BSD – Hall 3A GIIAS 2026 pagi itu tidak riuh oleh sorak-sorai peluncuran yang berlebihan. Audi Indonesia justru memilih cara yang selama ini menjadi ciri khasnya dengan tampil tenang, presisi, dan penuh keyakinan diri, di tengah gempuran merek-merek baru yang berlomba mencuri perhatian pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026.
Dari booth tersebut, Audi Indonesia memperkenalkan dua kendaraan sekaligus yang mewakili dua sisi berlawanan dari konsep progressive premium mobility. The New Audi A8L tampil sebagai flagship executive sedan, sementara The New Audi Q5 Sportback hadir dalam wajah barunya, Midnight Edition, yang membawa interpretasi lebih gelap dan berani dari SUV premium bergaya coupé.
Meski berangkat dari karakter yang jauh berbeda, satu ketegasan, satu ketenangan, keduanya tetap dipersatukan oleh prinsip yang menjadi identitas Audi secara global, yakni Vorsprung durch Technik, kemajuan melalui teknologi yang relevan bagi kebutuhan manusia.
Ada jenis kehadiran yang terasa bahkan sebelum sepatah kata pun terucap. The New Audi A8L dirancang dengan filosofi semacam itu. Ia tidak mengandalkan kemegahan berlebihan untuk menarik perhatian, melainkan proporsi yang seimbang, kabin yang menyelimuti penumpangnya dalam ketenangan, serta detail demi detail yang membentuk satu pengalaman utuh.

Sebagai model tertinggi dalam jajaran sedan Audi, A8L ditujukan bagi mereka yang terbiasa mengambil keputusan dan memegang kendali. Wheelbase sepanjang 3,1 meter memberikan postur berwibawa sekaligus keleluasaan kabin, terutama bagi penumpang di kursi belakang. Singleframe grille yang tegas, HD Matrix LED Headlights, dan velg Audi Sport 21 inci melengkapi karakter visual yang berotoritas tanpa terkesan agresif.
Namun pengalaman sesungguhnya bersama A8L baru terasa penuh setelah pintu tertutup. Kursi berlapis kulit Valcona, fitur kenyamanan kursi belakang, seat heating, rear sunshades, pengaturan suhu 4-Zone Deluxe Air Conditioning, hingga Bang & Olufsen 3D Premium Sound System menciptakan ruang privat yang senyap dari hiruk-pikuk jalanan.
Bagi seorang eksekutif, waktu di perjalanan bukan lagi sekadar jeda, melainkan ruang untuk berpikir dan mempersiapkan keputusan berikutnya. Kebutuhan itu dijawab lewat Audi Virtual Cockpit, MMI Navigation Plus, Head-Up Display, Smartphone Interface, dan layar hiburan di kursi belakang.
Di balik ketenangannya, A8L menyimpan performa yang pantas disebut flagship. Mesin 3.0 TFSI V6 menyemburkan tenaga 340 HP dan torsi 500 Nm, disalurkan lewat transmisi 8-speed tiptronic dan sistem quattro all-wheel drive, membawa sedan ini berakselerasi dari 0-100 km per jam hanya dalam 5,7 detik. Adaptive Air Suspension dan Progressive Steering menjaga karakter berkendara tetap halus sekaligus terkendali.
Jika A8L berbicara lewat ketenangan, The New Audi Q5 Sportback Midnight Edition memilih bahasa yang jauh lebih ekspresif. Basisnya tetap sebuah Q5 Sportback, memadukan proporsi SUV dengan garis atap yang mengalir sehingga menghasilkan bentuk atletis tanpa mengorbankan fleksibilitas penggunaan sehari-hari. Bedanya, edisi ini membawa interpretasi visual yang lebih tegas melalui dominasi warna hitam di hampir seluruh elemen bodinya.
Karakter itu makin kentara pada velg Audi Sport 5-twin-spoke Black Metallic gloss-turned berukuran 20 inci, dipadukan Matrix LED Headlights with Dynamic Indicators dan Digital OLED Rear Lights. Permainan antara permukaan gelap Mythos Black Metallic, honeycomb grille yang tegas, serta pencahayaan khas Audi menghasilkan identitas yang dramatis dan mudah dikenali, baik saat kendaraan melaju maupun berhenti.
Dari sisi kabin, Q5 Sportback Midnight Edition tetap membawa kombinasi teknologi dan kenyamanan andalan generasi terbarunya, mulai dari Audi Virtual Cockpit Plus, MMI touch display dengan MMI Navigation Plus, panoramic sunroof, Ambient Lighting Package Plus, hingga Bang & Olufsen Premium Sound System. Tenaganya dipasok mesin 2.0 TFSI empat silinder berkekuatan 204 PS dan torsi maksimum 340 Nm, dipadukan transmisi 7-speed S tronic dan sistem quattro all-wheel drive, membawa SUV ini melesat dari 0-100 km per jam dalam 7,2 detik dengan kecepatan maksimum 226 km per jam.
Kehadiran quattro memberi rasa percaya diri saat kendaraan menghadapi perubahan kondisi jalan, tikungan, maupun akselerasi mendadak. Performa di sini bukan untuk mengintimidasi, melainkan membuat setiap perjalanan terasa lebih terkendali. Pengalaman berkendara itu turut ditopang sistem keselamatan yang bekerja intuitif, seperti Audi Drive Select, Adaptive Cruise Assist with Stop & Go, Park Assist Plus dengan 360-Degree Display, Surround View Camera tiga dimensi, dan Head-Up Display.
Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, menjelaskan alasan di balik pemilihan dua model dengan kepribadian yang bertolak belakang ini. “Kami membuka GIIAS tahun ini dengan dua model yang memiliki karakter sangat berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan bagaimana Audi menerjemahkan kemewahan melalui pendekatan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Flagship executive sedan kami, The New Audi A8L, menghadirkan pengalaman yang berpusat pada ketenangan dan kenyamanan. Sementara The New Audi Q5 Sportback yang kini hadir dalam varian ‘Midnight Edition’ memberikan pilihan bagi mereka yang menginginkan ekspresi desain yang lebih tegas dari sebuah SUV premium,” ujar Edo.
Bagi Audi, kemewahan bukan soal siapa yang paling mencolok, melainkan siapa yang meninggalkan kesan paling lama setelah perjalanan usai. Ketenangan otoritatif A8L dan keberanian visual Q5 Sportback Midnight Edition sejatinya berangkat dari akar yang sama: perhatian pada detail dan teknologi yang relevan bagi manusia.
The New Audi A8L dipasarkan di Indonesia mulai dari Rp3,3 miliar, dilengkapi layanan servis berkala hingga 3+2 tahun (extended) atau 100.000 km, serta garansi kendaraan hingga 3+1 tahun (extended) tanpa batasan kilometer.
Sementara The New Audi Q5 Sportback Midnight Edition ditawarkan mulai Rp1,9 miliar dengan skema layanan servis dan garansi yang sama. Selama periode GIIAS 2026, setiap pembelian kedua model ini juga dilengkapi layanan kepemilikan tambahan, termasuk Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam yang bisa dihubungi lewat 14023 kapan pun dibutuhkan di perjalanan.
Edo menutup dengan menegaskan benang merah di balik kehadiran dua model yang tampak berlawanan ini. “Bagi kami, kehadiran keduanya memperlihatkan bagaimana setiap Audi dapat memiliki karakter yang berbeda, namun tetap memiliki satu kesamaan yakni perhatian terhadap detail, teknologi yang intuitif, serta pengalaman berkendara yang terasa khas Audi”./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk/ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk


















