JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi saksi kedatangan salah satu klub elite Eropa musim ini. Aston Villa, klub yang baru saja mengangkat trofi UEFA Europa League 2025-2026, dipastikan menyambangi Jakarta untuk menghadapi Indonesia All Stars pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Laga bertajuk Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 ini digelar oleh promotor Sound Rhythm dan menjadi kunjungan pertama The Villans ke Tanah Air.
Salah satu hal yang membuat laga ini terasa lebih dekat dengan publik sepak bola Indonesia adalah kehadiran Ian Maatsen. Bek internasional Belanda itu diketahui memiliki garis keturunan Indonesia, sehingga sosoknya berpotensi mencuri perhatian suporter Tanah Air.
Selain Maatsen, sejumlah nama besar lain juga diperkirakan turut diboyong ke Jakarta, antara lain kiper juara Piala Dunia Emiliano Martínez, penyerang timnas Inggris Ollie Watkins dan Morgan Rogers, bek Ezri Konsa, kapten timnas Skotlandia John McGinn, hingga gelandang timnas Belgia Youri Tielemans.
Kedatangan Aston Villa ke Indonesia tidak lepas dari pencapaian gemilang mereka sepanjang musim ini. Di bawah arahan Unai Emery, Aston Villa finis di posisi keempat Liga Primer Inggris sekaligus mengunci gelar UEFA Europa League, hasil yang turut mengantarkan mereka ke pentas UEFA Champions League musim depan. Prestasi ini melengkapi rekam jejak panjang klub yang berdiri sejak 1874 tersebut, dengan koleksi tujuh gelar Liga Inggris, tujuh trofi FA Cup, lima Piala Liga, satu European Cup, dan satu UEFA Super Cup.
Head of Marketing Communication Sound Rhythm, Ahmad Satrio, mengatakan kehadiran Aston Villa bukan sekadar agenda pertandingan biasa. Disebutkan prestasi Aston Villa musim ini telah menjadikan mereka salah satu klub paling menarik dan paling banyak diperbincangkan di sepak bola Eropa.
“Kami percaya para penggemar sepak bola Indonesia layak mendapatkan kesempatan untuk merasakan secara langsung antusiasme tersebut. Acara ini jauh lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Ini merupakan kesempatan bagi para penggemar Indonesia untuk menyaksikan sepak bola Eropa kelas dunia, berinteraksi dengan pemain-pemain terbaik dunia, serta merasakan atmosfer klub yang baru saja menaklukkan kompetisi Eropa dan akan berlaga di UEFA Champions League musim depan,” ujar Satrio.

Selain laga utama, rangkaian Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 juga diisi berbagai kegiatan yang dirancang mendekatkan klub dengan basis penggemarnya di Indonesia, mulai dari konferensi pers resmi, sesi latihan terbuka, meet and greet, program pengembangan sepak bola usia muda, kegiatan komunitas dan CSR, hingga aktivasi sponsor serta media engagement.
Basis pendukung Aston Villa di Indonesia sendiri terus tumbuh melalui komunitas Villans Indonesia, sehingga kunjungan ini dipandang sebagai momentum untuk mempererat hubungan klub dengan penggemarnya di Asia Tenggara.
Satrio menambahkan optimismenya soal dampak laga ini. “Kami yakin Aston Villa Pre-Season Tour Indonesia 2026 akan menjadi salah satu peristiwa olahraga paling bersejarah tahun ini dan menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta sepak bola di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Penjualan tiket laga Aston Villa vs Indonesia All Stars akan dibuka mulai Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 10.00 WIB, secara eksklusif melalui situs resmi AstonVillaJKT.com. Harga yang ditawarkan terbilang variatif, mulai dari kategori VVIP senilai Rp2.250.000, VIP A dan VIP B di angka Rp1.500.000, Category 1A dan 1B seharga Rp1.200.000, Category 2A dan 2B Rp750.000, hingga Category 3 yang paling terjangkau senilai Rp350.000.
Seluruh harga tersebut belum termasuk pajak pemerintah, biaya platform, dan biaya administrasi, sementara nomor kursi baru akan ditentukan mendekati hari pertandingan. Bagi penyandang disabilitas, panitia juga menyediakan kursi roda meski dalam jumlah terbatas dan hanya bisa diperoleh melalui reservasi khusus.
Panitia mengingatkan bahwa tata letak dan posisi tempat duduk yang ditampilkan di situs resmi hanya bersifat ilustrasi, sehingga sudut pandang sebenarnya ke lapangan bisa sedikit berbeda, dan layout tersebut juga berpotensi berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih lanjut.
Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu basis suporter Liga Primer Inggris terbesar di dunia, laga ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga paling dinantikan sepanjang 2026, baik lewat siaran televisi, platform digital, maupun gemanya di media sosial dan komunitas sepak bola Tanah Air./ JOURNEY OF INDONESIA | iBonk

















