Jika biasanya tarian ini dibawakan oleh penari, kali ini seluruh penampil merupakan penyanyi profesional yang harus belajar menari dari nol. Perwakilan Maengket, Elce Ngantung, mengaku pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya dan rekan-rekannya. “Biasanya kami hanya bernyanyi. Sekarang kami harus memahami makna lagu, menari, sekaligus membangun ekspresi sesuai cerita yang dibawakan. Latihannya sudah lebih dari tiga bulan,” ujarnya.

Baca juga :

Menpar Sebut SEABEF 2026 Akan Kukuhkan RI Jadi Hub MICE ASEAN

Debut Global OMODA O4 di Indonesia, Hadirkan Mobil Listrik Berotak AI

PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, 60 Brand dari 12 Negara Ramaikan NICE PIK 2

Gagasan menghadirkan Malam Pesona Kawanua lahir dari keinginan sederhana penyanyi senior Ermy Kullit, salah satu penggagas acara ini. Selama puluhan tahun berkarya, ia melihat masih banyak khazanah lagu Minahasa yang belum dikenal luas oleh publik Indonesia. “Selama ini orang mungkin hanya mengenal ‘O Ina Ni Keke’. Padahal lagu-lagu Minahasa sangat banyak dan indah. Kami ingin memperkenalkan semuanya kepada masyarakat Indonesia,” ujar Ermy saat konferensi pers di Deheng House, Jakarta.

Bagi Ermy, misi acara ini bukan semata untuk masyarakat Sulawesi Utara. Ia percaya budaya hanya akan terus hidup apabila diperkenalkan kepada generasi baru dan masyarakat yang lebih luas, sehingga musik dipilih sebagai jembatan yang mudah diterima siapa saja.

“Kami ingin ‘Manadokan’ Indonesia. Musik menjadi bahasa yang menyatukan semua orang. Siapa pun bisa menikmati lagu Manado walaupun tidak memahami seluruh liriknya,” katanya. Ia pun berharap Malam Pesona Kawanua dapat berkembang menjadi agenda budaya nasional, bahkan tampil hingga ke luar negeri mengingat komunitas Kawanua tersebar di berbagai negara.

Dari sisi musikalitas, seluruh aransemen digarap oleh Nyong Anggoman bersama Kolintang Pinotoan Bersaudara. Berbeda dari tahun sebelumnya yang menggunakan format big band, tahun ini musik dikemas lebih ringkas agar mudah dibawa berkeliling ke berbagai daerah tanpa mengorbankan kualitas. Nyong menjelaskan bahwa lagu-lagu Minahasa akan tampil dengan warna yang lebih segar dan kontemporer. “Ada sentuhan jazz, pop, bahkan rock. Jadi tetap terasa lagu Manado, tetapi lebih mudah diterima semua kalangan,” ujarnya. Ermy menambahkan.

Deheng House menyatakan kesiapannya menjadi ruang kreatif yang mendukung pelestarian budaya Nusantara (iBonk)

Ermy juga menyebutkan bahwa pendekatan ini sengaja dirancang agar penonton yang belum pernah mendengar lagu Minahasa tetap bisa menikmatinya. “Yang penting ketika orang mendengar lagu-lagu itu mereka dapat menikmatinya. Dari situ mereka mulai mengenal budaya Minahasa,” katanya.

Tantangan serupa turut dirasakan Febiola Kawatu, yang mengaku harus mempelajari kembali bahasa daerah Minahasa agar mampu menyampaikan pesan setiap lagu secara tepat kepada penonton. Selain musik dan tari, Malam Pesona Kawanua juga menghadirkan segmen Makaaruyen yang dibawakan Donny Sumayouw dan Jane Maringka, menampilkan tradisi lisan Minahasa yang sarat nilai persaudaraan dan kebijaksanaan lokal. Panggung sepanjang malam akan dipandu langsung oleh Ermy Kullit sebagai host, dengan penampilan spesial Tielman Sisters, Eka Deli, Dirly, serta sederet seniman Kawanua lainnya.

Sebagai tuan rumah, Deheng House menyatakan kesiapannya menjadi ruang kreatif yang mendukung pelestarian budaya Nusantara. Direktur Utama Deheng House sekaligus promotor acara, Amaliah Ananda Abadi, mengatakan pihaknya merasa terhormat dipercaya menjadi rumah bagi penyelenggaraan Malam Pesona Kawanua.

“Budaya memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai latar belakang. Karena itu kami ingin menghadirkan panggung yang mampu menghubungkan seni, budaya, industri kreatif, hingga pariwisata Indonesia,” katanya. Dukungan turut datang dari PT Pertamina (Persero), BOOKCABIN, dan Digital Media Creative (DMC), sebuah kolaborasi lintas sektor yang diharapkan memperkuat upaya pelestarian budaya melalui pendekatan kreatif yang relevan dengan generasi masa kini.

Jakarta bukan menjadi titik akhir dari perjalanan Malam Pesona Kawanua. Program ini disiapkan menjadi tur budaya ke berbagai wilayah Indonesia Timur, termasuk Sulawesi dan Maluku, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas seni di berbagai daerah.

Project Director Wita Wibisono mengatakan seluruh tim ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan kesan emosional bagi setiap penonton. “Malam Pesona Kawanua bukan sekadar pertunjukan seni. Kami ingin setiap orang pulang dengan rasa bangga terhadap budaya Indonesia dan merasakan hangatnya semangat Torang Samua Basudara,” ujarnya.

Dengan menghadirkan para legenda musik, seniman lintas generasi, komunitas budaya, hingga kolaborasi berbagai pelaku industri kreatif, Malam Pesona Kawanua 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda budaya yang memperkuat identitas masyarakat Minahasa sekaligus memperkenalkan pesona Sulawesi Utara kepada Indonesia secara lebih luas./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Budaya MinahasaDeheng HouseErmy KullitJourney of IndonesiaKawanua JakartaKolintangKonser Budaya 2026Maengket MatuariMalam Pesona KawanuaSulawesi UtaraTielman Sisters
Share114Tweet71

Related Posts

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun
Music

Tribute to 2D, Konser Intim Kenang Karya Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun

21/07/2026
Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda
Music

Rilis Live In Switzerland 2005, Discus Harapkan Jemput Pendengar Muda

19/07/2026
DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting
Music

DNANDA Rilis ‘Tiba-Tiba Kau’, Angkat Kisah Soal di Ghosting

15/07/2026
Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”
Music

Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”

13/07/2026
Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81
Music

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81

12/07/2026
ADVERTISEMENT

Recomended

Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa
Music

Malam Pesona Kawanua 2026 Satukan Musik dan Budaya Minahasa

30/07/2026
Menpar Sebut SEABEF 2026 Akan Kukuhkan RI Jadi Hub MICE ASEAN
Uncategorized

Menpar Sebut SEABEF 2026 Akan Kukuhkan RI Jadi Hub MICE ASEAN

29/07/2026
Debut Global OMODA O4 di Indonesia, Hadirkan Mobil Listrik Berotak AI
Automotive

Debut Global OMODA O4 di Indonesia, Hadirkan Mobil Listrik Berotak AI

29/07/2026
PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, 60 Brand dari 12 Negara Ramaikan NICE PIK 2
Events

PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, 60 Brand dari 12 Negara Ramaikan NICE PIK 2

28/07/2026
MONDIAL Precious Fire, Dualitas Api ala Nicholas Saputra
Fashion

MONDIAL Precious Fire, Dualitas Api ala Nicholas Saputra

28/07/2026
BMW Astra Road to GIIAS 2026, Gratis Shuttle dan Gandeng OLXmobbi buat Trade-In
Automotive

BMW Astra Road to GIIAS 2026, Gratis Shuttle dan Gandeng OLXmobbi buat Trade-In

27/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.