MANDALIKA – Setelah dua tahun lebih memasarkan jajaran mobil elektrifikasi di Indonesia, Geely akhirnya melangkah ke jalur berbeda. Di ajang “Geely Refining Tomorrow” yang digelar di Mandalika International Circuit, pabrikan asal China ini resmi memperkenalkan Coolray, SUV bermesin Internal Combustion Engine (ICE) pertamanya untuk pasar Tanah Air, sekaligus membuka periode pre-book bagi konsumen yang ingin menjadi pemilik pertama.
Langkah ini terbilang berani, Coolray akan turun langsung ke segmen SUV kompak bermesin bensin yang sudah lama dikuasai nama-nama besar seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, Mitsubishi Xforce, hingga Toyota Yaris Cross, segmen yang justru selama ini luput dari sentuhan Geely di Indonesia.
Menariknya, Coolray bukan produk impor dari China. Model ini didatangkan utuh dari Malaysia, satu jalur produksi dengan Proton X50, yang berarti Indonesia kini turut masuk ke daftar negara tujuan ekspor kendaraan berlabel Geely dari pabrik di negeri jiran.

Di pasar global, Coolray bukan pemain baru. Geely mengklaim SUV ini telah dipercaya lebih dari 1,35 juta pengguna di berbagai negara, sebuah rekam jejak yang coba dijual Geely sebagai jaminan kematangan produk sebelum resmi mengaspal di Indonesia.
Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, menegaskan kehadiran Coolray bukan sekadar menambah jumlah model. “Geely Coolray ditujukan bagi konsumen yang mencari SUV bermesin ICE dengan desain berkarakter dan performa yang terasa bertenaga. Model ini menyasar mereka yang mencari performa responsif, tampilan sporty, serta kepraktisan untuk berbagai kebutuhan mobilitas. Melalui kehadiran Geely Coolray, kami memperluas portofolio Geely di Indonesia dan menghadirkan pilihan yang lebih selaras dengan preferensi berkendara konsumen yang beragam,” ujar Herlijoso.
Soal dapur pacu, Coolray mengandalkan mesin 1,5L Turbocharged yang dikawinkan dengan transmisi 7-Speed Wet Dual-Clutch Transmission (7DCT), menghasilkan tenaga hingga 174 PS dan torsi puncak 290 Nm, angka ini tergolong besar untuk kelas SUV kompak. Empat mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive, disematkan agar karakter mobil bisa menyesuaikan medan jalan maupun selera pengemudi, menjadikan Coolray SUV yang mengklaim tetap sporty tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.
Dari sisi tampilan, Coolray ditawarkan dalam dua varian, Standard dan Flagship. Varian tertinggi tampil lebih agresif lewat balutan two-tone exterior, pelek 18 inci, kaliper rem berwarna merah, serta garis bodi tegas yang mempertegas kesan sporty dari berbagai sudut pandang.

Masuk ke kabin, kesan modern makin terasa lewat layar sentuh 14,6 inci beresolusi HD berdampingan dengan panel instrumen digital 8,88 inci. Konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto sudah tersedia, dilengkapi wireless charging, ambient lighting 72 warna, serta sistem audio yang dirancang untuk kenyamanan seluruh penumpang selama perjalanan.
Aspek keselamatan turut mendapat perhatian serius. Coolray dibekali Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2, kamera 540 derajat untuk visibilitas penuh saat parkir maupun berkendara, enam kantung udara, Electronic Stability Control, Hill Hold Control, Hill Descent Control, TPMS, hingga ISOFIX yang merupakan kombinasi fitur yang lazim dijumpai di kelas SUV satu tingkat di atasnya.
Soal harga, Geely belum membuka angka pasti. Konsumen yang berminat untuk saat ini hanya perlu mendatangi jaringan diler resmi Geely untuk melakukan pre-book, dengan harga resmi baru akan diumumkan bertepatan dengan pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Dengan modal desain sporty, catatan pengguna global yang besar, serta paket keselamatan yang cukup lengkap, Coolray tampak diproyeksikan Geely sebagai penantang serius di segmen SUV kompak bermesin bensin yang selama ini belum tersentuh oleh merek tersebut di Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA | eR Bee

















