Sunday, August 2, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

HAM Meet CEO, Menata Ulang Nafas Industri Perhotelan, Tren Wellness dan Digitalisasi

by Redaksi
19/03/2026
Reading Time: 3 mins read
HAM Meet CEO, Menata Ulang Nafas Industri Perhotelan, Tren Wellness dan Digitalisasi

HAM Meet CEO, pertemukan berbagai stakeholder dari sektor hospitality, wellness, teknologi, dan investor (HAM)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Di tengah perubahan gaya hidup global dan meningkatnya mobilitas masyarakat, industri hospitality tidak lagi sekadar berbicara soal hunian dan layanan menginap. Sektor ini telah berkembang menjadi ekosistem yang menyatukan pengalaman, kesehatan, teknologi, hingga personalisasi layanan yang semakin kompleks.

Perubahan ini mendorong pelaku industri untuk terus berinovasi, namun di saat yang sama juga menghadirkan tekanan baru yang tidak bisa dihindari. Dalam forum bertajuk HAM Meet CEO, suasana hangat yang tercipta tidak menutupi fakta keras bahwa industri ini sedang tidak baik-baik saja, meski peluang baru justru mulai bermunculan dari celah yang tak terduga.

Baca juga :

Tekiro Raih Rekor Guinness World Records di GIIAS 2026

Laris Chandra Luncurkan Beragam Produk Perawatan Kendaraan di GIIAS 2026

Booth Daihatsu GIIAS 2026 Sulap Hall 7B Jadi Taman Bermain Keluarga

Industri perhotelan kita kini bukan lagi sekadar urusan menjual kamar atau sarapan pagi. Ia telah bermutasi menjadi ekosistem kompleks yang menyeret kesehatan, teknologi, hingga personalisasi layanan ke dalam satu piring yang sama. Di Indonesia, dinamika ini terasa sangat kencang. Hotel-hotel baru tumbuh bak jamur di musim hujan, namun di sisi lain, regulasi dan kesiapan pasar seolah terengah-engah mengejar ketertinggalan tersebut.

Yohana Gewang, Founder dan CEO Odilia Infinity Corporation, menangkap sinyal perubahan itu dari pergeseran perilaku wisatawan. Menurutnya, konsep wellness atau kebugaran kini telah berevolusi dari sekadar fasilitas spa tambahan menjadi sebuah kebutuhan gaya hidup fisik dan mental. “Konsep ini kini berkembang menjadi destinasi wisata tersendiri yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.

Namun, nada optimisme itu sedikit terbentur oleh realitas di lapangan yang dipaparkan Thomas Matantu yang menduduki posisi CEO Natta Hospitality Management ini menyoroti ketimpangan yang kian lebar antara jumlah properti dengan jumlah pelancong yang ada. Angka-angka yang ia beberkan cukup menggetarkan; kontribusi kegiatan pemerintah yang dulu menjadi “nyawa” bagi okupansi hotel hingga 60 persen, kini merosot tajam hingga tersisa 10 persen saja.

Andhy Irawan, Founder dan CEO MORA Group (HAM)

Kondisi ini diperparah dengan menjamurnya vila dan homestay yang menawarkan fleksibilitas harga. Pada periode emas seperti Idulfitri atau akhir tahun, kehadiran akomodasi alternatif ini disebut-sebut telah menggerus pangsa pasar hotel konvensional hingga 40 persen. Sebuah angka yang memaksa para pemilik hotel untuk memutar otak lebih keras agar tetap relevan.

Andhy Irawan, Founder dan CEO MORA Group, melihat ada paradoks di sini. Di satu sisi, investor asing masih melirik Indonesia dengan penuh minat, namun di sisi lain, ia melihat minimnya kebijakan konkret dari pemerintah yang bisa menjadi kompas bagi industri. Ia menyayangkan adanya hotel yang harus bertahan dengan okupansi rendah di angka 20 persen, bahkan sampai harus menjual aset karena tekanan bisnis yang tak lagi terbendung. Bagi Andhy, pemerintah seharusnya bukan sekadar penonton, melainkan pengarah utama dalam ekosistem ini.

Di tengah sengkarut masalah tersebut, teknologi muncul sebagai jembatan penyelamat. Harli Yanto, CEO Power Pro, mengingatkan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan napas baru. Penggunaan sistem berbasis cloud seperti Amazon Web Services atau Google Cloud dianggap menjadi solusi untuk efisiensi dan keamanan data yang lebih mumpuni. Tanpa integrasi teknologi, kualitas layanan akan sulit diukur dan kepuasan pelanggan hanya akan menjadi spekulasi.

Pada akhirnya, forum HAM Meet CEO ini menjadi cermin retak yang menunjukkan bahwa masa depan hospitality Indonesia tidak bisa dibangun dengan kerja sendirian. Sinergi antara pemilik modal, penyedia teknologi, dan pembuat kebijakan adalah harga mati. Keberlanjutan industri ini tidak hanya bergantung pada seberapa besar pasar yang dimiliki, tetapi pada seberapa cepat para pemangku kepentingan bisa beradaptasi sebelum momentum itu hilang ditelan perubahan zaman./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

Tags: Andhy IrawanHAM Meet CEOHarli YantoJourney of IndonesiaNewsThomas MatantuYohana Gewang
Share114Tweet71

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Hadir di GIIAS 2026, Tampilkan Ekosistem MyPertamina dan Solusi Energi Masa Depan
Events

Pertamina Patra Niaga Hadir di GIIAS 2026, Tampilkan Ekosistem MyPertamina dan Solusi Energi Masa Depan

30/07/2026
MONDIAL Precious Fire, Dualitas Api ala Nicholas Saputra
Fashion

MONDIAL Precious Fire, Dualitas Api ala Nicholas Saputra

28/07/2026
Mobeng Resmikan Cabang ke-28 di Bekasi, Bawa Promo Oli Diskon 75 Persen
Automotive

Mobeng Resmikan Cabang ke-28 di Bekasi, Bawa Promo Oli Diskon 75 Persen

24/07/2026
KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM
Entertainment

KPI Tegaskan Tak Ada Larangan, Saipul Jamil Akhiri Isu Pemboikotan Lewat Surat Komnas HAM

23/07/2026
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Ditutup, Catat Ribuan Pengunjung dan Siap Kembali 2027
News

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Ditutup, Catat Ribuan Pengunjung dan Siap Kembali 2027

22/07/2026
Next Post
YPJI Salurkan Sembako dan Takjil, Rawat Solidaritas Jurnalis di Penghujung Ramadan 1447

YPJI Salurkan Sembako dan Takjil, Rawat Solidaritas Jurnalis di Penghujung Ramadan 1447

ADVERTISEMENT

Recomended

Tekiro Raih Rekor Guinness World Records di GIIAS 2026
Automotive

Tekiro Raih Rekor Guinness World Records di GIIAS 2026

01/08/2026
IBEM 2026 Jadi Strategi RI Kuasai Pasar Business Event Dunia
Events

IBEM 2026 Jadi Strategi RI Kuasai Pasar Business Event Dunia

01/08/2026
Remajakan Armada, Bagong Transport Borong 61 Bus Hino RM 280 Retarder
Automotive

Remajakan Armada, Bagong Transport Borong 61 Bus Hino RM 280 Retarder

01/08/2026
Laris Chandra Luncurkan Beragam Produk Perawatan Kendaraan di GIIAS 2026
Automotive

Laris Chandra Luncurkan Beragam Produk Perawatan Kendaraan di GIIAS 2026

01/08/2026
Booth Daihatsu GIIAS 2026 Sulap Hall 7B Jadi Taman Bermain Keluarga
Automotive

Booth Daihatsu GIIAS 2026 Sulap Hall 7B Jadi Taman Bermain Keluarga

01/08/2026
Hino Tampilkan Identitas Visual Baru ke Publik di GIIAS 2026
Automotive

Hino Tampilkan Identitas Visual Baru ke Publik di GIIAS 2026

31/07/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.