JAKARTA – Dua kampanye pemasaran digital garapan GrabAds, lini bisnis periklanan Grab Indonesia, memborong empat penghargaan sekaligus di The Drum Awards for Marketing APAC 2026. Kolaborasi bersama Sprite dan Nestlé Bear Brand ini bukan sekadar mendulang piala, melainkan juga membuktikan diri lewat angka: penjualan Sprite di GrabMart melonjak 30 persen, sementara conversion rate melalui fitur Self Pick-Up menyentuh 25 persen.
Kampanye bertajuk “Refreshing a Nation on the Move” itu digarap khusus untuk menyasar momen mudik Lebaran, saat jutaan orang Indonesia menempuh perjalanan panjang pulang kampung dan kebutuhan akan kesegaran meningkat tajam di tengah kemacetan.
GrabAds dan Sprite membaca situasi ini bukan sebagai gangguan, melainkan peluang. Titik-titik di sepanjang jalur mudik yang mereka sebut “zona dahaga” disasar lewat strategi online-to-offline: armada GrabCar yang dibalut identitas visual Sprite berseliweran di jalan, notifikasi dalam aplikasi muncul berdasarkan lokasi pengguna, dan titik penukaran produk fisik disiapkan agar konsumen bisa langsung mencoba produknya, bukan sekadar melihat iklan.
Hasilnya, kampanye ini pulang membawa dua penghargaan yaitu Silver di kategori Consumer Packaged Goods (CPG) & Food & Beverage dan Bronze di kategori Retail Media. “Mudik merupakan salah satu momen paling bermakna di Indonesia, sehingga menjadi kesempatan yang sangat relevan bagi SPRITE untuk terhubung dengan konsumen yang mencari kesegaran di sepanjang perjalanan mereka.
Bersama GrabAds, SPRITE berhasil menjangkau konsumen di berbagai touchpoint utama dalam ekosistem Grab, memastikan brand tetap hadir dalam setiap momen perjalanan penting di seluruh Indonesia. Hasil kampanye ini menunjukkan bagaimana pendekatan berbasis lokasi yang dipadukan dengan integrasi online-to-offline dapat memperkuat relevansi SPRITE, mendorong product trial, serta memberikan dampak bisnis yang terukur,” kata Andes Gumilang Hadisucipto, Director Sparkling Flavours, PT Coca-Cola Indonesia.
Cerita serupa datang dari Nestlé Bear Brand, yang menggarap momen sahur selama Ramadan lewat pesan sederhana yakni “1 Kaleng Saat Sahur”. Alih-alih hanya beriklan, GrabAds dan Bear Brand membangun aktivasi lintas kanal yang menyatu dengan rutinitas harian konsumen, mulai dari konvoi 100 mitra pengemudi Grab, ikon kendaraan khusus yang muncul di peta GrabMaps, iklan digital dalam aplikasi, hingga pembagian sampel produk secara langsung.
Pendekatan yang menyasar dua kelompok sekaligus, yakni pengemudi yang bersiap bekerja dan konsumen yang bersiap sahur, ini berbuah manis, lewat 6.500 unit produk berhasil didistribusikan dan household penetration naik 130 basis poin, melampaui rata-rata pertumbuhan kategori sejenis di pasar.

Theresia Magdalena Silaban, VP – Category Marketing Manager, Nestlé. menyampaikan bahwa kampanye ‘1 Kaleng Saat Sahur’ lahir dari sebuah insight sederhana bahwa sahur adalah momen penting dalam rutinitas masyarakat selama Ramadan.
“Bersama GrabAds, kami dapat memperkuat pesan tersebut melalui kombinasi media mobilitas, digital, dan sampling, sehingga BEAR BRAND dapat hadir lebih dekat dengan keseharian konsumen. pencapaian ini membuktikan bahwa pesan yang dekat dengan kebiasaan konsumen dapat mendorong hubungan yang lebih kuat dengan brand sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis nyata,” ujarnya.
Capaian kedua kampanye ini datang di saat industri pemasaran tengah bergulat dengan satu pertanyaan besar: bagaimana membuktikan bahwa kampanye benar-benar berdampak, bukan sekadar dikenal. Laporan Nielsen Marketing ROI Blueprint mencatat 38 persen pemasar kini menjadikan penjualan atau ROI sebagai metrik utama keberhasilan kampanye. Masalahnya, hanya 32 persen yang benar-benar mengukur ROI secara holistik lintas kanal media, sebuah kesenjangan yang membuat isu akuntabilitas pemasaran jadi sorotan di ajang The Drum Awards for Marketing APAC 2026.
Menurut Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, dua kampanye ini menjadi bukti bahwa momen budaya bisa diterjemahkan menjadi hasil bisnis yang bisa diukur, bukan sekadar berhenti di angka awareness. “Keberhasilan kampanye bersama Sprite Indonesia dan Nestlé BEAR BRAND menunjukkan bagaimana brand dapat mengubah momen budaya menjadi dampak bisnis yang lebih terukur. Melalui GrabAds, kami membantu brand menghubungkan consumer insight, kekuatan media, mobilitas, dan jalur pembelian dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Dengan demikian, kampanye tidak hanya berhenti pada awareness, tetapi juga dapat mendorong trial, transaksi, dan pertumbuhan yang lebih nyata,” ujar Roy.
Prestasi Indonesia ini turut mendongkrak capaian regional GrabAds di ajang yang sama. Secara keseluruhan, GrabAds mengantongi 26 kemenangan di tingkat APAC, terdiri dari 6 Gold, 9 Silver, dan 11 Bronze, dari berbagai kampanye yang digarap di Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina.
The Drum Awards for Marketing APAC sendiri dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik untuk kampanye pemasaran yang kreatif, strategis, dan terbukti berdampak. Juri ajang ini menilai bukan hanya ide dan eksekusi kampanye, tetapi juga sejauh mana hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara bisnis, sesuatu yang tampaknya berhasil dijawab tuntas oleh GrabAds lewat kolaborasinya dengan Sprite dan Bear Brand./ JOURNEY OF INDONESIA | Morteza
















