JAKARTA – Industri musik Tanah Air kembali kedatangan kejutan. Setelah sempat membuat warganet penasaran lewat sederet unggahan misterius di Instagram, mulai dari potongan video singkat hingga cuplikan suasana studio, tiga musisi dari jalur yang berbeda akhirnya buka-bukaan. Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo mengonfirmasi bahwa mereka sedang menggarap single kolaborasi bertajuk ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’.
Kata “dopamine” yang berulang kali muncul di unggahan ketiganya selama beberapa hari terakhir rupanya bukan tanpa alasan. Istilah yang merujuk pada hormon kebahagiaan itu menjadi judul sekaligus benang merah dari karya yang mereka garap bersama. Tak heran, banyak penggemar yang sempat menebak-nebak arah musik seperti apa yang akan lahir dari pertemuan tiga karakter yang sangat kontras ini.
Yang membuat kolaborasi ini terasa berbeda dari rilisan-rilisan kolaborasi pada umumnya adalah perpaduan genre yang dibawa masing-masing personel. Roni Joni datang dengan latar belakang sebagai DJ asal Jakarta yang lekat dengan suara elektronik energik. Namanya cukup dikenal di SoundCloud lewat sejumlah remix dan re-edit, termasuk olahan ulang dari lagu-lagu milik Dimitri Vegas & Like Mike serta Tyla.
Di sisi lain, Rycko Ria membawa warna breakbeat yang menjadi ciri khasnya selama membangun karier di SoundCloud dan YouTube. Sosoknya dikenal kerap menggandeng musisi lokal maupun internasional dalam berbagai proyek remix sebelumnya. Soal konsep kolaborasi kali ini, Rycko Ria menjelaskan bahwa unsur breakbeat tetap dipertahankan, hanya saja dipadukan dengan nuansa pop dan elektronik yang lebih modern agar pendengar bisa mendapatkan sensasi baru yang lebih segar.
Sementara itu, sentuhan vokal datang dari Naomi Ivo, penyanyi sekaligus aktris muda berusia 20 tahun yang merupakan cucu dari penyanyi legendaris Ivo Nilakreshna. Naomi dikenal publik lewat sejumlah lagu bernuansa personal dan introspektif seperti ‘Addiction’, ‘Tarik Ulur’, dan ‘Selesai’, yang membuatnya kerap disebut sebagai salah satu suara Generasi Z paling jujur dalam mengungkapkan emosi lewat musik pop.
Roni Joni sendiri mengaku proses kolaborasi lintas genre ini berjalan menyenangkan, meski ketiganya datang dari latar belakang musik yang jauh berbeda. “Kolaborasi ini adalah eksperimen yang menyenangkan,” ujar Roni Joni. Menurutnya, perbedaan latar belakang itu justru menjadi kekuatan utama yang membuat energi di antara mereka bertiga tercipta secara alami sepanjang proses penggarapan single ini.
Judul ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’ sendiri sengaja dibuat menggelitik dan memicu pertanyaan. Mengapa harus dopamine? Lalu, mengapa ada tambahan frasa “Bukan Haluuu” yang terdengar santai dan dekat dengan bahasa sehari-hari anak muda? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sepertinya memang disengaja sebagai bagian dari strategi promosi sebelum single resmi dirilis ke publik.
Hingga saat ini, belum ada bocoran detail mengenai aransemen maupun lirik lengkap dari single tersebut. Namun, melihat reputasi ketiganya di industri musik, banyak pihak memperkirakan ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’ punya potensi besar untuk menjangkau pendengar lintas generasi, mulai dari penggemar musik elektronik, breakbeat, hingga pop modern.
Single ‘Dopamine (Bukan Haluuu)’ direncanakan rilis di seluruh platform digital streaming, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music dalam waktu dekat. Sambil menunggu peluncuran resmi, publik kini ramai berspekulasi soal bagaimana rasanya ketika energi elektronik Roni Joni, breakbeat Rycko Ria, dan vokal emosional Naomi Ivo benar-benar melebur menjadi satu lagu./ JOURNEY OF INDONESIA | Morteza

















