Friday, August 14, 2026
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
Banner Iklan
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
  • Home
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Peluncuran Delapan Motif Batik Derawan-Maratua dan Tari Dalling Perkuat Identitas Budaya Kaltim

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Jelang 500 Tahun, Identitas Jakarta Tetap Terjaga Karena Tiga Hal Ini

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Pesona Parade Gebogan Ulun Danu, Daya Tarik Baru Wisata Bali

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Lenong Kampung Te-Ko, Cara Galeri Indonesia Kaya Rayakan HUT ke-499 Jakarta

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Hino Serahkan Bus Spesial PO Sima Perkasya di Jamnas Bismania

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

    Sentuhan Magis ‘Tatah’ yang Menghidupkan Jiwa Kayu di Museum Nasional

  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile
No Result
View All Result
Journey of Indonesia | Explore Pariwisata Indonesia
No Result
View All Result

Menata Masa Depan ASEAN: Menakar Filosofi “Touch This Earth Lightly” di Tengah Deru Pembangunan

by Redaksi
06/01/2026
Reading Time: 3 mins read
Menata Masa Depan ASEAN: Menakar Filosofi “Touch This Earth Lightly” di Tengah Deru Pembangunan

Steel Architectural Awards ASEAN 2026 (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Asia Tenggara saat ini tengah berada di sebuah persimpangan krusial. Di satu sisi, kawasan ini merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi global dengan laju urbanisasi tercepat yang diproyeksikan akan menampung ratusan juta penduduk kota pada tahun 2030. Namun di sisi lain, wilayah ini berdiri di baris terdepan yang paling rentan terhadap hantaman krisis iklim, mulai dari kenaikan permukaan laut hingga anomali cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Di tengah ambisi pembangunan infrastruktur yang agresif tersebut, sebuah refleksi mendalam muncul: mampukah kita membangun tanpa meninggalkan luka pada alam? Pertanyaan ini membawa kembali relevansi filosofi “Touch this earth lightly” atau sentuhlah bumi ini dengan lembut, sebuah prinsip yang digagas oleh Glenn Murcutt, arsitek legendaris asal Australia peraih Pritzker Architecture Prize. Filosofi ini menekankan bahwa arsitektur seharusnya tidak mendominasi lansekap, melainkan beradaptasi, menghormati kearifan lokal, serta meminimalkan jejak karbon pada lingkungan.

Baca juga :

AI hingga Drone Maritim Mejeng di EDRR 2026, RI Desak Aksi Nyata Redam Bencana

Bianca Shakila Padukan Jathilan dengan Hiphop lewat ‘Jaran Kepang’

Menikmati Sudut Malioboro Saat Kemerdekaan Lewat Promo “Proklamasi Deals” Nueve Hotel

Esensi dari pemikiran Murcutt ini menjadi pemantik diskusi utama dalam simposium arsitektur ASEAN yang berlangsung di Jakarta pada akhir November lalu. Dalam forum bertajuk “Shaping Resilient Futures: Heritage and Modernity in Steel Architectural Design,” sekitar 190 pakar dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Australia berkumpul untuk merumuskan kembali arah pembangunan kawasan. Nick Sissons dari Glenn Murcutt Architecture Foundation Australia membedah bagaimana pendekatan yang tampak sederhana ini justru menjadi kunci dalam menjawab tantangan kompleksitas pembangunan di Asia Tenggara yang sangat beragam secara budaya.

Ar. Nick Sissons dari Glenn Murcutt Architecture Foundation Australia (Ist)

Kondisi geografis dan iklim ASEAN yang menantang menuntut industri konstruksi untuk meninggalkan pola lama build–demolish–rebuild. Dibutuhkan material yang tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga memiliki ketangguhan dan fleksibilitas jangka panjang. Dalam konteks inilah, teknologi material seperti baja modern mulai dipandang melalui lensa yang berbeda. Baja bukan lagi sekadar simbol industri yang dingin dan kaku, melainkan medium untuk mencapai harmonisasi antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

Jenny Margiano, Country President PT NS BlueScope Indonesia, menyoroti bahwa karakteristik baja modern sangat selaras dengan prinsip ekonomi sirkular yang tengah digalakkan di kawasan ini. “Material ini bisa didaur ulang, fleksibel untuk berbagai desain, dan tangguh menghadapi kondisi iklim ekstrem. Kualitas tersebut sangat dibutuhkan ASEAN saat ini,” ujarnya. Dengan kemampuan untuk didaur ulang hingga seratus persen tanpa penurunan kualitas, baja menawarkan solusi bagi struktur yang lebih responsif terhadap iklim tropis, seperti sistem ventilasi alami hingga rancang bangun yang tahan terhadap guncangan gempa.

Senada dengan hal tersebut, Steve Woodland dari COX Architecture Australia dalam paparan kuncinya menjelaskan bagaimana aplikasi baja berlapis mampu menjawab kerumitan tantangan arsitektur masa depan. Material ini memungkinkan para perancang untuk menciptakan bangunan yang lebih ringan namun tetap memiliki durabilitas tinggi, sebuah manifestasi fisik dari semangat “menyentuh bumi dengan lembut”.

Pembangunan masa depan ASEAN tidak bisa dilakukan dalam isolasi. Diperlukan sebuah jembatan pengetahuan yang menghubungkan inovasi modern dengan akar budaya masing-masing negara. Ar. Budi Pradono, arsitek senior dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang hadir dalam simposium tersebut, menekankan bahwa kekuatan sesungguhnya terletak pada kolaborasi antarnegara. “Kemitraan ini menegaskan vitalitas aliansi regional kita dan akan memotivasi komunitas arsitek ASEAN menuju pencapaian yang lebih berani dan berdampak,” ujarnya.

Pengunjung pameran Simposium Arsitektur ASEAN di Jakarta (Ist)

Langkah konkret dari penguatan kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran Steel Architectural Awards ASEAN 2026. Program kompetisi ini dirancang untuk menjaring karya-karya inovatif dari berbagai kategori, mulai dari hunian pribadi hingga proyek infrastruktur publik di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Penghargaan ini diharapkan menjadi ajang pembuktian bahwa desain yang bertanggung jawab mampu memberikan dampak nyata bagi komunitas.

Jenny Margiano kembali mengungkapkan optimismenya terhadap program penghargaan berskala regional ini sebagai wadah pertukaran ilmu. “Penghargaan ini mengakui pencapaian bagi para arsitek yang telah merekomendasikan produk kami di balik beragam struktur inovatif di wilayah ASEAN, sekaligus memperdalam kolaborasi kami dengan komunitas desain Australia untuk memperkuat pertukaran pengetahuan dan pertumbuhan profesional di seluruh wilayah,” jelasnya.

Pada akhirnya, penilaian dalam kompetisi ini tidak akan terjebak pada kulit luar semata. Dewan juri yang terdiri dari para ahli terkemuka, termasuk Ar. Firman Setia Herwanto (Wakil Ketua IAI) dan Ar. Asae Sukhyanga (Presiden ASA), akan menitikberatkan pada sejauh mana sebuah karya mampu merespons konteks lokal dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan. Ini adalah upaya kolektif untuk memastikan bahwa setiap struktur yang berdiri di masa depan adalah sebuah perwujudan dari resilient futures yang tangguh dan penuh tanggung jawab terhadap bumi yang kita pijak./ JOURNEY OF INDONESIA | Nuhaa

Tags: ArsitekturEventIkatan Arsitek IndonesiaJenny MargianoJourney of IndonesiaNewsSteel Architectural Awards ASEAN 2026
Share115Tweet72

Related Posts

BMW iX3 dan MINI Aceman Pimpin Maybank Marathon 2026 di Bali
Automotive

BMW iX3 dan MINI Aceman Pimpin Maybank Marathon 2026 di Bali

13/08/2026
Sukses Besar di GIIAS 2026, Aletra L8 Raih 512 SPK dan Buka Pre-Booking L7
Automotive

Sukses Besar di GIIAS 2026, Aletra L8 Raih 512 SPK dan Buka Pre-Booking L7

12/08/2026
Vietnam Gaet VFS Global, Genjot Promosi Wisata ke Indonesia
News

Vietnam Gaet VFS Global, Genjot Promosi Wisata ke Indonesia

12/08/2026
The People’s Choice 2026, 427 Ribu Suara Tentukan Pemenang Properti Terbaik 2026
Events

The People’s Choice 2026, 427 Ribu Suara Tentukan Pemenang Properti Terbaik 2026

11/08/2026
Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo
Events

Kemarau Kian Sengit, EDRR Indonesia 2026 Bawa Teknologi Pemadam Kebakaran ke JIExpo

08/08/2026
Next Post
Menelusuri Gelapnya Jalur Mitos dalam Film “Alas Roban”, Saat Teror Terasa Nyata

Menelusuri Gelapnya Jalur Mitos dalam Film "Alas Roban", Saat Teror Terasa Nyata

ADVERTISEMENT

Recomended

BMW iX3 dan MINI Aceman Pimpin Maybank Marathon 2026 di Bali
Automotive

BMW iX3 dan MINI Aceman Pimpin Maybank Marathon 2026 di Bali

13/08/2026
AI hingga Drone Maritim Mejeng di EDRR 2026, RI Desak Aksi Nyata Redam Bencana
Events

AI hingga Drone Maritim Mejeng di EDRR 2026, RI Desak Aksi Nyata Redam Bencana

13/08/2026
Bianca Shakila Padukan Jathilan dengan Hiphop lewat ‘Jaran Kepang’
Music

Bianca Shakila Padukan Jathilan dengan Hiphop lewat ‘Jaran Kepang’

13/08/2026
Menikmati Sudut Malioboro Saat Kemerdekaan Lewat Promo “Proklamasi Deals” Nueve Hotel
Hotels

Menikmati Sudut Malioboro Saat Kemerdekaan Lewat Promo “Proklamasi Deals” Nueve Hotel

12/08/2026
Buka EDRR 2026, Menko PMK Tegaskan RI Ogah Jadi “Supermarket Bencana”
Events

Buka EDRR 2026, Menko PMK Tegaskan RI Ogah Jadi “Supermarket Bencana”

12/08/2026
CMK Kembali Buka 60 Kursi Magang Lewat MagangHub Kemnaker 2026
Events

CMK Kembali Buka 60 Kursi Magang Lewat MagangHub Kemnaker 2026

12/08/2026
Journey of Indonesia

Journey of Indonesia is a popular online newsportal and going source for technical and digital content for its influential audience around the globe. You can reach us via email.


journeyofid@gmail.com

  • Journey of Indonesia
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Editorial
  • Kontak

© 2024 Journey of Indonesia.

No Result
View All Result
  • Journey of Indonesia
  • News
    • Berita Foto
  • Events
  • Travel
    • Tourism
    • Culinary
    • Hotels
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Gadget
    • Fashion
    • Health
  • Culture
  • Entertainment
    • FIlm
    • Music
    • Show
  • Profile

© 2024 Journey of Indonesia.