Saturday, July 25, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Adara Relief dan KTTI SKSG UI Gelar Reveal The Truth Of Palestine

by Ibonk
29/05/2023
Reading Time: 4 mins read
Adara Relief dan KTTI SKSG UI Gelar Reveal The Truth Of Palestine

Diskusi acara bertajuk Ongoing Nakba, "Reveal the Truth of Palestine" (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Dalam rangka memperingati peristiwa Nakbah ke-75, Adara Relief International bekerja sama dengan Kajian Timur Tengah dan Islam (KTTI) SKSG Universitas Indonesia menyelenggarakan acara bertajuk Ongoing Nakba, “Reveal the Truth of Palestine”.

Acara tersebut berisi diskusi publik, ulasan film, dan pameran dengan mengambil tempat di Aula IASTH Universitas Indonesia, acara ini dihadiri oleh 200 peserta secara luring dan daring. Acara ini hadir sebagai upaya melanjutkan hubungan kebangsaan Indonesia-Palestina yang telah dimulai oleh para pendiri bangsa yang sejak awal memperjuangkan kemerdekaan Palestina.”

Baca juga :

Mobeng Resmikan Cabang ke-28 di Bekasi, Bawa Promo Oli Diskon 75 Persen

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

Acara dibuka dengan sambutan dari Maryam Rachmayani, S.Th.I, M.M, selaku Direktur Utama Adara Relief yang memaparkan bahwa Nakbah, adalah malapetaka yang menimpa bangsa Palestina masih berlanjut hingga detik ini.

“Pada hari ini kita kembali mengukuhkan dukungan bangsa Indonesia terhadap Palestina. Sebagaimana pesan Bung Karno untuk kita semua bahwa, “Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” ungkapnya.

Sebagai pembuka kegiatan diskusi publik Miko Peled seorang Yahudi Israel pro-Palestina menyampaikan keynote speech secara daring, “Seperti yang kita ketahui bersama pada bulan Mei ini kita memperingati peristiwa malapetaka (catastrophe) Nakbah. Ini adalah peristiwa besar terjadinya pembantaian, pembersihan etnis yang terjadi di kepada rakyat Palestina.

Saat negara Israel didirikan, Palestina hanyalah Palestina, setiap peta yang kita lihat adalah Palestina, namun sementara itu jutaan orang terusir, dan tak terhitung jumlahnya orang Palestina yang dibunuh, kota-kota diambil alih, gerakan zionis menjadi negara Israel. Lalu orang-orang melupakan Palestina. 75 tahun setelah peristiwa Nakbah, perilaku apartheid Israel di atas warga Palestina masih terus terjadi dan menjadi semakin buruk setiap waktu.

Selanjutnya Bagus Hendraning Kobarsyih, M.Si. selaku Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Indonesia turut memberikan keynote speech, beliau menyampaikan bahwa jalur diplomasi yang ditempuh oleh Indonesia turut memberi sumbangsih dalam mengangkat persoalan Palestina di pembahasan tingkat dunia. Melalui Amnesti Internasional, berbagai kejahatan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, telah dikategorikan sebagai perilaku apartheid.

Para panelis Ongoing Nakba, “Reveal the Truth of Palestine” (Ist)

Dalam agenda ini Bagus turut menyampaikan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), secara resmi memperingati Hari Nakbah pada Senin, 15 Mei 2023 lalu. Pada momen tersebut Presiden Joko Widodo juga menyatakan bahwa peringatan 75 tahun Nakbah harus menjadi momentum untuk menggelorakan kembali dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Sebelum pemaparan lebih jauh dalam diskusi publik tragedi Nakbah, seluruh peserta diajak mengulas bersama cuplikan film “Farha”, sebuah film terobosan sutradara Yordania yang menggambarkan penderitaan rakyat Palestina dalam tragedi Nakbah.

Pada kesempatan ini diskusi publik dibuka oleh Hasanah Ubaidillah, Lc., M.Phill selaku sekertaris Asia Pasific Women Coalition for Al-Quds and Palestine sekaligus Direktur Fundrising dan Program Adara Relief menyampaikan bahwa Nakbah tidak hanya terjadi pada tahun 1948, tetapi masih berlangsung hingga saat ini. Zionis hingga saat ini melakukan pembersihan etnis bangsa Palestina melalui tiga agenda besar peperangan, rekayasa tata kota dan penghilangan identitas. Dalam hal ini tentu saja anak dan perempuan menjadi korban yang paling terdampak dari usaha-usaha perilaku apartheid yang dilakukan Israel.

Diskusi kemudian dilanjutkan oleh Yon Machmudi, Ph D., Ketua KTTI, SKSG UI yang menyatakan bahwa, “Kemerdekaan Palestina menjadi solusi perbaikan ekonomi secara permanen, karena itu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi sangat penting.” Beliau juga berpesan bahwa bangsa Indonesia perlu menjadikan Palestina isu internasional, agar tidak responsif saat ada kejadian besar saja.

Selanjutnya Heru Susetyo, Ph.D. selaku Dosen Hukum Internasional Universitas Indonesia, memaparkan bahwa “Nakbah masih berlangsung hingga saat ini dan masih terus diperingati. Lambang Nakbah adalah kunci, kunci rumah mereka yang tidak bisa mereka tempati lagi. Dan kunci itu terus mereka pegang sebagai harapan, bahkan dari generasi ke generasi.” Ia juga berpesan bahwa bangsa Indonesia harus memperkuat dukungannya untuk mengembalikan Hak untuk Kembali (Right to Return) bagi pengungsi Palestina yang dijamin oleh hukum internasional.

Sebagai penutup, Hadi Nur Ramadhan dari Pusat Dokumentasi (Pusdok) Tamadun mengulas bagaimana peran para pendiri bangsa, baik dari kalangan nasionalis hingga agamis turut serta dalam mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. “Aksi solidaritas untuk Palestina sudah ada setidaknya sejak tahun 1930, Prof. Abdul Kahar Muzakkir saat itu mengatakan bahwa memperjuangkan bangsa Palestina adalah mempercepat kemerdekaan Indonesia dan pesan ini bahkan dimuat dalam pers Palestina Sawt al-Sah’b”.

Bersamaan dengan diskusi dan review film, Adara juga menyelenggarakan pameran yang berisi gambaran Tragedi Nakba dan sejarah dukungan para pemimpin bangsa Indonesia terhadap Palestina. Sebagian dari buku-buku yang dipamerkan merupakan koleksi dari Pusdok Tamaddun.

Acara ini turut dihadiri oleh Koalisi Perempuan Peduli Al Aqsa (KPIPA), 21 komunitas Adara, ormas perempuan; PP Salimah, PB Wanita Al Irsyad, Wanita Islam, PUI, Mathlaul Anwar, Asia Pacific Community for Palestine (ASPAC) serta NGO pemerhati Palestina di Indonesia./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: ApartheidJourney of IndonesiaOngoing NakbaPalestinaReveal the Truth of Palestine
Share114Tweet71

Related Posts

Fun Run Loman Park Ramaikan Jelang ASEAN Sports Day
Events

Fun Run Loman Park Ramaikan Jelang ASEAN Sports Day

22/07/2026
Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI, Sebut RS Swasta Topang 66 Persen Layanan JKN
Events

Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI, Sebut RS Swasta Topang 66 Persen Layanan JKN

22/07/2026
Rayakan HUT Ke-65, IKWI Siap Menjadi Organisasi Yang Adaptif dan Berwawasan Luas
Events

Rayakan HUT Ke-65, IKWI Siap Menjadi Organisasi Yang Adaptif dan Berwawasan Luas

22/07/2026
Galeri Indonesia Kaya Ajak Anak Belajar Budaya Lewat Panggung di Bulan Anak
Events

Galeri Indonesia Kaya Ajak Anak Belajar Budaya Lewat Panggung di Bulan Anak

19/07/2026
Nuanu Rangkul Kolektif Seni Independen, Gelar Dua Pameran Sekaligus di Labyrinth Art Gallery
Events

Nuanu Rangkul Kolektif Seni Independen, Gelar Dua Pameran Sekaligus di Labyrinth Art Gallery

19/07/2026
Next Post
Guardian Hadirkan “Produk Trending” Kecantikan Ternama dan Semakin Lengkap

Guardian Hadirkan “Produk Trending” Kecantikan Ternama dan Semakin Lengkap

ADVERTISEMENT

Recomended

Mobeng Resmikan Cabang ke-28 di Bekasi, Bawa Promo Oli Diskon 75 Persen
Automotive

Mobeng Resmikan Cabang ke-28 di Bekasi, Bawa Promo Oli Diskon 75 Persen

24/07/2026
Nathan Tjoe-A-On Jadi Wajah Baru Koleksi MONDIAL di Tengah Gegap Gempita Piala Dunia
Fashion

Nathan Tjoe-A-On Jadi Wajah Baru Koleksi MONDIAL di Tengah Gegap Gempita Piala Dunia

24/07/2026
Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan
FIlm

Bunga di Tepi Jurang, MAXStream dan iQIYI Angkat Kisah Perjuangan Perempuan

24/07/2026
KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM
Entertainment

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

23/07/2026
Dari Sirkuit ke Jalan Raya, Geely Buktikan DNA Balap Lewat Performa dan Keamanan
Automotive

Dari Sirkuit ke Jalan Raya, Geely Buktikan DNA Balap Lewat Performa dan Keamanan

23/07/2026
Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet
FIlm

Operasi Pesta Copet, Kisah Empat Sahabat yang Nekat karena Terpepet

22/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.