JAKARTA – Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan baru saja menjadi saksi bisu betapa besarnya gairah masyarakat Indonesia terhadap dunia petualangan. Pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 yang berlangsung selama empat hari resmi berakhir pada Minggu, 26 April 2026 lalu. Mengusung napas baru melalui tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration, ajang ini tidak sekadar menjadi etalase produk, melainkan sebuah pernyataan tentang kebangkitan ekosistem wisata bahari dan gaya hidup luar ruang pascapandemi.
Selama penyelenggaraannya di Hall B, DXI 2026 berhasil mencatatkan angka yang impresif. Sebanyak 13.500 pengunjung memadati area pameran, mulai dari penyelam profesional, komunitas overland, hingga keluarga yang ingin mencari perlengkapan liburan. Antusiasme ini berbanding lurus dengan perputaran ekonomi yang terjadi; total transaksi selama pameran menyentuh angka Rp11 miliar. Sebuah indikator kuat bahwa sektor diving, outdoor, dan adventure lifestyle kini bukan lagi sekadar hobi ceruk, melainkan industri yang mapan di Indonesia.
Sinergi internasional menjadi warna pembeda tahun ini. Lewat kolaborasi dengan Asia Dive Expo (ADEX), DXI mempertegas ambisi Indonesia untuk menjadi pusat destinasi menyelam kelas dunia. Sebanyak 137 peserta pameran turut ambil bagian, termasuk pemain global seperti Marset Diving dari luar negeri hingga brand lokal kebanggaan tanah air seperti Javasidemount dan Eiger. Pengunjung pun dimanjakan dengan potongan harga hingga 70%, sebuah magnet yang sulit ditolak bagi para pemburu gear berkualitas.

Sisi edukasi tetap menjadi tulang punggung pameran ini. Sebanyak 33 sesi talkshow menghadirkan perspektif segar, salah satunya dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Sosok yang juga dikenal sebagai dive enthusiast ini memaparkan tajuk “Hidden Paradise: Maluku Utara Uncovered”, mengungkap potensi bawah laut Maluku Utara yang selama ini masih menjadi permata tersembunyi.
Di sisi lain, kisah inspiratif datang dari aktris Kirana Larasati yang berbagi pengalaman menyelam hingga kedalaman 120 meter—sebuah pencapaian yang diganjar rekor MURI. Dalam sesi bersama Insta 360, ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan peran teknologi visual sebagai alat bercerita untuk meningkatkan kesadaran konservasi. Pesan pelestarian juga diperkuat oleh tim Wanadri Women Divers Expedition melalui diskusi transplantasi karang yang dipandu oleh aktor Ramon Y. Tungka.
Tak hanya di panggung diskusi, keriuhan juga terasa di area workshop underwater photography. Ribka Malise dan Imran Ahmad membedah bagaimana sebuah foto bawah laut bisa berbicara lebih dari sekadar estetika. Mereka mengajak peserta menyelami dinamika teknis sekaligus menjaga ketenangan di bawah tekanan air, demi menangkap momen yang mampu menggugah perasaan penikmatnya.
Kemeriahan DXI 2026 semakin lengkap dengan kehadiran berbagai komunitas. Mulai dari para pemilik Harley-Davidson dan komunitas Supermoto dari Naikmotor.com yang melakukan konvoi menuju lokasi, hingga komunitas Airsoft dan overlanding. Keberagaman ini menunjukkan bahwa DXI telah menjadi rumah bagi siapa saja yang mencintai alam bebas.

Menutup rangkaian acara, Irfant Rifani selaku Project Manager DXI 2026 memberikan apresiasinya. “DXI 2026 bukan hanya tentang pameran, tetapi tentang membangun ekosistem yang mempertemukan komunitas, industri, dan pemerintah dalam satu visi besar. Kami melihat antusiasme yang luar biasa sepanjang empat hari ini, dan ini menjadi bukti bahwa minat terhadap dunia petualangan dan konservasi di Indonesia terus berkembang. Harapannya, DXI bisa terus menjadi platform yang mendorong aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan ke depannya,” ujarnya.
Sebagai puncak acara, pengumuman pemenang berbagai kompetisi internasional menjadi momen yang paling dinanti. Nama-nama seperti Roy Legi, Roy Herlambang, dan Willy Susanto keluar sebagai jawara dalam kategori fotografi. Sementara itu, seorang pengunjung asal Jakarta, Ibu Sidah, berhasil membawa pulang grand prize perjalanan wisata ke Maladewa. Dengan berakhirnya edisi tahun ini, mata industri kini mulai menatap DXI 2027 dengan ekspektasi yang lebih tinggi lagi./ JOURNEY OF INDONESIA | Nuhaa

















