Tuesday, July 14, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

    Membaca Pesan Sunyi dari Kaki-Kaki Tak Beralas di Seba Baduy 2026

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Nopia, Jajanan Khas Banyumas dari Desa Wisata Pekunden

by Nuhaa
12/06/2023
Reading Time: 2 mins read
Nopia, Jajanan Khas Banyumas dari Desa Wisata Pekunden

Nopia (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

BANYUMAS – Tak banyak yang mengetahui jajanan khas Banyumas yang memiliki nama Nopia. Jajanan tradisional ini memiliki dua ukuran, yang berukuran kecil disebut masyarakat setempat dengan Mino sedangkan untuk yang berukuran normal disebut Nopia.

Jajanan ini merupakan makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi dengan gula merah serta dipanggang dengan tungku khusus yang terbuat dari tanah liat yang disebut genthong dengan menggunakan kayu bakar dari pelepah pohon kelapa. Memiliki tekstur kulit yang keras dan renyah berisi adonan gula merah dengan rasa bawang merah goreng.

Baca juga :

Lasisi Pictures Siap Syuting “Sofia”, Sebuah Film Bergenre Psychological Horor

WNI Kini Bisa Masuk UEA 14 Hari Tanpa Ribet Visa Lewat Emirates

Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”

Kuliner ini bentuknya memang menyerupai bakpia khas Yogyakarta, namun yang membedakan adalah pada proses akhirnya. Kalau Nopia masih dibuat secara tradisional yakni dibakar di dalam genthong, sedangkan bakpia di oven.

Menurut salah seorang juru masak Nopia, Yanto, dalam satu gentong bisa membakar antara 800 hingga 900 buah. Untuk sekali bakar memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Sehingga jika dikalkulasi dalam sehari bisa menghasilkan 30kg Nopia.

Mino Nopia isi cokelat (Ist)

Satu kotak biasanya berisikan 10 buah yang dapat dibeli dengan harga Rp15.000. Sementara untuk Mino biasanya dijual per kg dan satu kilogramnya sebesar Rp30.000. “Dan Mino atau Nopia ini bisa kuat disimpan sampai dua bulan lebih, lho.

Secara proses, adonan harus sangat terjaga proses kebersihannya, sehingga di pembuat harus menggunankan sarung tangan. Dimulai dengan mengaduk adonan yang akan dijadikan kulitan mino yang terbuat dari tepung terigu, gula pasir, minyak sayur, dan vanili. Sementara untuk isiannya dari campuran gula jawa dan air.

Lalu, adonan kulitan dibentuk bulat dan diberi isian di dalamnya sehingga membentuk seperti telur.

Seiring dengan minat yang tinggi, produk kuliner Nopia tidak hanya memiliki rasa gula merah saja, tetapi lebih bervariatif seperti cokelat, pandan, dan lainnya. Sehingga pembeli bisa memilih sesuai seleranya masing-masing.

Usai adonan di uleni, langsung di bawa menuju tempat pembakaran Nopia. Adonan yang yang sudah dibulatkan itu ditempelkan di dinding genthong, kemudian dibakar dengan kayu bakar sampai matang. Setelah itu baru bisa di packing atau di konsumsi./ JOURNEY OF INDONESIA

Tags: BanyumasDestinasiJourney of IndonesiaKulinerNopiaPesona Indonesia
Share65Tweet41

Related Posts

Dopamine Snacks Jadi Gaya Baru Anak Muda Kelola Mood Lewat Cemilan
Culinary

Dopamine Snacks Jadi Gaya Baru Anak Muda Kelola Mood Lewat Cemilan

08/07/2026
De Tiger Resmi Dibuka, Hidupkan Kembali Romansa Sejarah Batavia Lama
Culinary

De Tiger Resmi Dibuka, Hidupkan Kembali Romansa Sejarah Batavia Lama

02/07/2026
SK Thai Kitchen Buka Gerai Kedua di Mall of Indonesia, Hadirkan Mama Pot sebagai Menu Andalan
Culinary

SK Thai Kitchen Buka Gerai Kedua di Mall of Indonesia, Hadirkan Mama Pot sebagai Menu Andalan

30/06/2026
Humble Baker Luncurkan Donat Gandum, Hadirkan Nostalgia Rasa Klasik yang Lebih Sehat
Culinary

Humble Baker Luncurkan Donat Gandum, Hadirkan Nostalgia Rasa Klasik yang Lebih Sehat

25/06/2026
Sambal & Spice Luncurkan Menu Baru, Tawarkan Diskon hingga 30 Persen
Culinary

Sambal & Spice Luncurkan Menu Baru, Tawarkan Diskon hingga 30 Persen

23/06/2026
Next Post
Komitmen Terhadap Isu Lingkungan, Sharp Hadirkan Program Sharp Ecobition Workshop

Komitmen Terhadap Isu Lingkungan, Sharp Hadirkan Program Sharp Ecobition Workshop

ADVERTISEMENT

Recomended

WNI Kini Bisa Masuk UEA 14 Hari Tanpa Ribet Visa Lewat Emirates
News

WNI Kini Bisa Masuk UEA 14 Hari Tanpa Ribet Visa Lewat Emirates

13/07/2026
Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”
Music

Misteri di Balik Topeng Uty dalam EP “Pacar Virtual”

13/07/2026
Lasisi Pictures Siap Syuting “Sofia”, Sebuah Film Bergenre Psychological Horor
FIlm

Lasisi Pictures Siap Syuting “Sofia”, Sebuah Film Bergenre Psychological Horor

13/07/2026
Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81
Music

Lewat Kolaborasi Musisi Lintas Generasi, MTJung Production Rilis Single Warna-Warni Indonesia Sambut HUT RI ke-81

12/07/2026
Meski Cedera Bahu dan Sempat Terjatuh, Diva Ismayana Tetap Rebut Posisi Kedua di Kualifikasi Kejurnas Motocross Round 5
Automotive

Meski Cedera Bahu dan Sempat Terjatuh, Diva Ismayana Tetap Rebut Posisi Kedua di Kualifikasi Kejurnas Motocross Round 5

12/07/2026
Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli
FIlm

Cek Khodam: Saat Cicilan Lebih Seram dari Hantu, Tayang 16 Juli

11/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.